<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>code4769&#039;s site &#187; belajar</title>
	<atom:link href="http://www.inilahjalanku.com/tag/belajar/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://www.inilahjalanku.com</link>
	<description>Portal IT &#38; Islamic</description>
	<lastBuildDate>Wed, 25 Aug 2010 03:22:20 +0000</lastBuildDate>
	<meta name="generator" content="captbbx@yahoo.com" />	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
			<item>
		<title>Tafsir Al Quran</title>
		<link>http://www.inilahjalanku.com/tafsir-al-quran/</link>
		<comments>http://www.inilahjalanku.com/tafsir-al-quran/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 09 Jan 2010 23:50:45 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Islami]]></category>
		<category><![CDATA[belajar]]></category>
		<category><![CDATA[ilmu]]></category>
		<category><![CDATA[islam]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.inilahjalanku.com/?p=113</guid>
		<description><![CDATA[PENAFSIRAN AL-QUR&#8217;AN
 
A.  Pengertian Tafsir
Kata tafsir diambil dari kata fassara-yufassiru-tafsiran yang berarti keterangan atau uraian.
Al-Jurzani: Tafsir berarti    الكشف والاظهار   (menyingkap/membuka dan melahirkan)
Tafsir adalah suatu hasil usaha tanggapan, penalaran dan ijtihad manusia untuk menyingkapkan nilai-nilai samawi yang terdapat di dalam al-Qur’an.
B.  Bentuk penafsiran:
1. Bil ma’tsur
Adalah penafsiran Al-Qur’an yang mendasarkan pada penjelasan Al-Qur’an, Rasul, para sahabat melalui [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<h2 style="text-align: center;">PENAFSIRAN AL-QUR&#8217;AN</h2>
<p><strong> </strong></p>
<p><strong>A.  P</strong><strong>engertian Tafsir</strong></p>
<p>Kata tafsir diambil dari kata fassara-yufassiru-tafsiran yang berarti keterangan atau uraian.</p>
<p>Al-Jurzani: Tafsir berarti    الكشف والاظهار   (menyingkap/membuka dan melahirkan)</p>
<p>Tafsir adalah suatu hasil usaha tanggapan, penalaran dan ijtihad manusia untuk menyingkapkan nilai-nilai samawi yang terdapat di dalam al-Qur’an.</p>
<p><strong>B.  Bentuk penafsiran:</strong></p>
<p>1. Bil ma’tsur</p>
<p>Adalah penafsiran Al-Qur’an yang mendasarkan pada penjelasan Al-Qur’an, Rasul, para sahabat melalui ijtihadnya, dan aqwal tabi’in.</p>
<p>2. Bir ra’yi</p>
<p>Adalah penafsiran Al-Qur’an berdasarkan ijtihad.</p>
<p><strong>C. </strong><strong>Perdebatan di sekitar tafsir bi ar-ra&#8217;yi:</strong></p>
<p>Para ulama berbeda pendapat dalam menanggapi masalah boleh tidaknya menafsirkan al-Qur&#8217;an berdasarkan ijtihad.. ada yang melarang dan ada yang membolehkan:</p>
<p>1. Alasan golongan yang melarang.</p>
<p>a. Menafsirkan Al-Qur’an berdasarkan ra’yi berarti membicarakan firman Allah tanpa pengetahuan.Dengan demikian hasil penafsirannya hanya bersifat perkiraan semata. Pada hal Allah berfirman.QS.Al-Isra’:36<span id="more-113"></span></p>
<p><strong> </strong></p>
<p>b. Yang berhak menjelaskan Al-Qur’an hanyalah Nabi.QS.An-Nahl:44</p>
<p><strong> </strong></p>
<p><strong>c</strong>. Rasulullah SAW bersabda:<strong> </strong></p>
<ul>
<li>من قال قى القران برأيه أوبما لا يعلم قليتبوأ مقعده من النار</li>
</ul>
