<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>code4769&#039;s site &#187; IT</title>
	<atom:link href="http://www.inilahjalanku.com/category/it/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://www.inilahjalanku.com</link>
	<description>Portal IT &#38; Islamic</description>
	<lastBuildDate>Wed, 25 Jan 2012 02:54:30 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.3.1</generator>
		<item>
		<title>XML (eXtensible   Markup   Language)</title>
		<link>http://www.inilahjalanku.com/xml-extensible-markup-language/</link>
		<comments>http://www.inilahjalanku.com/xml-extensible-markup-language/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 25 Jan 2012 02:54:30 +0000</pubDate>
		<dc:creator>code4769</dc:creator>
				<category><![CDATA[IT]]></category>
		<category><![CDATA[belajar]]></category>
		<category><![CDATA[ilmu]]></category>
		<category><![CDATA[internet]]></category>
		<category><![CDATA[pemrograman]]></category>
		<category><![CDATA[tutorial]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.inilahjalanku.com/?p=573</guid>
		<description><![CDATA[XML (eXtensible Markup Language) adalah sebuah meta-language untuk mendeskripsikan data. XML merupakan sebuah cara merepresentasikan data tanpa tergantung kepada system. Ia juga dapat digunakan sebagai extension markup languages. XML adalah berbasis text, sehingga ia dapat dengan mudah dipindahkan dari  satu sistem komputer ke sistem yang lain. Dengan XML, data direpresentasikan dalam sebuah dokumen yang terstruktur <a href='http://www.inilahjalanku.com/xml-extensible-markup-language/'>[...]</a>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>XML (eXtensible Markup Language) adalah sebuah meta-language untuk mendeskripsikan data. XML merupakan sebuah cara merepresentasikan data tanpa tergantung kepada system. Ia juga dapat digunakan sebagai extension markup languages. XML adalah berbasis text, sehingga ia dapat dengan mudah dipindahkan dari  satu sistem komputer ke sistem yang lain. Dengan XML, data direpresentasikan dalam sebuah dokumen yang terstruktur dan ia juga telah menjadi sebuah standard industri.<br />
Element<br />
Sebuah dokumen XML adalah sebuah dokumen yang mudah dibaca dan terdiri dari XML tag atau element. Sama halnya dengan HTML, XML tag didefinisikan dengan kurung siku &lt;&gt;. Sebuah dokumen XML memiliki struktur seperti entities didalam sebuah tree. Anda dapat menggunakan tag sesuai dengan yang Anda inginkan, selama semua aplikasi yang menggunakan dokumen tersebut menggunakan tag dengan nama yang sama. Tag  dapat memiliki attributes.</p>
<p>Attributes<br />
Tag dapat juga terdiri dari attribute-attribute. Didalam contoh, tag “task” memiliki attribute dengan nama “id”. Sebuah attribut diikuti dengan tanda sama dengan (=) dan diikuti dengan value atau nilainya. Pada saat mendesai sebuah struktur XML, permasalahan yang selalu muncul adalah apakah sebuah data element harus menjadi attribute dari sebuah element atau menjadi sebuah sub-element.<span id="more-573"></span></p>
<p>Tidak ada aturan yang pasti, struktur element seperti apa yang harus kita anut. Akan tetapi dalam beberapa situasi, aturan-aturan dibawah ini harus dipenuhi:<br />
• Data akan memiliki beberap sub-struktur, pada kasus dimana Anda harus menggunakan sebuah sub-element karena ia tidak boleh dimodelkan sebagai attribut.</p>
<p>• Data akan terdiri dari beberapa baris apabila attribut ingin dibuat sesederhana mungkin – sebuah string yang pendek tetapi mudah untuk dibaca dan digunakan.</p>
<p>• Data element dimungkinkan untuk muncul kembali.</p>
<p>• Data akan sering berubah.</p>
<p>XML Schema<br />
XML tag harus bersifat extensible, dimana seorang desainer system dimungkinkan untuk menuliskan sendiri XML tag-nya dalam pendeskripsian sebuah content. Anda dapat menciptakan tag-tag yang berbeda untuk setiap format dokumen yang Anda inginkan didalam aplikasi atau sistem Anda. Tag didefinisikan menggunakan XML schema language. Sebuah schema mendefinisikan struktur dari dokumen XML. Sebuah skema juga digunakan membatasi content dari sebuah dokumen XML kedalam sebuah element, attributes, dan values tertentu. Sebuah Document Type Definition schema adalah bagian dari spesifikasi XML. Kita akan memanggil schema yang ditulis dalam bahasa ini disebut sebagai DTD. DTD ini juga mendefinisikan tag atau attribute mana yang sangat diperlukan dan mana yang bersifat optional.</p>
<p>Namespace<br />
Ada beberapa kasus dimana tag atau element Anda memiliki nama yang sama. Misalnya, ada beberapa element yang mempunya nama yang sama yaitu “name”. Untuk mengatasi hal tersebut, sebuah namespace digunakan. Spesifikasi dari namespace akan digunakan oleh penulis dokumentasi untuk mengetahui schema atau DTD mana yang digunakan pada element tertentu. Namespace dapat diaplikasikan pada attribut dan juga pada elements.</p>
<p>Copas Dari ~&gt; <a href="http://antidws.com/2012/01/09/alasan-mengapa-wanita-harus-menikahi-enginer-teknik-informatika/" target="_blank">Antidws, Sahabat yang Profesional dan Terpercaya</a></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.inilahjalanku.com/xml-extensible-markup-language/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>3 Alasan Mengapa Wanita Harus Menikahi Enginer (Teknik Informatika)</title>
		<link>http://www.inilahjalanku.com/3-alasan-mengapa-wanita-harus-menikahi-enginer-teknik-informatika/</link>
		<comments>http://www.inilahjalanku.com/3-alasan-mengapa-wanita-harus-menikahi-enginer-teknik-informatika/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 09 Jan 2012 12:19:11 +0000</pubDate>
		<dc:creator>code4769</dc:creator>
				<category><![CDATA[IT]]></category>
		<category><![CDATA[Other]]></category>
		<category><![CDATA[ada aja]]></category>
		<category><![CDATA[cinta]]></category>
		<category><![CDATA[ilmu]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.inilahjalanku.com/?p=559</guid>
		<description><![CDATA[Sedikit artikel untuk selingan&#8230; sesekali diisi materi ringan lah&#8230; artikel ini saya ambil dari situs ~&#62; Antidws, Sahabat yang Profesional dan Terpercaya Ok, biar saya sampaikan sebuah kebenaran yang telah lama ditutup-tutupi oleh banyak pihak&#8230; alasan mengapa wanita harus menikahi Enginer&#8230;. Pertama: Gaya Hidup Aman Engineer dapat menyediakan Anda dengan gaya hidup aman. Pada 27 tahun, <a href='http://www.inilahjalanku.com/3-alasan-mengapa-wanita-harus-menikahi-enginer-teknik-informatika/'>[...]</a>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div>Sedikit artikel untuk selingan&#8230; sesekali diisi materi ringan lah&#8230; artikel ini saya ambil dari situs ~&gt; <a href="http://antidws.com/2012/01/09/alasan-mengapa-wanita-harus-menikahi-enginer-teknik-informatika/" target="_blank">Antidws, Sahabat yang Profesional dan Terpercaya</a></div>
<p></p>
<div></div>
