<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>code4769&#039;s site &#187; belajar</title>
	<atom:link href="http://www.inilahjalanku.com/tag/belajar/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://www.inilahjalanku.com</link>
	<description>Portal IT &#38; Islamic</description>
	<lastBuildDate>Wed, 25 Jan 2012 02:54:30 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.3.1</generator>
		<item>
		<title>XML (eXtensible   Markup   Language)</title>
		<link>http://www.inilahjalanku.com/xml-extensible-markup-language/</link>
		<comments>http://www.inilahjalanku.com/xml-extensible-markup-language/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 25 Jan 2012 02:54:30 +0000</pubDate>
		<dc:creator>code4769</dc:creator>
				<category><![CDATA[IT]]></category>
		<category><![CDATA[belajar]]></category>
		<category><![CDATA[ilmu]]></category>
		<category><![CDATA[internet]]></category>
		<category><![CDATA[pemrograman]]></category>
		<category><![CDATA[tutorial]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.inilahjalanku.com/?p=573</guid>
		<description><![CDATA[XML (eXtensible Markup Language) adalah sebuah meta-language untuk mendeskripsikan data. XML merupakan sebuah cara merepresentasikan data tanpa tergantung kepada system. Ia juga dapat digunakan sebagai extension markup languages. XML adalah berbasis text, sehingga ia dapat dengan mudah dipindahkan dari  satu sistem komputer ke sistem yang lain. Dengan XML, data direpresentasikan dalam sebuah dokumen yang terstruktur <a href='http://www.inilahjalanku.com/xml-extensible-markup-language/'>[...]</a>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>XML (eXtensible Markup Language) adalah sebuah meta-language untuk mendeskripsikan data. XML merupakan sebuah cara merepresentasikan data tanpa tergantung kepada system. Ia juga dapat digunakan sebagai extension markup languages. XML adalah berbasis text, sehingga ia dapat dengan mudah dipindahkan dari  satu sistem komputer ke sistem yang lain. Dengan XML, data direpresentasikan dalam sebuah dokumen yang terstruktur dan ia juga telah menjadi sebuah standard industri.<br />
Element<br />
Sebuah dokumen XML adalah sebuah dokumen yang mudah dibaca dan terdiri dari XML tag atau element. Sama halnya dengan HTML, XML tag didefinisikan dengan kurung siku &lt;&gt;. Sebuah dokumen XML memiliki struktur seperti entities didalam sebuah tree. Anda dapat menggunakan tag sesuai dengan yang Anda inginkan, selama semua aplikasi yang menggunakan dokumen tersebut menggunakan tag dengan nama yang sama. Tag  dapat memiliki attributes.</p>
<p>Attributes<br />
Tag dapat juga terdiri dari attribute-attribute. Didalam contoh, tag “task” memiliki attribute dengan nama “id”. Sebuah attribut diikuti dengan tanda sama dengan (=) dan diikuti dengan value atau nilainya. Pada saat mendesai sebuah struktur XML, permasalahan yang selalu muncul adalah apakah sebuah data element harus menjadi attribute dari sebuah element atau menjadi sebuah sub-element.<span id="more-573"></span></p>
<p>Tidak ada aturan yang pasti, struktur element seperti apa yang harus kita anut. Akan tetapi dalam beberapa situasi, aturan-aturan dibawah ini harus dipenuhi:<br />
• Data akan memiliki beberap sub-struktur, pada kasus dimana Anda harus menggunakan sebuah sub-element karena ia tidak boleh dimodelkan sebagai attribut.</p>
<p>• Data akan terdiri dari beberapa baris apabila attribut ingin dibuat sesederhana mungkin – sebuah string yang pendek tetapi mudah untuk dibaca dan digunakan.</p>
<p>• Data element dimungkinkan untuk muncul kembali.</p>
<p>• Data akan sering berubah.</p>
<p>XML Schema<br />