<p>d. Adanya tradisi di kalangan sahabat dan tabi’in untuk berhati-hati ketika berbicara<strong> tentang </strong>penafsiran Al-Qur’an.</p>
<p>e. Abu Bakar pernah berkata:</p>
<ul>
<li>أي سماء تظلني , وأي أرض تقلنى وأين أذهب وكيف أصنع إذا قلت فى حرف من كتاب الله بغير<strong> ماأراد </strong>تبارك وتعالى<strong> </strong></li>
</ul>
<p><strong> </strong></p>
<p>2.  Alasan golongan yang membolehkan</p>
<p>a. Banyak ayat-ayat yang menyerukan untuk mendalami kandungan Al-Qur’an.contohnya.QS.Muhammad:24.</p>
<p>“Maka apakah mereka tidak memperhatikan al-Qur’an ataukah hati mereka terkunci”</p>
<p>b. Nabi tidak menjelaskan setiap ayat Al-Qur’an. Ini menunjukkan bahwa umatnya diizinkan brijtihad terhadap ayat-ayat yang belum dijelaskan Nabi.</p>
<p>c. Para sahabat sering berselisih pendapat mengenai penafsiran suatu ayat. Ini menunjukkan bahwa mereka pun menafsirkan Al-Qur’an dengan ra’yi-nya. Seandainya tafsir bir ra’yi dilarang, tentunya tindakan para sahabat itu keliru.</p>
<p>d. Rasulullah pernah berdo’a untuk Ibn ‘Abbas. Doa tersebut berbunyi:</p>
<ul>
<li>اللهم فقه فى الدين وعلمه التأويل</li>
</ul>
<p>“ Ya Allah, berilah pemahaman agama kepada Ibn ‘Abbas dan ajarilah ia takwil “</p>
<p><strong>D.  Metode penafsiran:</strong></p>
<p>1.  Metode ijmali/global:  Menjelaskan ayat-ayat al-Qur&#8217;an secara ringkas, menyeluruh dengan bahasa yang mudah dimengerti dan susunannya mengikuti susunan ayat-ayat di dalam mushhaf.</p>
<p>Tafsir yang menggunakan metode ini sangat ringkas dan tidak berbelit-belit, sehingga relatif lebih mudah dipahami oleh para pemula dan mereka yang tidak memerlukan penjelasan yang panjang lebar tentang  pemahaman suatu ayat.</p>
<p>Termasuk kelompok ini diantaranya:</p>
<p>-Tafsir al-Qur’an al-Karim karya Muhammad Farid Wajdi</p>
<p>-Tafsir al-Wasith(tafsir pertengahan) karya Tim Majma’ al-Bukhus al-Islamiyyah(Lembaga  Penelitian Islam).dll</p>
<p>Metode ini memiliki kelebihan dan kekurangan.</p>
<p><em> </em></p>
<p><em>Kelebihan metode ini adalah:</em></p>
<p>a.  Praktis dan mudah dimengerti</p>
<p>b.  Bebas dari penafsiran Israiliyat</p>
<p>c.  Akrab dengan bahasa al-Qur&#8217;an.</p>
<p><em>Sedangkan kekurangan metode ini adalah:</em></p>
<p>a.  Menjadikan petunjuk al-Qur&#8217;an bersifat parsial</p>
<p>b.  Tidak ada ruangan untuk mengemukakan analisis yang memadai</p>
<p>2.  Metode tahlili/analisis:  Menafsirkan ayat-ayat al-Qur&#8217;an dengan memaparkan segala aspek dan makna-makna  yang terkandung di dalamnya  sesuai dengan keahlian dan kecenderungan mufassir yang menafsirkan ayat-ayat tersebut. Uraian tersebut bisa meliputi pengertian kosakata, konotasi kalimat, latar belakang turunnya ayat, kaitannya dengan ayat-ayat yang lain, dan tidak ketinggalan pendapat-pendapat yang telah diberikan berkenaan dengan tafsiran ayat tersebut, baik yang disampaikan oleh Nabi, sahabat, tabi&#8217;in maupun ahli tafsir lainnya.</p>
<p>Penafsiran dengan metode ini dapat mengambil bentuk ma&#8217;tsur(riwayat) atau ra&#8217;y(pemikiran).</p>
<p>Termasuk metode ini diantaranya:</p>
<p><em>al-Bayan fi Tafsir al-Qur’an al-Karim karya Ibnu Jarir al-Thabari, tafsir al-Qur’an al-Karim karya Ibnu Katsir.dll.</em><em> </em></p>