<div>Ok, biar saya sampaikan sebuah kebenaran yang telah lama ditutup-tutupi oleh banyak pihak&#8230; <img src='http://www.inilahjalanku.com/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' />  alasan mengapa wanita harus menikahi Enginer&#8230;. <img src='http://www.inilahjalanku.com/wp-includes/images/smilies/icon_razz.gif' alt=':-P' class='wp-smiley' /> </div>
<div></div>
<div><strong>Pertama: Gaya Hidup Aman</strong></div>
<div></div>
<div>
<div>Engineer dapat menyediakan Anda dengan gaya hidup aman. Pada 27 tahun, seorang Engineer mungkin memiliki pekerjaan, terhormat stabil yang memberikan dia penghasilan yang tinggi untuk memiliki mobil, berinvestasi, memiliki kehidupan yang nyaman, dan menikah dan membeli rumah juga.</div>
</div>
<div></div>
<div>
<div>lulusan Hukum masih bekerja sebagai magang di firma hukum rendah.</div>
</div>
<div>
<div>Sebagian besar lulusan manajemen baru saja gagal pada rencana bisnis pertama mereka.</div>
</div>
<div>
<div>Para lulusan seni masih mencari pekerjaan.</div>
</div>
<div>
<div>Dan lulusan sekolah kedokteran masih tinggal di rumah sakit.</div>
</div>
<div></div>
<div>
<div><strong>Kedua: Unmatchable Industriousness</strong></div>
<p><span id="more-559"></span>
</div>
<div></div>
<div>
<div>Engineer akan mendedikasikan sejumlah waktu dan usaha untuk mengerti Anda. Engineer benar-benar bekerja sangat keras untuk memahami pekerjaan mereka. Anda dapat percaya bahwa mereka benar-benar akan berusaha sangat keras untuk mengerti wanita juga, seperti bagaimana mereka memahami pekerjaan mereka, sekali mereka percaya bahwa Anda adalah pasangan yg tepat untuknya. Jadi, walaupun mereka tidak mengerti awalnya, mereka akan terus berusaha. Bahkan jika mereka masih tidak mengerti, mereka akan mengetahui metode yang tepat untuk membuat Anda senang (misalnya cincin berlian membeli = bernilai 1 minggu kebahagiaan) Dan. Begitu mereka mengetahui formula rahasianya, mereka hanya akan terus mengulanginya sehingga hasil yang diinginkan muncul.</div>
</div>
<div></div>
<div>
<div>Tidak seperti Pengacara yang akan berdebat dengan Anda.</div>
</div>
<div>
<div>Sarjana Manajemen yang akan mencoba untuk mengendalikan pengeluaran Anda, Sarjana Seni Rupa akan merubah banyak “perubahan” diri anda.</div>
</div>
<div>
<div>Dan lulusan sekolah kedokteran yang akan mengoperasi Anda.</div>
</div>
<div></div>
<div>
<div>Dan apakah kau tahu?, bahwa itu benar-benar sangat mudah untuk membuat Engineer percaya bahwa Anda adalah pasangan yg tepat baginya. Katakan bahwa Anda seperti salah satu proyek mereka dan mereka akan menjadi ketagihan kepada Anda selamanya.</div>
</div>
<div></div>
<div>
<div><strong>Ketiga: Seorang Engineer tidak akan pernah mengkhianati kepercayaan Anda.</strong></div>
</div>
<div></div>
<div>
<div>Mari pertama-tama saya memberi tahu Anda apa yang salah dengan lulusan yang lain.</div>
</div>
<div>
<div>Para pengacara akan berbohong tentang segala sesuatu.</div>
</div>
<div>
<div>lulusan Manajemen akan menipu uang Anda.</div>
</div>
<div>
<div>Para lulusan seni akan main mata, dan Anda mungkin hanya terlihat seperti mayat lain untuk lulusan sekolah kedokteran.</div>
</div>
<div></div>
<div>
<div>Engineer Anda terlalu sibuk untuk berselingkuh, dan bahkan jika ia tidak berselingkuh, dia terlalu bodoh untuk berbohong kepada Anda tentang itu. Oleh karena itu, seorang Engineer adalah pasangan yang paling aman yang pernah Anda akan temukan &#8211; cukup kaya, akan terus berusaha untuk memahami dan menyenangkan Anda, tidak memiliki waktu untuk berselingkuh, dan terlalu bodoh untuk berbohong kepada Anda. plus mereka lebih keren dibandingkan yang lain bukan? :-p</div>
</div>
<div></div>
<div>Sumber : <a href="http://antidws.com/2012/01/09/alasan-mengapa-wanita-harus-menikahi-enginer-teknik-informatika/" target="_blank">Antidws, Sahabat yang Profesional dan Terpercaya</a></div>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.inilahjalanku.com/3-alasan-mengapa-wanita-harus-menikahi-enginer-teknik-informatika/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>4</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Mengenal Macam-macam Looping pada Bahasa Pemrograman Delphi</title>
		<link>http://www.inilahjalanku.com/mengenal-macam-macam-looping-pada-bahasa-pemrograman-delphi/</link>
		<comments>http://www.inilahjalanku.com/mengenal-macam-macam-looping-pada-bahasa-pemrograman-delphi/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 05 Jan 2012 16:27:41 +0000</pubDate>
		<dc:creator>code4769</dc:creator>
				<category><![CDATA[IT]]></category>
		<category><![CDATA[delphi]]></category>
		<category><![CDATA[pascal]]></category>
		<category><![CDATA[pemrograman]]></category>
		<category><![CDATA[source code]]></category>
		<category><![CDATA[tutorial]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.inilahjalanku.com/?p=555</guid>
		<description><![CDATA[Berikut adalah pelajaran dasar bagi anda yang ingin menguasai bahasa pemrograman Delphi. Artikel tutorial tentang looping ini saya ambil dari Antidws, Sahabat yang Profesional dan Terpercaya. Selamat belajar. Semoga bermanfaat. Dalam bahasa pemrograman apapun pasti dikenal suatu mekanisme looping atau perulangan. Looping disini sangat berguna sekali untuk mengontrol jalannya program, terutama jika ada aktivitas yang berulang-ulang <a href='http://www.inilahjalanku.com/mengenal-macam-macam-looping-pada-bahasa-pemrograman-delphi/'>[...]</a>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Berikut adalah pelajaran dasar bagi anda yang ingin menguasai bahasa pemrograman Delphi. Artikel tutorial tentang looping ini saya ambil dari <a href="http://antidws.com/2011/12/06/mengenal-bermacam-looping-pada-delphi/" target="_blank">Antidws, Sahabat yang Profesional dan Terpercaya</a>. Selamat belajar. Semoga bermanfaat. <img src='http://www.inilahjalanku.com/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /> </p>
<p>Dalam bahasa pemrograman apapun pasti dikenal suatu mekanisme looping atau perulangan. Looping disini sangat berguna sekali untuk mengontrol jalannya program, terutama jika ada aktivitas yang berulang-ulang dan bahkan ada suatu kondisi tertentu di dalam looping tersebut. Nah, kali ini kita akan bahas mengenai mekanisme looping apa saja yang terdapat dalam Borland Delphi.<br />
Dalam penulisan program Delphi ada kalanya tidak membutuhkan program yang terlalu panjang ketika hanya terdiri dari pengulangan dari program yang sebelumnya. Proses pengulangan suatu proses dalam batas tertentu tersebut dapat ditulis secara singkat dengan menggunakan looping. Jenis-jenis dari looping dapat dibagi sebagai berikut:<br />
1. for…to..do dan for…downto…do<br />
2. repeat…until<br />
3. while…do<br />
Untuk lebih jelasnya akan dibahas masing – masing dari proses looping tersebut beserta contoh sederhana yang akan memudahkan dalam pengaplikasiannya.<br />
1. for…to…do dan for…down…to<br />
Perulangan for dibagi lagi menjadi 2 jenis yaitu:<br />
a. for…to…do<br />
b. for…downto…do<br />