XML tag harus bersifat extensible, dimana seorang desainer system dimungkinkan untuk menuliskan sendiri XML tag-nya dalam pendeskripsian sebuah content. Anda dapat menciptakan tag-tag yang berbeda untuk setiap format dokumen yang Anda inginkan didalam aplikasi atau sistem Anda. Tag didefinisikan menggunakan XML schema language. Sebuah schema mendefinisikan struktur dari dokumen XML. Sebuah skema juga digunakan membatasi content dari sebuah dokumen XML kedalam sebuah element, attributes, dan values tertentu. Sebuah Document Type Definition schema adalah bagian dari spesifikasi XML. Kita akan memanggil schema yang ditulis dalam bahasa ini disebut sebagai DTD. DTD ini juga mendefinisikan tag atau attribute mana yang sangat diperlukan dan mana yang bersifat optional.</p>
<p>Namespace<br />
Ada beberapa kasus dimana tag atau element Anda memiliki nama yang sama. Misalnya, ada beberapa element yang mempunya nama yang sama yaitu “name”. Untuk mengatasi hal tersebut, sebuah namespace digunakan. Spesifikasi dari namespace akan digunakan oleh penulis dokumentasi untuk mengetahui schema atau DTD mana yang digunakan pada element tertentu. Namespace dapat diaplikasikan pada attribut dan juga pada elements.</p>
<p>Copas Dari ~&gt; <a href="http://antidws.com/2012/01/09/alasan-mengapa-wanita-harus-menikahi-enginer-teknik-informatika/" target="_blank">Antidws, Sahabat yang Profesional dan Terpercaya</a></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.inilahjalanku.com/xml-extensible-markup-language/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Melakukan Select Pencarian Data pada Database Access dengan Kriteria Tanggal Pada Delphi</title>
		<link>http://www.inilahjalanku.com/melakukan-select-pencarian-data-pada-database-access-dengan-kriteria-tanggal-pada-delphi/</link>
		<comments>http://www.inilahjalanku.com/melakukan-select-pencarian-data-pada-database-access-dengan-kriteria-tanggal-pada-delphi/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 30 Nov 2011 09:21:47 +0000</pubDate>
		<dc:creator>code4769</dc:creator>
				<category><![CDATA[IT]]></category>
		<category><![CDATA[belajar]]></category>
		<category><![CDATA[delphi]]></category>
		<category><![CDATA[ilmu]]></category>
		<category><![CDATA[pemrograman]]></category>
		<category><![CDATA[source code]]></category>
		<category><![CDATA[tutorial]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.inilahjalanku.com/?p=527</guid>
		<description><![CDATA[OK, update blog diakhir bulan November&#8230; sedikit Share, tentang delphi. Tentang malakukan perintah select pada table dengan kriteria tanggal. query yang biasa digunakan pada ADOQuery adalah : sql.add(&#8216;select * from table where tgl=&#8221;&#8216;+datetostr(datetimepicker1.date)+&#8217;&#8221;&#8216;); &#8220;seharusnya&#8221;, perintah diatas sudah benar dan dapat dijalankan dengan normal. Akan tetapi, muncul error tentang missmatch criteria expression. nah, sebagai solusinya, pakai <a href='http://www.inilahjalanku.com/melakukan-select-pencarian-data-pada-database-access-dengan-kriteria-tanggal-pada-delphi/'>[...]</a>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>OK, update blog diakhir bulan November&#8230; <img src='http://www.inilahjalanku.com/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /><br />
sedikit Share, tentang delphi. Tentang malakukan perintah select pada table dengan kriteria tanggal. query yang biasa digunakan pada ADOQuery adalah :</p>
<p>sql.add(&#8216;select * from table where tgl=&#8221;&#8216;+datetostr(datetimepicker1.date)+&#8217;&#8221;&#8216;);</p>
<p>&#8220;seharusnya&#8221;, perintah diatas sudah benar dan dapat dijalankan dengan normal. Akan tetapi, muncul error tentang missmatch criteria expression. nah, sebagai solusinya, pakai code berikut :</p>
<p>sql.Add(&#8216;select * from table where tgl=#&#8217;+formatdatetime(&#8216;mm/dd/yyyy&#8217;,datetimepicker1.date)+&#8217;#');</p>
<p>sekian. <img src='http://www.inilahjalanku.com/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /> </p>
<p>hehehe, maaf g bisa panjang lebar. nulisnya juga setengah2&#8230; tapi semoga membantu&#8230; <img src='http://www.inilahjalanku.com/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /> </p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.inilahjalanku.com/melakukan-select-pencarian-data-pada-database-access-dengan-kriteria-tanggal-pada-delphi/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Referensi Belajar CI dengan Video tutorial Lengkap Menarik Mudah</title>