<p><em> </em>Kelebihan metode ini diantaranya:</p>
<p>a.  Memiliki ruang lingkup yang luas</p>
<p>b.  Memuat berbagai ide.</p>
<p><em>Sedangkan kekurangannya diantaranya:</em></p>
<p>a.  Menjadikan petunjuk al-Qur&#8217;an parsial</p>
<p>b.  Melahirkan penafsiran yang subyektif</p>
<p>c.  Masuknya pemikiran Israsiliyat</p>
<p>3.  Metode muqaran/komparatif:  membandingkan ayat dengan ayat, atau ayat dengan hadis serta membandingkan pendapat-pendapat para mufassir dalam menafsirkan suatu ayat.</p>
<p>Di zaman modern sekarang ini, metode muqaran/komparatif sangat penting mengingat adanya berbagai paham dan aliran yang kadang-kadang jauh menyimpang dari yang benar, sehingga dengan metode ini akan mengantarkan seseorang memiliki wawasan yang luas dan terhindar dari sikap yang ekstrim karena sempitnya pengetahuan yang dimiliki.</p>
<p>Termasuk kelompok ini antara lain:</p>
<p><em>-Durrah al-Tanzil wa Ghurrah al-Ta’wil(Mutiara al-Qur’an dan Wajah Takwil) karya al-Iskafi, dan al-Jami’ li Ahkam al-Qur’an(Himpunan Hukum Al-Qur’an) karya al-Qurthubi.dll</em>.<em> </em></p>
<p><em>Kelebihan metode ini adalah:</em></p>
<p>a.  memberi wawasan penafsiran yang relatif lebih luas karena ternyata sebuah ayat dapat ditinjau dari berbagai disiplin ilmu pengetahuan sesuai dengan keahlian mufassirnya.</p>
<p>b.  Membuka pintu untuk selalu bersikap toleran terhadap pendapat-pendapat yang mungkin berbeda dengan kita, sehingga terhindar dari sikap ekstrim yang dapat merusak persatuan dan kesatuan umat.</p>
<p>c.  Membuka sikap hati-hati dalam menafsirkan ayat sehingga relatif terjamin kebenarannya dan lebih dapat dipercaya.</p>
<p><em>Sedangkan kekurangan metode ini diantaranya:</em></p>
<p>a.  tidak bisa diberikn kepada para pemula sebab bisa  terjebak dalam sikap ekstrimistis, karena belum siap menerima berbagai pemikiran</p>
<p>b. Metode ini kurang dapat memberikan jawaban terhadap persoalan-persoalan sosial yang selalu berkembang.</p>
<p>c.  metode ini terkesan lebih banyak menelusuri penafsiran-penafsiran yang telah ada dari pada mengemukakan penafsiran baru.</p>
<ol>
<li>Metode      Maudlu&#8217;i/tematik:  Membahas      ayat-ayat al-Qur&#8217;an sesuai dengan tema atau judul yang telah ditetapkan.</li>
</ol>
<p>Termasuk kelompok ini:</p>
<p><em>Al-Tafsir al-Wadhih(tafsir yang terang)karya Muhammad Mahmud al-Hijazi, al-Mar’ah fi al-Qur’an al-Karim dan al-Insan fi al-Qur’an al-Karim karya Abbas Mahmud, Tema-tema pokok al-Qur’an karya Fazlur Rahman, Wawasan al-Qur’an karya Quraish Shihab.dll</em></p>
<p><em>Kelebihan metode ini antara lain:</em></p>
<p>a.  Dapat menjawab tantangan zaman</p>
<p>b.  Praktis dan sistematis</p>
<p>c.  Selalu dinamis dengan tuntutan zaman</p>
<p>d.  Membuat pemahaman menjadi utuh</p>
<p><em>Adapun kekurangannya antara lain:</em></p>
<p>a.  Memenggal ayat-ayat al-Qur&#8217;an</p>
<p>b.  Membatasi pemahaman ayat karena terikat dengan judul</p>
<p><strong> </strong></p>
<p><strong>E.  Corak penafsiran</strong></p>