Keduanya mempunyai fungsi yang sama dengan sintaks program seperti berikut ini.<br />
for variable := nilai_awal to nilai_akhir do pernyataan<br />
for variable := nilai_awal downto nilai_akhir do pernyataan<br />
Looping for bisa digunakan untuk beberapa jenis proses pengulangan yaitu jenis pengulangan integer, pengulangan character dan pengulangan enumeration.<br />
Contoh program:<span id="more-555"></span><br />
– Pengulangan pada jenis variabel integer<br />
var<br />
i : integer;<br />
begin<br />
for i:= 1 to 5 do<br />
showmessage (‘nilai i =’ + inttostr(i));<br />
end;<br />
ketika di-run:<br />
nilai i = 1<br />
nilai i = 2<br />
nilai i = 3<br />
nilai i = 4<br />
nilai i = 5<br />
– Pengulangan pada jenis variable character<br />
var<br />
i : char;<br />
begin<br />
for i:= ‘a’ to ‘e’ do<br />
showmessage(‘nilai i =’ + i);<br />
end;<br />
ketika di-run:<br />
nilai i = a<br />
nilai i = b<br />
nilai i = c<br />
nilai i = d<br />
nilai i = e<br />
– Pengulangan pada jenis variable enumeration<br />
var<br />
kota: (surabaya,jakarta,bandung,jogja,sidoarjo);<br />
begin<br />
for kota:= bandung to sidoarjo do<br />
showmessage(‘kota i =’ + inttostr(ord(kota)));<br />
end;<br />
ketika di-run:<br />
kota i = 2<br />
kota i = 3<br />
kota i = 4<br />
Pada enumeration akan diberikan nomor urut (ordinal type) pada masing – masing isi dari kota saat pendeklarasiannya pada bagian var. Nomor urut dimulai dari 0 sampai 4. Nomor urut surabaya adalah 0,nomor urut dari jakarta adalah 1 dan seterusnya. Karena looping dimulai dari bandung yang bernomor urut 2 maka ketika dirun yang pertama kali muncul adalah kota i = 2.<br />
Untuk jenis looping for… downto…do hampir sama hanya saja pengulangan dilakukan secara hitungan turun.<br />
Contoh program:<br />
var<br />
i : char;<br />
begin<br />
for i:= ‘f’ downto ‘c’ do<br />
showmessage(‘nilai i =’ + i);<br />
end;<br />
ketika di-run:<br />
nilai i = f<br />
nilai i = e<br />
nilai i = d<br />
nilai i = c<br />
2. repeat…until<br />
Jenis looping ini digunakan untuk looping dengan sampai dengan batas yang ditentukan setelah pernyataan until. Sintaks dari jenis looping ini dapat dilihat seperti dibawah ini:<br />
repeat pernyataan until syarat<br />
Contoh program:<br />
var<br />
i,a : integer;<br />
begin<br />
i:=1;<br />
repeat<br />
a:=i*5;<br />
showmessage(‘nilai ‘+ inttostr(i)+’ * 5 = ‘+inttostr(a));<br />
inc(i); // inc(i)===&gt; i=i+1<br />
until i &gt; 5;<br />
end;<br />
ketika di-run:<br />
nilai 1 * 5 =5<br />
nilai 2 * 5 =10<br />
nilai 3 * 5 =15<br />
nilai 4 * 5 =20<br />
nilai 5 * 5 =25<br />
Pada jenis looping repeat, nilai i diberi nilai awal dahulu sebelum masuk ke looping. Untuk menaikkan nilai i diperlukan pernyataan tambahan inc(i) atau i = i + 1, tidak seperti dalam looping jenis for yang tidak membutuhkan pernyataan untuk menaikkan nilai i.<br />
3. while…do<br />
Jenis looping ini hampir sama dengan jenis looping repeat…until. Beda dari kedua jenis looping ini adalah jika pada looping repeat…until dilakukan proses dahulu baru dilihat syarat mengakhiri looping masih memenuhi atau tidak. Jika memenuhi maka proses looping akan berhenti tapi kalau tidak maka looping akan terus berjalan sedangkan pada jenis looping while…do syarat melakukan looping diajukan terlebih dahulu jika memenuhi maka proses akan dilakukan tapi jika tidak maka looping tidak dilakukan.<br />
Sintaks dari jenis looping ini adalah sebagai berikut:<br />
while syarat do pernyataan<br />
Contoh program:<br />
var<br />
i,a : integer;<br />
begin<br />
i:=1;<br />
while i i=i+1<br />
end;<br />
end;<br />
ketika di-run:<br />
nilai kuadrat dari 1 adalah 1<br />
nilai kuadrat dari 2 adalah 4<br />
nilai kuadrat dari 3 adalah 9<br />
nilai kuadrat dari 4 adalah 16<br />
nilai kuadrat dari 5 adalah 25<br />
Menghentikan proses looping<br />
Ketika proses looping masih dilakukan kadang kala kita perlu untuk keluar dari looping berdasarkan suatu kondisi tertentu, untuk itu ada 3 cara untuk menghentikan proses looping tersebut yaitu dengan menggunakan:<br />
1. goto<br />
Biasanya penghentian looping dengan menggunakan sintak ini jarang digunakan. Penghentian looping dilakukan dengan pernyataan if. Jika syarat if terpenuhi maka looping berhenti dengan melompat ke label yang dibuat secara terpisah dengan program proses looping.<br />
Contoh program:<br />
var<br />
i,a : integer;<br />
label<br />
berhenti;<br />
begin<br />
i:=1;<br />
for i:=1 to 17 do<br />
begin<br />
a:=i*i;<br />
showmessage (‘nilai kuadrat dari ‘+ inttostr(i)+’ adalah ‘ + inttostr(a));<br />
if a&gt;15 then goto berhenti;<br />
end;<br />
berhenti:<br />
showmessage(‘loop berhenti saat i = ‘+inttostr(i)+’ dan kuadratnya adalah ‘+inttostr(a));<br />
end;<br />
ketika di-run:<br />
nilai kuadrat dari 1 adalah 1<br />
nilai kuadrat dari 2 adalah 4<br />
nilai kuadrat dari 3 adalah 9<br />
nilai kuadrat dari 4 adalah 16<br />
loop berhenti saat i = 4 dan kuadratnya adalah 16<br />
Pada proses tersebut looping tidak dilakukan sampai i ke-17 seperti perintah looping for…to…do, tetapi hanya hingga nilai a lebih dari 15 untuk pertama kalinya. Looping berhenti dan program melompat pada pernyataan dalam label.<br />
2. continue<br />
Penghentian loop ini digunakan dengan menggunakan pernyataan if . Jika pernyataan if dipenuhi maka looping tidak akan mengambil nilai tersebut tetapi meneruskan loop berikutnya.<br />
Contoh program:<br />
var<br />
i : integer;<br />
a : string;<br />
begin<br />
for i:=5 to 10 do<br />
begin<br />
if (i=6) or (i=9) then continue;<br />
a:=a+’ ‘ +inttostr(i);<br />
showmessage(‘a =’ + a);<br />
end;<br />
end;<br />
ketika di-run:<br />
a = 5<br />
a = 5 7<br />
a = 5 7 8<br />
a = 5 7 8 10<br />
Pada saat i = 6 maka looping tidak dilakukan, looping dilakukan kembali untuk nilai i = 7. Begitu pula pada saat i = 9.<br />
3. break<br />
Pernyataan ini digunakan untuk keluar dari proses looping, tanpa masuk ke pernyataan lain seperti pada goto dan juga tanpa meneruskan looping dengan menggunakan nilai selanjutnya seperti pada continue.<br />
Contoh program:<br />
var<br />
i : integer;<br />
begin<br />
for i:=1 to 12 do<br />
begin<br />
if i=6 then<br />
break;<br />
showmessage(‘nilai i =’ + inttostr(i));<br />
end;<br />
end;<br />
ketika di-run:<br />
nilai i = 1<br />
nilai i = 2<br />
nilai i = 3<br />
nilai i = 4<br />
nilai i = 5<br />
Looping dilakukan hanya sampai nilai i = 5. Ketika nilai i = 6 perintah break menghentikan looping.</p>
<p>Sumber &#8211;&gt; <a href="http://antidws.com/2011/12/06/mengenal-bermacam-looping-pada-delphi/" target="_blank">Antidws, Sahabat yang Profesional dan Terpercaya</a></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.inilahjalanku.com/mengenal-macam-macam-looping-pada-bahasa-pemrograman-delphi/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Sedikit Tentang Cloud Computing : Mitos</title>