		<link>http://www.inilahjalanku.com/referensi-belajar-ci-dengan-video-tutorial-lengkap-menarik-mudah/</link>
		<comments>http://www.inilahjalanku.com/referensi-belajar-ci-dengan-video-tutorial-lengkap-menarik-mudah/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 14 Nov 2011 19:10:16 +0000</pubDate>
		<dc:creator>code4769</dc:creator>
				<category><![CDATA[IT]]></category>
		<category><![CDATA[belajar]]></category>
		<category><![CDATA[CodeIgniter]]></category>
		<category><![CDATA[ilmu]]></category>
		<category><![CDATA[pemrograman]]></category>
		<category><![CDATA[tutorial]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.inilahjalanku.com/?p=518</guid>
		<description><![CDATA[hhhooooaaaaaammmm&#8230;&#8230; baru jam 2 dah ngantukk&#8230; haduh&#8230; tapi sebelum sejenak memejamkan mata, ada baiknya menutup aktivitas dengan sharing.. OK, akhir-akhir ini memang ada target yang harus diselesaikan dengan CI. sedangkan saya pribadi masih newbie di CI. Mencari materi gratis di internet adalah pilihan yang paling murah, mudah, dan cepat&#8230; setelah mencari-cari, saya nemu tempat yang <a href='http://www.inilahjalanku.com/referensi-belajar-ci-dengan-video-tutorial-lengkap-menarik-mudah/'>[...]</a>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>hhhooooaaaaaammmm&#8230;&#8230; baru jam 2 dah ngantukk&#8230; haduh&#8230;<br />
tapi sebelum sejenak memejamkan mata, ada baiknya menutup aktivitas dengan sharing.. <img src='http://www.inilahjalanku.com/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /> </p>
<p>OK, akhir-akhir ini memang ada target yang harus diselesaikan dengan CI. sedangkan saya pribadi masih newbie di CI. Mencari materi gratis di internet adalah pilihan yang paling murah, mudah, dan cepat&#8230; <img src='http://www.inilahjalanku.com/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /> </p>
<p>setelah mencari-cari, saya nemu tempat yang menyediakan video tutorial yang cukup lengkap. yah.. setidaknya cukuplah menjadi bekal untuk memulai pekerjaan&#8230; <img src='http://www.inilahjalanku.com/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /> </p>
<p>untuk video tutorial bahasa inggris (17 episode) : http://net.tutsplus.com/sessions/codeigniter-from-scratch/</p>
<p>untuk bahasa indonesia (27 episode) : http://www.mediatutorial.web.id/search/label/FRAMEWORK%20-%20CODEIGNITER</p>
<p>sedangkan sumber original : http://codeigniter.com</p>
<p>Forum ID Reg : http://www.codeigniter-id.com/</p>
<p>ok, semoga manfaat. selamat belajar.. <img src='http://www.inilahjalanku.com/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /> </p>
<p>btw, title nya berlebihan g sih?? <img src='http://www.inilahjalanku.com/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' />  </p>
<p>*Artikel dibuat sebagai bentuk ucapan terimakasih.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.inilahjalanku.com/referensi-belajar-ci-dengan-video-tutorial-lengkap-menarik-mudah/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Ketahui, sadari, dan aksi</title>
		<link>http://www.inilahjalanku.com/rencana-penguasaan-dunia-waspadai-ketahui/</link>
		<comments>http://www.inilahjalanku.com/rencana-penguasaan-dunia-waspadai-ketahui/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 13 Nov 2011 16:47:12 +0000</pubDate>
		<dc:creator>code4769</dc:creator>
				<category><![CDATA[Other]]></category>
		<category><![CDATA[belajar]]></category>
		<category><![CDATA[ilmu]]></category>
		<category><![CDATA[islam]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.inilahjalanku.com/?p=516</guid>