<p>Corak adalah suatu warna, arah atau kecenderungan pemikiran atau ide tertentu yang mendominasi sebuah karya tafsir. Bila sebuah kitab tafsir mengandung banyak corak, dan semuanya tidak ada yang dominan karena porsinya sama, maka ini disebut corak umum. Tapi bila ada satu yang dominan, makaitu disebut corak khusus, bila yang dominan itu dua corak secara bersamaan yakni kedua-duanya mendapat porsi yang sama, maka ini disebut corak kombinasi. Ada beberapa corak tafsir:</p>
<p>-  Tasauf (Sufi/Isyari),  -  Fikih, -  Filsafat (Falsafi), -  Ilmiah (Ilmi), -  Sosial kemasyarakatan (Adabi –Ijtima&#8217;i), -  dan lain-lain</p>
<p><strong>F.  Kaidah-kaidah penafsiran</strong></p>
<p>Orang yang hendak menafsirkan ayat-ayat suci al-Qur&#8217;an , lebih dahulu harus memahami beberapa kaidah yang erat kaitannya dengan pemahaman makna kalimat yang hendak ditafsirkan.</p>
<p>a.  Mantuq dan mafhum</p>
<p>Mantuq adalah makna yang ditunjukkan oleh lafadz dalam pembicaraan atau penuturan.</p>
<p>Mafhum adalah makna yang dipahami bukan dari pembicaraan.</p>
<p>b.  &#8216;Am dan Khash</p>
<p>&#8216;Am adalah lafadz yang memberi pengertian umum yang mencakup segala sesuatu yang termasuk dalam lingkungannya tanpa ada batasan dalam jumlah maupun bilangan.</p>
<p>Khash adalah lafadz yang menunjukkan kepada pengertian tertentu.</p>
<p>c.  Muthlaq dan Muqayyad</p>
<p>Muthlaq adalah nas yang menunjuk kepada satu pengertian dan tidak ada kaitannya dengan ayat lain.</p>
<p>Muqayyad adalah sesuatu yang menunjuk kapada satu pengertian, tetapi pengertian tersebut harus dikaitkan kepada adanya pengertian yang diberikan oleh ayat lain.</p>
<p>d.  Mujmal dan Mubayyan</p>
<p>Mujmal adalah ayat yang menunjuk kepada sesuatu pengertian yang tidak terang dan tidak rinci. Masih memerlukan penafsiran yang lebih rinci.</p>
<p>Mubayan adalah nash yang memberikan penjelasan atau rincian kepada yang mujmal</p>
<p>e.  Muhkam dan Mutasyabih</p>
<p>Muhkam adalah nash yang memberikan pengeertianyang pasti, tidak ada keraguan lagi tentang apa yang dimaksudkannya.</p>
<p>Mutasyabih adalah nash yang mengandung pengertian yang samar-samar dan mempunyai kemungkinan beberapa arti.</p>
<p>f.  Kaidah-kaidah kebahasaan.</p>
<p>Meliputi pemahaman tentang dlamir, isim makrifah dan nakirah, mufrad dan jamak, jumlah ismiyah dan fi&#8217;liyah, athaf dan lain-lain.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.inilahjalanku.com/tafsir-al-quran/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Membuat Program Shutdown cepat kik kanan</title>
		<link>http://www.inilahjalanku.com/membuat-program-shutdown-cepat-kik-kanan/</link>
		<comments>http://www.inilahjalanku.com/membuat-program-shutdown-cepat-kik-kanan/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 12 Dec 2009 01:47:38 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[IT]]></category>
		<category><![CDATA[belajar]]></category>
		<category><![CDATA[tutorial]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.inilahjalanku.com/?p=81</guid>
		<description><![CDATA[Membuat Program 
&#8216;Shutdown dengan Klik Kanan&#8217;

Belajar, belajar, dan belajar!!! Uke, pada tutorial  		kali ini kita akan belajar membuat Program shutdown komputer dengan Klik  		kanan (yang udah bisa jangan sombong!!!). Dengan program ini kita bisa  		menambah perintah shutdown pada klik kanan di tiap directory atau folder  		dan drive.