		<link>http://www.inilahjalanku.com/sedikit-tentang-cloud-computing-mitos/</link>
		<comments>http://www.inilahjalanku.com/sedikit-tentang-cloud-computing-mitos/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 31 Dec 2011 17:45:26 +0000</pubDate>
		<dc:creator>code4769</dc:creator>
				<category><![CDATA[IT]]></category>
		<category><![CDATA[ilmu]]></category>
		<category><![CDATA[pemrograman]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.inilahjalanku.com/?p=551</guid>
		<description><![CDATA[Dalam sebuah seminar tentang cloud computing, Francis Lee dari Joyent menyebutkan ada sejumlah mitos yang melingkupi cloud computing. Mitos-mitos inilah yang membuat orang-orang ataupun perusahaan masih enggan untuk berpindah dari model data center lama ke layanan cloud computing. Edukasi tentang cloud computing mutlak diperlukan untuk mengetahui apa saja kelebihan dan kekurangan cloud computing. Tahun 2012 <a href='http://www.inilahjalanku.com/sedikit-tentang-cloud-computing-mitos/'>[...]</a>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Dalam sebuah seminar tentang cloud computing, Francis Lee dari Joyent menyebutkan ada sejumlah mitos yang melingkupi cloud computing. Mitos-mitos inilah yang membuat orang-orang ataupun perusahaan masih enggan untuk berpindah dari model data center lama ke layanan cloud computing.</p>
<p>Edukasi tentang cloud computing mutlak diperlukan untuk mengetahui apa saja kelebihan dan kekurangan cloud computing. Tahun 2012 seperti yang saya prediksikan di Indonesia akan menjadi tahun di mana orang akan ingin tahu lebih banyak tentang teknologi cloud, termasuk mencoba layanan tersebut secara langsung.</p>
<p>Satu hal yang pasti, dengan mengalihkan sumber daya ke teknologi cloud bukan berarti pemilik data bisa ongkang-ongkang kaki dan lepas tangan jika ada hal-hal yang tidak diinginkan (misalnya: crash, hacked) terjadi dengan penyedia layanan cloud-nya.</p>
<p>Penyedia layanan cloud yang baik pasti dari awal kontrak akan mengajak klien untuk duduk bareng mendesain environment sistem untuk mendapatkan hasil yang optimal. Ini merupakan bukti awal keseriusan penyedia layanan cloud untuk secara sungguh-sungguh membantu kita mengurusi alih sumber daya terhadap seluruh sistem komputer yang dimiliki perusahaan.</p>
<p>Berikut adalah mitos-mitos cloud computing yang disebutkan oleh Francis Lee dan bagaimana sesungguhnya yang terjadi di dunia nyata:</p>
<p>1. Cloud Computing tidak secure, reliable, dan scalable</p>
<p>Tiga hal ini saya gabungkan menjadi satu. Faktanya adalah cloud computing bisa saja tidak secure, reliable, dan scalable. Hal ini bisa terjadi jika kita memilih penyedia layanan cloud yang tidak tepat dan kita tidak terlibat langsung dalam pendesainan arsitektur sistem komputer yang dikehendaki.</p>
<p>Menurut Francis, penggunaan layanan cloud bukan berarti sistem tersebut langsung 100% aman. Kita tetap perlu memasang sistem pengaman seperti SSL dan semua layer keamanan yang menjadi faktor utama apakah sistem kita mudah ditembus atau tidak. Dari awal, seharusnya penyedia layanan cloud sudah memberikan saran-saran tentang cara terbaik untuk memastikan keamanan sistem.</p>
<p>Sementara itu, faktor reliable dan scalable bergantung dengan cara kita mendesain sistem komputer yang dimiliki di cloud dan bagaimana backup plan yang dimiliki oleh penyedia layanan cloud. Dengan demikian, langkah persiapan — baik dalam memilih penyedia cloud maupun mendesain arsitektur sistem komputer — merupakan hal critical untuk menentukan apakah sistem akan secure, reliable, dan scalable.<br />
<span id="more-551"></span><br />
2. Cloud Computing tidak menghemat uang</p>
<p>Bisa jadi bahwa ternyata biaya yang dikeluarkan untuk mengalihkan sumber daya ke layanan cloud tidak lebih murah ketimbang membuat data center sendiri.</p>
<p>Masalahnya, membuat data center sendiri itu pastinya membutuhkan yang namanya ruangan, infrastruktur, dan hardware yang semuanya adalah aset dan memiliki faktor depresiasi. Belum lagi seandainya kita perlu memperbarui semua itu secara berkala.</p>
<p>Sebaliknya dengan mengalihkan sistem ke teknologi cloud, hanya satu hal yang kita pikirkan dari sisi keuangan, yaitu biaya operasional. Tidak ada aset dan depresiasi yang perlu diurusi.</p>
<p>Anggap saja seperti pembayaran bulanan yang rutin dikeluarkan, seperti halnya layanan listrik, air, atau telepon. Tidak perlu pusing dengan pembaruan teknologi ataupun bagaimana membuang perangkat yang sudah usang.</p>
<p>3. Cloud Computing membutuhkan skill IT yang baru</p>
<p>Apakah teknologi cloud membutuhkan skill yang baru? Sekarang dibalik, jika Anda berkecimpung di dunia Teknologi Informasi, hal apa yang tidak baru setiap harinya?</p>
<p>Berbeda dengan dunia teknik lainnya, IT adalah dunia yang sangat cepat menuntut perubahan. Ini termasuk dengan skill dan ilmu yang diperlukan. Apa yang menjadi tren lima tahun lalu bisa jadi sudah tidak ada yang menggunakan saat ini.</p>
<p>Khusus untuk teknologi cloud, para administrator sistem di perusahaan tentu harus mengerti bagaimana meng-handle teknologi yang diterapkan oleh layanan cloud computing.</p>
<p>Belajar terus-menerus, terutama untuk teknologi baru, adalah keharusan dan itu bukanlah hal yang bisa ditawar. Tentu saja penyedia layanan cloud akan selalu membantu jika memerlukan transfer ilmu dan teknologi.</p>
<p>Itulah sekelumit mitos yang berkaitan dengan cloud computing. Garis besarnya adalah teknologi cloud memang memudahkan kita mengurusi sistem komputer yang dimiliki tapi pemilik sistem tetap secara penuh bertanggung jawab untuk memastikan bahwa sistem yang dimiliki sudah benar-benar cukup secure, reliable, dan scalable. Update terhadap perkembangan teknologi juga merupakan keharusan di dunia yang serba cepat ini.</p>
<p>Semoga kita bisa memahami teknologi cloud dengan lebih baik dan dapat memutuskan apakah teknologi cloud computing merupakan solusi terbaik bagi sistem kita atau tidak.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.inilahjalanku.com/sedikit-tentang-cloud-computing-mitos/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Melakukan Select Pencarian Data pada Database Access dengan Kriteria Tanggal Pada Delphi</title>
		<link>http://www.inilahjalanku.com/melakukan-select-pencarian-data-pada-database-access-dengan-kriteria-tanggal-pada-delphi/</link>
		<comments>http://www.inilahjalanku.com/melakukan-select-pencarian-data-pada-database-access-dengan-kriteria-tanggal-pada-delphi/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 30 Nov 2011 09:21:47 +0000</pubDate>
		<dc:creator>code4769</dc:creator>
				<category><![CDATA[IT]]></category>
		<category><![CDATA[belajar]]></category>
		<category><![CDATA[delphi]]></category>
		<category><![CDATA[ilmu]]></category>
		<category><![CDATA[pemrograman]]></category>
		<category><![CDATA[source code]]></category>
		<category><![CDATA[tutorial]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.inilahjalanku.com/?p=527</guid>
