Oct 262011
 

Share lagi…. n masih berkutat pada Basis data terdistribusi dengan bahasa yang acak-acakan… :p

kali ini tentang database mirroring.  ok, moga manfaat. :D

================================================

Database mirroring adalah proses “penduplikatan” database ke tempat lain, dimana bertujuan untuk mencegah terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan pada database kita, misalnya mesin database crash, dan lain sebagainya. Kita bisa saja mempergunakan backup dari database kita apabila terjadi sesuatu dengan database kita, tetapi tentunya untuk proses recovery akan butuh waktu dan juga data yang ada tidak akan bisa pada state terakhir.

Database mirroring ini juga mendukung fasilitas untuk failover, dimana apabila terjadi sesuatu dengan database primary (principal server) kita masih punya cadangan di database sekunder (mirror server). Principal dan mirror server berkomunikasi sebagai partner dalam mirroring ini, dan masing-masing mempunyai role sebagai principal role dan mirror role, tetapi bisa saja pada suatu saat role ini berpindah, yang tadinya mempunyai role sebagai principal bisa saja menjadi mirror dan sebaliknya.

Mirroring bisa berjalan dengan cara synchronous ataupun asynchronous, kedua cara ini masing-masing ada keuntungan dan kerugiannya. Model synchronous akan lebih bagus dari sisi konsistensi data, karena ketika terjadi transaksi, akan disimpan kedalam 2 partner, tetapi ini akan menyebabkan peningkatan dalam hal cost latency untuk transaksi. Sedangkan model asynchronous transaksi akan commit tanpa menunggu server mirror selesai melakukan penulisan data ke database mirror.

Untuk modelnya operasinya sendiri mirroring di bedakan menjadi 2 jenis, yaitu high-safety mode dan high-performance mode. High-safety mode jalan dalam model synchronous sedangkan high-performance mode jalan dalam model asynchronous.  Continue reading »

Oct 262011
 

Just Share, tapi sebelumnya maaf kalau bahasanya masih acak-acakan. maklum, versi terjemahan si google. :D

Semoga manfaat. :D

====================================================

Database terdistribusi adalah suatu database yang adalah disebarkan ke beberapa komputer yang secara geografis melalui jaringan komunikasi. Sebuah sistem basis data terdistribusi terdiri dari kumpulan site-site, masing-masing siteini dapat berpartisipasi dalam pemrosesan transaksi mengakses data pada satu site atau beberapa site. Sebuah sistem basis data terdistribusi terdiri dari sekumpulan lokasi yang dihubungkan bersama-sama melalui beberapa jenis jaringan komunikasi dimana setiap lokasi adalah lengkap dengan sistem basis data sendiri di dalamnya, tetapi semua lokasi telah sepakat untuk bekerja sama sehingga pemakai pada suatu lokasi dapat mengakses data di manapun dalam jaringan tersebut persis seperti jika data disimpan dalam lokasi pemakai itu sendiri.

Karakteristik Database terdistribusi, yaitu :

• Kumpulan data yang digunakan bersama secara logik tersebar pada sejumlah komputer yang berbeda

• Komputer yang dihubungkan menggunakan jaringan komunikasi

• Data pada masing-masing situs dapat menangani aplikasi-aplikasi lokal secara otonom

• Data pada masing situs dibawah kendali satu DBMS

• Masing-masing DBMS berpartisipasi dalam sedikitnya satu aplikasi global

Pemanfaatan basis data terdistribusi dapat memberikan manfaat bagi sistem yang mengimplementasikannya. Hal ini disebabkan oleh kelebihan-kelebihan yang dimilikinya, antara lain Continue reading »

Oct 132011
 

hemmm… baru jam 12 tapi tumben dah ngantuk… ok, sebelum istirahat, share dikit lah…
tentang delphi, tapi kali ini untuk pemula. jadi bagi anda yang sudah cukup mahir, please, tinggalkan halaman ini. cari menu lainnya.. :D

yups, biasanya, kalau awal-awal belajar delphi, kita dikenalkan terlebih dahulu dengan aplikasi berbasis console dengan bahasa pascal-nya. :D

nah, berikut adalah contoh sederhana aplikasi kalkulator berbasis console yang biasanya dijadikan tugas dalam awal praktikum delphi. :D

dalam aplikasi ini, memuat beberapa contoh sederhana tentang function, procedure, percabangan if then else, dsb…

berikut tampilannya..

tidak ada source yang saya tampilkan disini.
silakan anda download source nya download disini

ingat, ini untuk belajar ya.. bukan untuk dijiplak atau “edit-kumpul” :D

klo ada pertanyaan, bisa lewat komen, atau bila ingin tanya jawab langsung, silakan chat bila saya Online. :D

ok, thats all. Thanks.. :D

Aug 202011
 

hehe, sekedar share buat tambah-tambah post… nemu hal menarik tentang hitungan matematika, sekedar pengetahuan ja…
====================
Dalam astronomi dan fisika, kita mengenal adanya suatu fenomena alam yang sangat menarik yaitu lubang hitam (black hole). Lubang hitam adalah suatu entitas yang memiliki medan gravitasi yang sangat kuat sehingga setiap benda yang telah jatuh di wilayah horizon peristiwa (daerah di sekitar inti lubang hitam), tidak akan bisa kabur lagi. Bahkan radiasi elektromagnetik seperti cahaya pun tidak dapat melarikan diri, akibatnya lubang hitam menjadi “tidak kelihatan”.