Ketika klik kanan pada folder [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p align="center"><span style="font-family: Catz; font-size: large;">Membuat Program </span></p>
<p align="center"><span style="font-family: Catz; font-size: large;">&#8216;Shutdown dengan Klik Kanan&#8217;</span></p>
<p align="center">
<p align="justify">Belajar, belajar, dan belajar!!! Uke, pada tutorial  		kali ini kita akan belajar membuat Program shutdown komputer dengan Klik  		kanan (yang udah bisa jangan sombong!!!). Dengan program ini kita bisa  		menambah perintah shutdown pada klik kanan di tiap directory atau folder  		dan drive.<span id="more-81"></span></p>
<p align="justify"><a href="file://www.inilahjalanku.com/E:/3ver3/IT/Program_cepat_shutdown_Klik_kanan_files/capture.bmp"><img style="border: 0pt none;" src="file:///E:/3ver3/IT/Program_cepat_shutdown_Klik_kanan_files/capture.bmp" border="0" alt="" /></a></p>
<p align="justify">Ketika klik kanan pada folder atau  		drive ada tambahan perintah shutdown dengan tulisan &#8216;&gt; Shutdown  		Windows!&#8217;. Dengan tambahan perintah ini shutdown komputer jadi lebih  		cepat dan praktis, dan yang penting tanpa efek samping!! <img src='http://www.inilahjalanku.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> . Nah, kalau  		mau buat, begini scriptnya:</p>
<p align="justify"><span style="color: #ff6600;">// Program Kecil Klik Kanan  		Shutdown Windows<br />
// Programmer : code4769<br />
var vbCancel = 2;<br />
var vbYesNoCancel = 3;<br />
var vbYes = 6;<br />
var vbNo = 7;<br />
var vbQuestion = 32;<br />
var vbInformation = 64;<br />
var code4769 = WScript.CreateObject(&#8217;WScript.Shell&#8217;);<br />
var kata = &#8216;.:: www.inilahjalanku.com ::.&#8217;;<br />
var pesan1 = &#8216;Pilihlah opsi berikut ini:\n&#8217;+<br />
&#8216;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8211;\n\n&#8217;+<br />
&#8216;1. Klik ["Yes"] -&gt; untuk Install.\n&#8217;+<br />
&#8216;2. Klik ["No"] -&gt; untuk Uninstall.\n&#8217;+<br />
&#8216;3. Klik ["Cancel"] -&gt; untuk Kembali.\n\n&#8217;+<br />
&#8216;&gt;&gt; Pilihan Anda? &lt;&lt;&#8217;<br />
var tanya = code4769.popup(pesan1,0,kata,vbYesNoCancel+vbQuestion);<br />
if (tanya == vbYes)<br />
{<br />
code4769.RegWrite(&#8217;HKCR\\Directory\\shell\\mati\\&#8217;,<br />
&#8216;&gt; Shutdown Windows!&#8217;,'REG_SZ&#8217;);<br />
code4769.RegWrite(&#8217;HKCR\\Directory\\shell\\mati\\command\\&#8217;,<br />
&#8217;shutdown.exe -s -t 0&#8242;,&#8217;REG_SZ&#8217;);<br />
code4769.RegWrite(&#8217;HKCR\\Drive\\shell\\mati\\&#8217;,<br />
&#8216;&gt; Shutdown Windows!&#8217;,'REG_SZ&#8217;);<br />
code4769.RegWrite(&#8217;HKCR\\Drive\\shell\\mati\\command\\&#8217;,<br />
&#8217;shutdown.exe -s -t 0&#8242;,&#8217;REG_SZ&#8217;);<br />
pesan2 = &#8216;Installation completed!&#8217;;<br />
code4769.popup(pesan2,0,kata,vbInformation);<br />
}<br />
else if (tanya == vbNo)<br />
{<br />
code4769.RegDelete(&#8217;HKCR\\Directory\\shell\\mati\\command\\&#8217;);<br />
code4769.RegDelete(&#8217;HKCR\\Directory\\shell\\mati\\&#8217;);<br />
code4769.RegDelete(&#8217;HKCR\\Drive\\shell\\mati\\command\\&#8217;);<br />
code4769.RegDelete(&#8217;HKCR\\Drive\\shell\\mati\\&#8217;);<br />
pesan3 = &#8216;Uninstall completed!&#8217;;<br />
code4769.popup(pesan3,0,kata,vbInformation);<br />
}<br />
else<br />
{<br />
pesan4 = &#8216;Canceled!&#8217;;<br />
code4769.popup(pesan4,0,kata,vbInformation);<br />
}</span></p>
<p align="justify">
<p align="justify">Tulis script tersebut pada notepad kemudian simpan  		dengan ekstensi .js. Caranya?? ya, bagi yang masih sangat belum tahu,  		untuk save as, klik file, save as&#8230; kemudian tulis nama file dengan  		diakhiri .js contoh KlikKananShutdown.js dan pada bagian save as type  		pilih all files tentu setelah itu anda harus klik OK.</p>