		<description><![CDATA[OK, update blog diakhir bulan November&#8230; sedikit Share, tentang delphi. Tentang malakukan perintah select pada table dengan kriteria tanggal. query yang biasa digunakan pada ADOQuery adalah : sql.add(&#8216;select * from table where tgl=&#8221;&#8216;+datetostr(datetimepicker1.date)+&#8217;&#8221;&#8216;); &#8220;seharusnya&#8221;, perintah diatas sudah benar dan dapat dijalankan dengan normal. Akan tetapi, muncul error tentang missmatch criteria expression. nah, sebagai solusinya, pakai <a href='http://www.inilahjalanku.com/melakukan-select-pencarian-data-pada-database-access-dengan-kriteria-tanggal-pada-delphi/'>[...]</a>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>OK, update blog diakhir bulan November&#8230; <img src='http://www.inilahjalanku.com/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /><br />
sedikit Share, tentang delphi. Tentang malakukan perintah select pada table dengan kriteria tanggal. query yang biasa digunakan pada ADOQuery adalah :</p>
<p>sql.add(&#8216;select * from table where tgl=&#8221;&#8216;+datetostr(datetimepicker1.date)+&#8217;&#8221;&#8216;);</p>
<p>&#8220;seharusnya&#8221;, perintah diatas sudah benar dan dapat dijalankan dengan normal. Akan tetapi, muncul error tentang missmatch criteria expression. nah, sebagai solusinya, pakai code berikut :</p>
<p>sql.Add(&#8216;select * from table where tgl=#&#8217;+formatdatetime(&#8216;mm/dd/yyyy&#8217;,datetimepicker1.date)+&#8217;#');</p>
<p>sekian. <img src='http://www.inilahjalanku.com/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /> </p>
<p>hehehe, maaf g bisa panjang lebar. nulisnya juga setengah2&#8230; tapi semoga membantu&#8230; <img src='http://www.inilahjalanku.com/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /> </p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.inilahjalanku.com/melakukan-select-pencarian-data-pada-database-access-dengan-kriteria-tanggal-pada-delphi/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Referensi Belajar CI dengan Video tutorial Lengkap Menarik Mudah</title>
		<link>http://www.inilahjalanku.com/referensi-belajar-ci-dengan-video-tutorial-lengkap-menarik-mudah/</link>
		<comments>http://www.inilahjalanku.com/referensi-belajar-ci-dengan-video-tutorial-lengkap-menarik-mudah/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 14 Nov 2011 19:10:16 +0000</pubDate>
		<dc:creator>code4769</dc:creator>
				<category><![CDATA[IT]]></category>
		<category><![CDATA[belajar]]></category>
		<category><![CDATA[CodeIgniter]]></category>
		<category><![CDATA[ilmu]]></category>
		<category><![CDATA[pemrograman]]></category>
		<category><![CDATA[tutorial]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.inilahjalanku.com/?p=518</guid>
		<description><![CDATA[hhhooooaaaaaammmm&#8230;&#8230; baru jam 2 dah ngantukk&#8230; haduh&#8230; tapi sebelum sejenak memejamkan mata, ada baiknya menutup aktivitas dengan sharing.. OK, akhir-akhir ini memang ada target yang harus diselesaikan dengan CI. sedangkan saya pribadi masih newbie di CI. Mencari materi gratis di internet adalah pilihan yang paling murah, mudah, dan cepat&#8230; setelah mencari-cari, saya nemu tempat yang <a href='http://www.inilahjalanku.com/referensi-belajar-ci-dengan-video-tutorial-lengkap-menarik-mudah/'>[...]</a>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>hhhooooaaaaaammmm&#8230;&#8230; baru jam 2 dah ngantukk&#8230; haduh&#8230;<br />
tapi sebelum sejenak memejamkan mata, ada baiknya menutup aktivitas dengan sharing.. <img src='http://www.inilahjalanku.com/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /> </p>
<p>OK, akhir-akhir ini memang ada target yang harus diselesaikan dengan CI. sedangkan saya pribadi masih newbie di CI. Mencari materi gratis di internet adalah pilihan yang paling murah, mudah, dan cepat&#8230; <img src='http://www.inilahjalanku.com/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /> </p>
<p>setelah mencari-cari, saya nemu tempat yang menyediakan video tutorial yang cukup lengkap. yah.. setidaknya cukuplah menjadi bekal untuk memulai pekerjaan&#8230; <img src='http://www.inilahjalanku.com/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /> </p>
<p>untuk video tutorial bahasa inggris (17 episode) : http://net.tutsplus.com/sessions/codeigniter-from-scratch/</p>
<p>untuk bahasa indonesia (27 episode) : http://www.mediatutorial.web.id/search/label/FRAMEWORK%20-%20CODEIGNITER</p>
<p>sedangkan sumber original : http://codeigniter.com</p>
<p>Forum ID Reg : http://www.codeigniter-id.com/</p>
<p>ok, semoga manfaat. selamat belajar.. <img src='http://www.inilahjalanku.com/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /> </p>
<p>btw, title nya berlebihan g sih?? <img src='http://www.inilahjalanku.com/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' />  </p>
<p>*Artikel dibuat sebagai bentuk ucapan terimakasih.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.inilahjalanku.com/referensi-belajar-ci-dengan-video-tutorial-lengkap-menarik-mudah/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Pengenalan Framework CodeIgniter</title>
		<link>http://www.inilahjalanku.com/pengenalan-framework-codeigniter/</link>
		<comments>http://www.inilahjalanku.com/pengenalan-framework-codeigniter/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 01 Nov 2011 19:23:16 +0000</pubDate>
		<dc:creator>code4769</dc:creator>
				<category><![CDATA[IT]]></category>
		<category><![CDATA[belajar]]></category>
		<category><![CDATA[CodeIgniter]]></category>
		<category><![CDATA[ilmu]]></category>
		<category><![CDATA[pemrograman]]></category>
		<category><![CDATA[tutorial]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.inilahjalanku.com/?p=509</guid>
		<description><![CDATA[wah, harusnya sebelum saya post mengenai cara mengisi nilai item dropdown dari database dalam ci,  saya post terlebih dahulu tema ini. tapi ga masalah, terlambat lebih baik daripada tidak. ok, uummmm&#8230;.. jadi males ngetik gini aja, untuk mengetahui apa itu CI, silakan kunjungi web resminya http://codeigniter.com/ heheh&#8230; dengan bekal pengetahuan bahasa inggris dan sedikit paham php, <a href='http://www.inilahjalanku.com/pengenalan-framework-codeigniter/'>[...]</a>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>wah, harusnya sebelum saya post mengenai <a href="http://www.inilahjalanku.com/mengisi-nilai-item-dropdown-dari-database-dalam-ci/" target="_blank">cara mengisi nilai item dropdown dari database dalam ci</a>,  saya post terlebih dahulu tema ini. tapi ga masalah, terlambat lebih baik daripada tidak. <img src='http://www.inilahjalanku.com/wp-includes/images/smilies/icon_razz.gif' alt=':-P' class='wp-smiley' /> </p>
<p>ok, uummmm&#8230;.. jadi males ngetik <img src='http://www.inilahjalanku.com/wp-includes/images/smilies/icon_razz.gif' alt=':-P' class='wp-smiley' /><br />