Ternyata, dalam matematika juga ada fenomena unik yang mirip dengan fenomena lubang hitam yaitu bilangan lubang hitam. Bagaimana sebenarnya bilangan lubang hitam itu? Mari kita bermain-main sebentar dengan angka.

Coba pilih sesuka hati Anda sebuah bilangan asli (bilangan mulai dari 1 sampai tak hingga). Sebagai contoh, katakanlah 141.985. Kemudian hitunglah jumlah digit genap, digit ganjil, dan total digit bilangan tersebut. Dalam kasus ini, kita dapatkan 2 (dua buah digit genap), 4 (empat buah digit ganjil), dan 6 (enam adalah jumlah total digit). Lalu gunakan digit-digit ini (2, 4, dan 6) untuk membentuk bilangan berikutnya, yaitu 246.

Ulangi hitung jumlah digit genap, digit ganjil, dan total digit pada bilangan 246 ini. Kita dapatkan 3 (digit genap), 0 (digit ganjil), dan 3 (jumlah total digit), sehingga kita peroleh 303. Ulangi lagi hitung jumlah digit genap, ganjil, dan total digit pada bilangan 303. (Catatan: 0 adalah bilangan genap). Kita dapatkan 1, 2, 3 yang dapat dituliskan 123.

Jika kita mengulangi langkah di atas terhadap bilangan 123, kita akan dapatkan 123 lagi. Dengan demikian, bilangan 123 melalui proses ini adalah lubang hitam bagi seluruh bilangan lainnya. Semua bilangan di alam semesta akan ditarik menjadi bilangan 123 melalui proses ini, tak satu pun yang akan lolos.

Tapi benarkah semua bilangan akan menjadi 123? Sekarang mari kita coba suatu bilangan yang bernilai sangat besar, sebagai contoh katakanlah 122333444455555666666777777788888888999999999. Jumlah digit genap, ganjil, dan total adalah 20, 25, dan 45. Jadi, bilangan berikutnya adalah 202.545. Lakukan lagi iterasi (pengulangan), kita peroleh 4, 2, dan 6; jadi sekarang kita peroleh 426. Iterasi sekali lagi terhadap 426 akan menghasilkan 303 dan iterasi terakhir dari 303 akan diperoleh 123. Sampai pada titik ini, iterasi berapa kali pun terhadap 123 akan tetap diperoleh 123 lagi. Dengan demikian, 123 adalah titik absolut sang lubang hitam dalam dunia bilangan.

Namun, apakah mungkin saja ada suatu bilangan, terselip di antara rimba raya alam semesta bilangan yang jumlahnya tak terhingga ini, yang dapat lolos dari jeratan maut sang bilangan lubang hitam, sang 123 yang misterius ini?
===========================
sumber : http://www.forumsains.com/artikel/misteri-bilangan-lubang-hitam-123/

Jul 312011
 

OK, sedikit tips saja untuk hari ini. ada kalanya dalam membuat aplikasi kita harus merestart aplikasi itu sendiri, tanpa merestart windows. terlebih jika itu sebuah aplikasi database. misal, ada sebuah aplikasi database. setelah melakukan restore database, maka diperlukan koneksi ulang antara aplikasi dengan database. untuk menghidari error yang tidak diharapkan dan tidak terduga, maka diperlukan restart aplikasi. dan tentu, ini akan menjadi lebih keren dan asyik jika dia bisa merestart dirinya sendiri. kalau anda menemukan kasus seperti ini, maka code yang diperlukan adalah :

ShellExecute(Handle, ‘open’, PAnsiChar(ParamStr(0)), ”, ”, SW_SHOW);
Application.Terminate; // ato bisa pake “Close” aja

o iya, kadang restart terjadi lebih cepat daripada proses import database. jadi, kalau anda menemukan error berupa table yang belum exist, maka diperlukan jeda waktu restart. misal, “restore database berhasil, aplikasi akan restart dalam 5 detik lagi.” dan setelah 5 detik, baru aplikasi restart. untuk hal seperti ini, tentu anda bisa menambahkan komponen timer.

demikian sedikit tips. semoga bermanfaat. :)