<p align="justify">Untuk menjalankan File ini Anda tinggal meng-klik 2  		kali. Namun jika anda klik 2 kali kemudian program ini tidak dijalankan  		melainkan ada program lain yang berjalan kemudian menampilkan source  		code program ini, seperti program dreamweaver. Maka anda harus  		menjalankan program ini melalui command prompt (cmd) dengan perintah  		cscript namafile.js.</p>
<p align="justify">Misal : cscript KlikKananShutdown.js</p>
<p align="justify">Pada Lapy saya, saya harus menjalankan program ini  		melalui cmd, karena saya telah menginstall dreamweaver. Berikut adalah  		capture dari command prompt ketika saya menjalankan program ini:</p>
<p align="justify"><span style="color: #ff0000;"><br />
D:\Original&gt;cscript KlikKananShutdown.js<br />
Microsoft (R) Windows Script Host Version 5.7<br />
Copyright (C) Microsoft Corporation. All rights reserved.</span></p>
<p align="justify">
<p>Anda bisa merubah tampilan program jika anda mau dan bisa <img src='http://www.inilahjalanku.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> .  		Anda tinggal utak-atik script dia atas. O iya, jujur saja, ini buka  		software asli buatan saya, baik ide maupun algoritma. Saya cuma sedikit  		mengedit script ini dari script awalnya. Saya dapat script ini dari  		sebuah tutorial juga. Tapi sayangnya, saya lupa sumbernya kalau pembuat  		asli program ini membaca artikel ini, saya mohon izin ngopy dan maaf  		juga ngga mencantumkan sumber.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.inilahjalanku.com/membuat-program-shutdown-cepat-kik-kanan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Manjadi Manusia Pembelajar</title>
		<link>http://www.inilahjalanku.com/manjadi-manusia-pembelajar/</link>
		<comments>http://www.inilahjalanku.com/manjadi-manusia-pembelajar/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 01 Dec 2009 01:10:24 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Islami]]></category>
		<category><![CDATA[belajar]]></category>
		<category><![CDATA[ilmu]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.inilahjalanku.com/?p=20</guid>
		<description><![CDATA[            “Ilmu itu sebelum segala sesuatu” suatu ungkapan yang singkat tapi penuh makna. Memang benar, karena dengan ilmu urusan dunia dapat kita capai begitu pula dengan ilmu urusan akhirat dapat kita capai.
            Islam [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>            “Ilmu itu sebelum segala sesuatu” suatu ungkapan yang singkat tapi penuh makna. Memang benar, karena dengan ilmu urusan dunia dapat kita capai begitu pula dengan ilmu urusan akhirat dapat kita capai.</p>
<p>            Islam mewajibkan kepada umatnya untuk menuntut ilmu, sebagaimana disabdakan oleh nabi Muhammad Saw :”menuntut ilmu wajib bagi tiap-tiap muslim”(HR. Baihaqi). <span id="more-20"></span>Dalam hadits lain nabi bersbda :”barang siapa yang menginginkan dunia haruslah dengan ilmu, barang siapa yang ingin akhirat haruslah dengan ilmu, barang siapa yang ingin kedua-duanya haruslah dengan ilmu”. Sabda rasul :”Berbahagialah orang yang beramal karena ilmunya, membelanjakan yang berlebih dengan hartanya, dan menahan kata yang berlebih.</p>
<p>            Allah swt senang pada orang yang suka menuntut ilmu. Oleh karena itu, setiap diri kita haruslah menambah perbendaharaan ilmu kita. Sebagaimana firman Allah :”Hanya hamba-hamba Allah yang mempunyai banyak ilmu yang akan bertaqwa pada Allah”(QS. Fathir: 28).</p>
<p>            Supaya kita tidak tergolong orang yang masuk neraka, maka dari sekarang marilah kita giat dalam mencari ilmu. Sebagaimana firman Allah :”Dan sesungguhnya telah Kami sediakan neraka yang isinya jin dan manusia, yang mempunyai akal tapi tidak mengerti dengannya, yang mempunyai mata tapi tidak melihat dengannya, yang mempunyai telinga tapi tidak mendengar dengannya,. Mereka itu seperti hewan, bahkan lebih sesat. Mereka itulah orang-orang yang lalai” (QS. Al-A’raf : 179).</p>