gini aja, untuk mengetahui apa itu CI, silakan kunjungi web resminya http://codeigniter.com/ heheh&#8230; dengan bekal pengetahuan bahasa inggris dan sedikit paham php, anda akan lebih mudah untuk berkenalan dengan CI melalui situs resminya. terutama jangan lewatkan &#8220;user guide&#8221; nya.<br />
untuk komunitas, bisa anda kunjungi di http://www.codeigniter-id.com/</p>
<p>demikian, selamat belajar&#8230; <img src='http://www.inilahjalanku.com/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /> </p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.inilahjalanku.com/pengenalan-framework-codeigniter/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Mengisi nilai item dropdown dari database dalam CI</title>
		<link>http://www.inilahjalanku.com/mengisi-nilai-item-dropdown-dari-database-dalam-ci/</link>
		<comments>http://www.inilahjalanku.com/mengisi-nilai-item-dropdown-dari-database-dalam-ci/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 01 Nov 2011 19:04:03 +0000</pubDate>
		<dc:creator>code4769</dc:creator>
				<category><![CDATA[IT]]></category>
		<category><![CDATA[belajar]]></category>
		<category><![CDATA[CI]]></category>
		<category><![CDATA[CodeIgniter]]></category>
		<category><![CDATA[ilmu]]></category>
		<category><![CDATA[php]]></category>
		<category><![CDATA[source code]]></category>
		<category><![CDATA[tutorial]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.inilahjalanku.com/?p=502</guid>
		<description><![CDATA[OK, share di dinihari&#8230; kali ini saya g akan bicara tentang database terdistribusi, delphi, ataupun mysql. Saya akan menyampaikan tentang sesuatu yang belum pernah saya bahas disini. pemrograman web dengan framework Codeigniter. sebagai permulaan, saya akan menyampaikan tentang pengisian item dropdown dari database. anggaplah anda punya dropdown statuspublish dari table statuspublishes yang punya field id <a href='http://www.inilahjalanku.com/mengisi-nilai-item-dropdown-dari-database-dalam-ci/'>[...]</a>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>OK, share di dinihari&#8230; <img src='http://www.inilahjalanku.com/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /> </p>
<p>kali ini saya g akan bicara tentang database terdistribusi, delphi, ataupun mysql. Saya akan menyampaikan tentang sesuatu yang belum pernah saya bahas disini. pemrograman web dengan framework Codeigniter. <img src='http://www.inilahjalanku.com/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /> </p>
<p>sebagai permulaan, saya akan menyampaikan tentang pengisian item dropdown dari database. </p>
<p>anggaplah anda punya dropdown statuspublish dari table statuspublishes yang punya field id dan nama.<br />
di model_statuspublish anda tambahkan:<br />
<code><br />
function get_all_for_options() {<br />
        $result = $this->db->get("statuspublishes");<br />
        $options = array();<br />
        foreach($result->result_array() as $row) {<br />
            $options[$row["id"]] = $row["nama"];<br />
        }<br />
        return $options;<br />
    }<br />
</code></p>
<p>di controller panggil fungsi model ini, semisal<br />
<span id="more-502"></span><br />
<code><br />
$data["statuspublish_options"] = $this->model_statuspublish->get_all_for_options();<br />
</code></p>
<p>diviewnya gunakan (jangan lupa, load form helper) :</p>
<p><code><br />
echo form_dropdown("statuspublish_id", $statuspublish_options);<br />
</code></p>
<p>jika ingin menambahkan nilai default selected, tambahkan sebagai parameter ke 3, sehingga menjadi seperti berikut:</p>
<p><code><br />
echo form_dropdown("statuspublish_id", $statuspublish_options,1);<br />
</code></p>
<p>sehingga hasil output HTML akan seperti berikut:<br />
<code><br />
< select name="statuspublish_id"><br />
< option value="1" selected="selected">Publish< /option><br />
< option value="2">Draft< /option><br />
< /select><br />
</code></p>
<p>demikian, semoga manfaat&#8230; <img src='http://www.inilahjalanku.com/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /><br />
oya, tolong jangan cuma copas, diketik ulang, sekalian di cek kalau ada tag yang g ketulis.. <img src='http://www.inilahjalanku.com/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /> </p>
<p>referensi: http://www.codeigniter-id.com/node/927#comment-7706</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.inilahjalanku.com/mengisi-nilai-item-dropdown-dari-database-dalam-ci/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Kenapa database harus dinormalisasi (Why Is Normalization a Must for Any Database Application in Business)</title>
		<link>http://www.inilahjalanku.com/kenapa-database-harus-dinormalisasi-why-is-normalization-a-must-for-any-database-application-in-business/</link>
		<comments>http://www.inilahjalanku.com/kenapa-database-harus-dinormalisasi-why-is-normalization-a-must-for-any-database-application-in-business/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 30 Oct 2011 15:54:27 +0000</pubDate>
		<dc:creator>code4769</dc:creator>
				<category><![CDATA[IT]]></category>
		<category><![CDATA[basis data]]></category>
		<category><![CDATA[belajar]]></category>
		<category><![CDATA[ilmu]]></category>
		<category><![CDATA[pemrograman]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.inilahjalanku.com/?p=496</guid>
		<description><![CDATA[sharing lagi&#8230; :p kali ini tentang pentingnya normalisasi database. tapi maaf, kali ini tetep dibiarkan seperti sumbernya aja. daripada di translate dengan bahasa yang kacau&#8230; ===================================================================================== Normalization calls for application of specific rules and design of your databases, wherein only relevant data is stored in tables. When the term database normalization is used, it means that <a href='http://www.inilahjalanku.com/kenapa-database-harus-dinormalisasi-why-is-normalization-a-must-for-any-database-application-in-business/'>[...]</a>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>sharing lagi&#8230; :p kali ini tentang pentingnya normalisasi database. <img src='http://www.inilahjalanku.com/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /> </p>
<p>tapi maaf, kali ini tetep dibiarkan seperti sumbernya aja. daripada di translate dengan bahasa yang kacau&#8230; <img src='http://www.inilahjalanku.com/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /> </p>
<p>=====================================================================================</p>
<pre>Normalization calls for application of specific rules and design of your databases, wherein only relevant data is stored in tables. When the term database normalization is used, it means that data in a database has been processed and organized in an efficient manner. Normalization creates a relationship base between different tables, aimed at doing away with inconsistent dependencies and redundant occurrences of data.