		<description><![CDATA[hhooooaaammmm&#8230;. agak ngantuk.. tapi masih ada satu pikiran yang cukup mengganggu saya akhir-akhir ini&#8230; kalau itu cuma masalah pribadi atau hal seple, saya g kan pernah tulis di blog. tapi kalau itu bisa diambil hikmahnya, atau bisa menjadi bahan perenungan, saya selalu mencoba menulisnya disini&#8230; lagipula, suka2 saya juga kan, mau nulis apa&#8230; hehhe ok, <a href='http://www.inilahjalanku.com/rencana-penguasaan-dunia-waspadai-ketahui/'>[...]</a>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>hhooooaaammmm&#8230;. agak ngantuk.. tapi masih ada satu pikiran yang cukup mengganggu saya akhir-akhir ini&#8230; kalau itu cuma masalah pribadi atau hal seple, saya g kan pernah tulis di blog. tapi kalau itu bisa diambil hikmahnya, atau bisa menjadi bahan perenungan, saya selalu mencoba menulisnya disini&#8230; lagipula, suka2 saya juga kan, mau nulis apa&#8230; hehhe</p>
<p>ok, berawal dari mana saya lupa.. tapi tiba-tiba saya sampai pada sebuah situs : http://mureo.com/news/ ketika baca-baca disitu, rasa dalam hati ini sudah tidak karuan&#8230; ada asam, manis, pahit, bahkan sepet&#8230; </p>
<p>penuh dengan rasa menyesal, sedih, putus asa, murung, minder, dsb.. bagaimana tidak?????</p>
<p>disitu ditulis(terlepas dari kebenaran berita) tentang rencana2 besar mereka&#8230; para &#8220;pemuja setan&#8221; yang berusaha menguasai dunia..</p>
<p>hey bro.. liatlah!!! sadarlah!!!<br />
ketika kita sibuk dengan urusan sepele kita, mereka sudah sibuk membicarakan rencana penguasaan dunia. pembuatan &#8220;kerajaan&#8221; mereka. mereka sibuk merancang strategi untuk menguasai dunia. sedangkan kita???? masiiihhh saja berkutat pada perpecahan internal, masih ja berkutat pada &#8220;yang penting perbaiki diri dulu&#8221;, masih saja menyianyiakan waktu&#8230;</p>
<p>ketika mereka sudah sampai teknologi satelit, penguasaan informasi global, kita masih saja berada di pembuatan elearning, pembuatan ecommerce, teknologi sederhana&#8230;</p>
<p>ketika mereka punya teknologi senjata pemusnah, malah disini punya petasan ja bangga&#8230; waduh&#8230; gimana bisa imbang??? jelas kalah ni&#8230; sungguh, bila benar-benar bukan kehendak Allah, maka tidak ada yang bisa menghentikan mereka untuk menguasai kita&#8230;</p>
<p>lhah&#8230; malah nglantur g jelas gini ngomongnya&#8230;</p>
<p>ok, intinya tulisan ini, coba buka : http://mureo.com/news/ silakan baca-baca, n bagus juga klo cari referensi lain. kemudian bandingkan dengan kondisi umat islam sekarang. lalu renungilah. seimbangkan angan-angan mu, suaramu, bualan mu, dengan aksi mu. sadarlah terhadap apa yang sedang terjadi didunia&#8230;  </p>
<p>Oh Allah&#8230; memang jika tanpa bantuanmu, kami benar-benar menjadi manusia yang lemah dan pasti kalah&#8230;<br />
oh Allah&#8230; tolonglah kami yang masih dalam kegelapan ini<br />
oh Allah&#8230; sadarkanlah kami yang tidak peduli<br />
oh Allah&#8230; berikanlah kami kesabaran dan kekuatan dalam menghadapinya&#8230;</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.inilahjalanku.com/rencana-penguasaan-dunia-waspadai-ketahui/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Integrasi Islam dan budaya lokal : Yasinan</title>
		<link>http://www.inilahjalanku.com/integrasi-islam-dan-budaya-lokal-yasinan/</link>
		<comments>http://www.inilahjalanku.com/integrasi-islam-dan-budaya-lokal-yasinan/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 03 Nov 2011 18:33:42 +0000</pubDate>
		<dc:creator>code4769</dc:creator>
				<category><![CDATA[Dongeng]]></category>
		<category><![CDATA[Islami]]></category>
		<category><![CDATA[ada aja]]></category>
		<category><![CDATA[adab]]></category>
		<category><![CDATA[akhirat]]></category>
		<category><![CDATA[akhlak]]></category>
		<category><![CDATA[belajar]]></category>
		<category><![CDATA[ilmu]]></category>
		<category><![CDATA[islam]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.inilahjalanku.com/?p=513</guid>