<p>            Allah menciptakan manusia dalam keadaan vakum akan ilmu. Lalu Allah memberi seperangkat ilmu guna digali dengan belajar. Banyak hadits- hadits yang menyebutkan keutamaan menuntut ilmu.</p>
<p>            ”Siapa yang berjalan di jalan untuk menuntut ilmu, maka Allah akan mudahkan jalan ke surga. Dan sesunggahnya para malaikat meletakkan sayap-sayapnya kepada orang yang mencari ilmu karena ridho terhadap apa yang diperbuatnya”(HR. Abu Daud dan Turmudi).</p>
<p>            Beberapa adap penting dalam menuntut ilmu (hikmah kisah nabi Musa dalam menuntut ilmu dari nabi Khidzir dalam surat al-Kahfi)</p>
<p>Ø  Semangat dalam mencari ilmu walaupun harus menghadapi kesulitan dan tantangan.</p>
<p>Ø  Bersikap baik terhadp guru, memuliakannya, dan menghormatinya.(al-Kahfi ; 66)</p>
<p>Ø  Sabar terhadap guru. (al-Kahfi : 67-78)</p>
<p>Ø  Tidak pernah kenyang mencari ilmu. (Thahaa :114)</p>
<p>Dalam menuntut ilmu haruslah diniatkan karena Allah. Artinya haruslah dianggap sebagai ibadah dan jihad fii sabilillah. Sebagaimana sabda nabi :”barang siapa keluar untuk menuntut ilmu, adalah keadaan dia itu dalam jalan Allah sampai ia kembali”. (HR. Turmudi)</p>
<p>Keutamaan ahli ilmu lebih tinggi derajatnya daripada ahli ibadah. Sebagaimna firman Allah : ”Hai orng-orng yang beriman, apabila dikatakan kepadamu,”berlapang-lapanglah di dalam majlis”, maka lapangkanlah, niscaya Allah Allah akan memberikan kelapangan untukmu. Maka dikatakan ; ”berdirilah kamu, maka berdirilah ; niscaya Allah akan meninggikan orang-orang yang beriman dan orang-orang yang berilmu yang diberi ilmu pengetahuan beberapa derajat. Dan Allah mengetahui apa yang kamu kerjakan.(QS. Mujadillah : 11)</p>
<p>Ilmu memberikan pengaruh terhadap iman dan tingkah laku kita.</p>
<p>Ø  Ilmu memberikan petunjuk kepada iman</p>
<p>Ilmu dan iman berjalan beriringan  dalam islam (QS. Mujadillah : 11), bahkan Al-qur’an meratakan iman kepada ilmu, seseorang mengetahui lalu beriman. Dengan kata lain tidak ada iman sebelum ada ilmu. (QS.Al-Hajj : 54, Saba’ : 6)</p>
<p>Ø  Ilmu adalah penentu amal</p>
<p>Ilmu yang menuntun, menunjuki,dan membimbing seseorang kepada Allah (QS.Muhammad : 19). Ayat ini dimulai ilmu tentang tauhid lalu disusul dengan permohonan ampun yang merupakan amal. Ilmu juga merupakan timbangan/penentu dalam penerimaan atau penolakan amal. Amal yang sesuai ilmu adalah amal yang diterima, sedangkan amal yang bertentanngan dengan ilmu adalah tertolak (QS. Al-Maidah : 2). Maksud ayat ini adalah Allah hanya menerima amal hambanya yang  bertaqwa kepada-Nya. Jadi amal tersebut harus dilakukan karena mecari keridhoaan Allah dan sesuai dengan perintah Allah. Hal ini hanya dapat dicapai hanya dengan ilmu</p>
<p>Untuk berakhlak baikpun salah satunya harus dicapai dengan ilmu. Imam Ghozali berkata :”Muqodimah agama dan berakhlak dengan akhlak para nabi tercapai jika diramu dengan 3 dimensi yang tersususn rapi, yaitu ilmu, prilaku, dan amal” (ilmu mewariskan prilaku, prilaku mendorong amal).</p>
<p>Setelah manusia memilikai ilmu ada hak-hak ilmu atas pemiliknya, yaitu ;</p>
<p>Ø  Mengerti dan memahami.</p>
<p>Ø  Beramal berdasar ilmu yang dimiliki.</p>
<p>Ø  Mengajarkan ilmu dan menjelaskan ilmu kepada orang lain.</p>
<p>Ø  Wajib menjelaskan dan haram untuk menutupinya.</p>
<p>Ø  Berhenti sebatas kadar ilmu yang dimilki.</p>
<p>Artikel by:</p>
<p>ri_f4i@yahoo.com</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.inilahjalanku.com/manjadi-manusia-pembelajar/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>