Benefits
Normalization creates a flexible database that will facilitate quick creation, searching and sorting of indexes. Tables will have more rows per page, but fewer columns and information in each row are directly related to a primary key. The indexes are more clustered and, therefore, are less rigid in facilitating query tuning and quick modification of data due to fewer numbers of indexes in each table. If your tables have only relevant data, then no redundancy exists, and execution of database triggers is fast.

Redundancy
Redundancy in databases occurs when you store the same data repeatedly in your database. For example, in an address table, you may note zip codes repeating for several addresses. This repetition of zip codes indicates that you should create a table specifically to store zip codes, and the data directly related to zip codes. The primary aim of normalization is to facilitate quick searching and indexing of data in the various tables within your database. Duplicated and inconsistent data slows the querying and indexing processes and may cause inaccurate reporting of your information.

Inconsistent Dependency
Inconsistent dependency occurs when you store data related to a piece of data in a table, but not necessarily related to the primary key for that table. For optimum performance of any database, you must normalize the database by organizing the data in a systematic manner, storing only data that is directly related to the primary key in a given table. For example, a zip code table would have each zip code listed once in each row, and the matching area in the same row, though in a different column.

Normal Forms
Databases are normalized based on certain design rules; thus, a database is said to be normalized if the first normal form is satisfied. The first normal form establishes the fundamental rules for database organization, and at this level, you remove repetitive data and place that data in individual tables with each row classified by a primary key. The second normal form eliminates subsets of data, or redundant data applicable to multiple rows in the same table, and houses them in different tables. With the help of a foreign key, the second normal form links the new tables with the previous ones. The third normal form removes redundant, dependent columns not related to the primary key. Although fourth and fifth normal forms exist, they are not often used in database designs.</pre>
<p>sumber : <a href="http://www.ehow.com/info_8120428_normalization-must-database-application-business.html">http://www.ehow.com/info_8120428_normalization-must-database-application-business.html</a><br />
untuk info terkait lainnya bisa kunjungi :</p>
<p><a href="http://www.sqlmag.com/article/performance/sql-by-design-why-you-need-database-normalization">http://www.sqlmag.com/article/performance/sql-by-design-why-you-need-database-normalization</a></p>
<p><a href="http://databases.about.com/od/specificproducts/a/normalization.htm">http://databases.about.com/od/specificproducts/a/normalization.htm</a></p>
<p><a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Database_normalization">http://en.wikipedia.org/wiki/Database_normalization</a></p>
<p><a href="http://www.databasedev.co.uk/database_normalization_process.html">http://www.databasedev.co.uk/database_normalization_process.html</a></p>
<p>&nbsp;</p>
<p>selamat belajar&#8230; <img src='http://www.inilahjalanku.com/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /> </p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.inilahjalanku.com/kenapa-database-harus-dinormalisasi-why-is-normalization-a-must-for-any-database-application-in-business/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Database mirroring</title>
		<link>http://www.inilahjalanku.com/database-mirroring/</link>
		<comments>http://www.inilahjalanku.com/database-mirroring/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 26 Oct 2011 08:21:59 +0000</pubDate>
		<dc:creator>code4769</dc:creator>
				<category><![CDATA[IT]]></category>
		<category><![CDATA[basis data]]></category>
		<category><![CDATA[belajar]]></category>
		<category><![CDATA[ilmu]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.inilahjalanku.com/?p=488</guid>
		<description><![CDATA[Share lagi&#8230;. n masih berkutat pada Basis data terdistribusi dengan bahasa yang acak-acakan&#8230; :p kali ini tentang database mirroring.  ok, moga manfaat. ================================================ Database mirroring adalah proses &#8220;penduplikatan&#8221; database ke tempat lain, dimana bertujuan untuk mencegah terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan pada database kita, misalnya mesin database crash, dan lain sebagainya. Kita bisa saja mempergunakan <a href='http://www.inilahjalanku.com/database-mirroring/'>[...]</a>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Share lagi&#8230;. n masih berkutat pada Basis data terdistribusi dengan bahasa yang acak-acakan&#8230; :p</p>
<p>kali ini tentang database mirroring.  ok, moga manfaat. <img src='http://www.inilahjalanku.com/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /> </p>
<p>================================================</p>
<p>Database mirroring adalah proses &#8220;penduplikatan&#8221; database ke tempat lain, dimana bertujuan untuk mencegah terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan pada database kita, misalnya mesin database crash, dan lain sebagainya. Kita bisa saja mempergunakan backup dari database kita apabila terjadi sesuatu dengan database kita, tetapi tentunya untuk proses recovery akan butuh waktu dan juga data yang ada tidak akan bisa pada state terakhir.</p>
<p>Database mirroring ini juga mendukung fasilitas untuk failover, dimana apabila terjadi sesuatu dengan database primary (principal server) kita masih punya cadangan di database sekunder (mirror server). Principal dan mirror server berkomunikasi sebagai partner dalam mirroring ini, dan masing-masing mempunyai role sebagai principal role dan mirror role, tetapi bisa saja pada suatu saat role ini berpindah, yang tadinya mempunyai role sebagai principal bisa saja menjadi mirror dan sebaliknya.</p>
<p>Mirroring bisa berjalan dengan cara synchronous ataupun asynchronous, kedua cara ini masing-masing ada keuntungan dan kerugiannya. Model synchronous akan lebih bagus dari sisi konsistensi data, karena ketika terjadi transaksi, akan disimpan kedalam 2 partner, tetapi ini akan menyebabkan peningkatan dalam hal cost latency untuk transaksi. Sedangkan model asynchronous transaksi akan commit tanpa menunggu server mirror selesai melakukan penulisan data ke database mirror.</p>
<p>Untuk modelnya operasinya sendiri mirroring di bedakan menjadi 2 jenis, yaitu high-safety mode dan high-performance mode. High-safety mode jalan dalam model synchronous sedangkan high-performance mode jalan dalam model asynchronous. <span id="more-488"></span></p>
<p><span class="Apple-style-span" style="color: #000000; -webkit-text-decorations-in-effect: none;">Dalam mirroring kita bisa juga membuat suatu konfigurasi dengan membuat automatic failover, tetapi konfigurasi ini membutuhkan satu server instance lagi yang disebut dengan witness server. </span></p>
<p>Witness server akan selalu memonitor kedua server tersebut, principal server dan mirror server, apabila terjadi sesuatu pada principal server, maka otomatis principal server ini akan di pindahkan ke mirror server, dan mirror server akan berubah rolenya menjadi principal</p>
<p>Mirroring database mempertahankan dua salinan dari sebuah database tunggal yang harus berada pada kasus server yang berbeda dari SQL Server Database Engine. Biasanya, kasus server berada pada komputer di lokasi yang berbeda. Satu contoh server database berfungsi untuk klien <em>(server utama).</em> Contoh lain bertindak sebagai server mirror<em>,</em> tergantung pada konfigurasi dan keadaan dari sesi mirroring. Ketika sesi mirroring database disinkronkan, mirroring database menyediakan server siaga yang mendukung failover yang cepat tanpa kehilangan data dari transaksi yang dilakukan. Ketika sesi tidak disinkronkan, server mirror biasanya tersedia sebagai server siaga.</p>
<p>Mirroring database adalah strategi sederhana yang menawarkan keuntungan sebagai berikut:</p>
<ul>
<li>Meningkatkan perlindungan data.</li>
</ul>
<p>Mirroring database menyediakan redundansi lengkap atau hampir lengkap dari data, tergantung pada apakah modus operasi tinggi-keamanan atau performa tinggi.</p>
<ul>
<li>Meningkatkan ketersediaan database.</li>
</ul>
<p>Dalam hal terjadi bencana, dalam mode tinggi-keamanan dengan failover otomatis, failover cepat membawa salinan siaga dari database online (tanpa kehilangan data).Dalam modus operasi lain, database administrator memiliki alternatif layanan memaksa (dengan kehilangan data mungkin) untuk salinan database siaga.</p>
<ul>
<li>Meningkatkan ketersediaan database produksi selama upgrade.</li>
</ul>
<p>Untuk meminimalkan downtime untuk database mirror.</p>
<p><strong>Bagaimana Database Mirroring Bekerja</strong><strong></strong></p>
<p>Server utama dan mirror berkomunikasi dan bekerja sama sebagai <em>mitra</em> dalam <em>sesi mirroring database.</em> Dua database melakukan peran pelengkap dalam sesi: <em>peran utama</em> dan <em>peran mirror.</em> Pada waktu tertentu, satu database melakukan peran utama, dan yang lainnya melakukan peran mirror.</p>
<p>Mirroring database melibatkan <em>mengulangi</em> setiap insert, update, dan menghapus operasi yang terjadi pada database utama ke database mirror secepat mungkin. Pengulangan dilakukan dengan mengirimkan aliran catatan log transaksi aktif ke server mirror, yang berlaku catatan log ke database mirror, dalam urutan secepat mungkin. Tidak seperti replikasi, yang bekerja di tingkat logis, mirroring database bekerja di tingkat catatan log fisik.</p>
<h3>Memilih mode database mirroring</h3>
<p>Tiga mode operasional yang disediakan untuk mirroring:</p>
<ul>
<li>synchronous</li>
<li>asynchronous</li>
<li>asyncfullpage</li>
</ul>
<p>Modus sinkron adalah default. Mode ini mengontrol kapan dan bagaimana transaksi dicatat pada server mirror, dan Anda mengatur mereka dengan pilihan server-xp.</p>
<p>Bila memilih modus sinkronisasi untuk sistem mirroring database Anda, Anda harus menentukan apakah pemulihan kecepatan atau keadaan data yang lebih penting ketika terjadi failover.</p>
<p>Anda dapat memeriksa modus mirroring database dengan query nilai dari properti database MirrorMode:</p>
<ul>
<li>Synchronous mode<strong></strong></li>
</ul>
<p>Pada mode sinkron, transaksi berkomitmen dijamin akan direkam pada server mirror. Jika kegagalan terjadi pada server utama, tidak ada transaksi berkomitmen hilang ketika server mirror mengambil alih. Dalam mode ini, server utama mengirimkan halaman transaksi log untuk mirror ketika transaksi berkomitmen. Server mirror transmisi mengakui bahwa ketika telah menulis halaman-halaman untuk menyalin nya dari log transaksi. Server utama tidak membalas aplikasi sampai menerima pengakuan ini.</p>
<p>Menggunakan mode sinkron menyediakan keamanan transaksi karena server operasional dalam keadaan disinkronisasi, dan perubahan dikirim ke mirror harus diakui sebelum utama dapat dilanjutkan.</p>
<ul>
<li>Asynchronous mode<strong> </strong></li>
</ul>
<p>Dalam modus asynchronous, transaksi yang dilakukan tidak dijamin akan direkam pada server mirror. Dalam mode ini, server utama mengirimkan halaman transaksi log untuk mirror ketika transaksi di commit. Ia tidak menunggu pengakuan dari mirror sebelum menjawab ke aplikasi yang COMMIT telah selesai. Jika kegagalan terjadi pada server utama, ada kemungkinan bahwa beberapa transaksi yang dilakukan mungkin akan hilang ketika server mirror mengambil alih.</p>
<ul>
<li>Asyncfullpage mode<strong> </strong></li>
</ul>
<p>Dalam Asyncfullpage mode, halaman tidak dikirim pada COMMIT, melainkan, mereka dikirim saat halaman penuh. Hal ini akan mengurangi jumlah lalu lintas antara dua server database dan meningkatkan kinerja dari server primer. Jika halaman log saat ini belum dikirim ke mirror untuk jumlah detik yang ditentukan oleh parameter pagetimeout, itu dikirim meskipun belum penuh. Para pagetimeout default adalah 5 detik. Menggunakan mode ini memberikan batas pada berapa lama transaksi berkomitmen terkena hilang jika server primer turun dan server mirror mengambil kepemilikan dari database. Asyncfullpage mode menyiratkan operasi asynchronous, sehingga server primer tidak menunggu pengakuan dari mirror.</p>
<div>
<p>Asynchronous dan Asyncfullpage mode lebih cepat daripada mode sinkron, tetapi kurang dapat diandalkan karena alasan di atas. Dalam modus asynchronous atau asyncfullpage, failover dari server utama ke server mirror tidak otomatis karena server mirror mungkin tidak memiliki semua transaksi dilakukan yang diterapkan pada server primer. Untuk alasan ini, ketika menggunakan salah satu mode asynchronous, server mirror, secara default, tidak dapat mengambil kepemilikan dari database ketika utama gagal. Jika failover otomatis diinginkan dalam situasi ini (meskipun kemungkinan transaksi hilang), mengatur pilihan autofailover untuk ya menggunakan pilihan server-xp.Jika tidak, ketika server gagal adalah restart, mendeteksi apakah transaksi hilang. Jika transaksi yang hilang, menulis pesan ke log server database pesan dan menutup database. Database saat ini dan log transaksi kemudian harus diganti menggunakan cadangan sebelum mirroring dapat melanjutkan.</p>
<p>======================================================</p>
</div>
<p>Referensi :</p>
<p><a href="http://msdn.microsoft.com/en-us/library/ms189852.aspx">http://msdn.microsoft.com/en-us/library/ms189852.aspx</a></p>
<p><a href="http://www.extremeexperts.com/sql/articles/DBMirroring1.aspx">http://www.extremeexperts.com/sql/articles/DBMirroring1.aspx</a></p>
<p><a href="http://netindonesia.net/blogs/dkusdeni/archive/2010/02/17/mirroring-dengan-sql-server-2008-bagian-1.aspx">http://netindonesia.net/blogs/dkusdeni/archive/2010/02/17/mirroring-dengan-sql-server-2008-bagian-1.aspx</a></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.inilahjalanku.com/database-mirroring/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>