		<description><![CDATA[uummmmm, sedikit share lagi. ini tugas kuliah saya pada matakuliah islam dan budaya lokal beberapa tahun yang lalu.. nemu di arsip, iseng-iseng saya share disini. ok, semoga manfaat&#8230; ======================================================== Yasinan merupakan salah satu contoh hasil dari pencampuran antara budaya lokal dengan nilai-nilai keislaman. Masyarakat jawa percaya bahwa dengan di adakannya ritual yasinan, para keluarga bisa <a href='http://www.inilahjalanku.com/integrasi-islam-dan-budaya-lokal-yasinan/'>[...]</a>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>uummmmm, sedikit share lagi. ini tugas kuliah saya pada matakuliah islam dan budaya lokal beberapa tahun yang lalu.. <img src='http://www.inilahjalanku.com/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' />  nemu di arsip, iseng-iseng saya share disini. ok, semoga manfaat&#8230;</p>
<p>========================================================</p>
<p>Yasinan merupakan salah satu contoh hasil dari pencampuran antara budaya lokal dengan nilai-nilai keislaman. Masyarakat jawa percaya bahwa dengan di adakannya ritual yasinan, para keluarga bisa mengirimkan pahala kepada kerabat yang sudah meninggal, sehingga memudahkan sang kerabat untuk masuk surga.</p>
<p>Penyelenggaraan yasinan di tentukan berdasarkan hitungan hari setelah meninggalnya seseorang, yaitu: tiga hari, tujuh hari, empat puluh hari, seratus hari, pendak 1, pendak 2, sampai seribu hari setelah seseorang meninggal.</p>
<p>Dalam yasinan biasanya dibacakan surat yasiin, An Naas, Al Falaq, Al Ikhlash, al baqarah 1-5, Ayat Kursy, serta tiga ayat terakhir dalam surat al baqarah. Kemudian di bacakan juga tahlil, istighfar, dan ditutup doa.</p>
<p>Yasinan biasa di adakan setelah waktu sholat isya’, yang dihadiri oleh para tetangga almarhum. Dalam acara ini para tetangga duduk berkeliling sambil membaca doa-doa islami yang telah disebutkan di atas. Pembacaan doa ini biasanya memakan waktu sekitar 30 menit.<br />
<span id="more-513"></span><br />
Menurut sejarah, lahirnya tradisi Yaasin dan Tahlil berangkat dari akulturasi budaya Islam dengan Jawa yang bernuansa Hindu-Budha. Islam ketika masuk ke tanah Jawa, pada masa awal penyebarannya dilakukan melalui dakwah kultural. Hal ini dimotori oleh Sunan Kalijaga yang juga seorang budayawan.</p>
<p>Pada saat itu, kebiasaan lek-lekan (kumpul malam hari) sepeninggalnya seseorang dulunya diisi dengan kegiatan-kegiatan yang kurang Islami, antara lain: main kartu, minum-minuman, pemberian sesajen, dan sebagainya. Kemudian sedikit demi sedikit tradisi lek-lekan itu dikawinkan dengan nilai-nilai Islam melalui ritual Yaasin dan Tahlil. Akhirnya, mitong dino, matang puluh dino, mendhak sepisan dan seterusnya sampai saat ini dapat kita saksikan dalam ritual Yaasin dan Tahlil. Dan dakwah semacam itu cukup efektif yang menjadikan Islam berkembang pesat di tanah jawa secara kwantitatif.</p>
<p>Jadi pada kasus ini, pencampuran yang terjadi adalah pemakaian doa-doa yang islami untuk mengisi suatu acara tradisi yang sudah dikenal oleh rakyat jawa semenjak islam belum datang.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.inilahjalanku.com/integrasi-islam-dan-budaya-lokal-yasinan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Pengenalan Framework CodeIgniter</title>
		<link>http://www.inilahjalanku.com/pengenalan-framework-codeigniter/</link>
		<comments>http://www.inilahjalanku.com/pengenalan-framework-codeigniter/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 01 Nov 2011 19:23:16 +0000</pubDate>
		<dc:creator>code4769</dc:creator>
				<category><![CDATA[IT]]></category>
		<category><![CDATA[belajar]]></category>
		<category><![CDATA[CodeIgniter]]></category>
		<category><![CDATA[ilmu]]></category>
		<category><![CDATA[pemrograman]]></category>
		<category><![CDATA[tutorial]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.inilahjalanku.com/?p=509</guid>
		<description><![CDATA[wah, harusnya sebelum saya post mengenai cara mengisi nilai item dropdown dari database dalam ci,  saya post terlebih dahulu tema ini. tapi ga masalah, terlambat lebih baik daripada tidak. ok, uummmm&#8230;.. jadi males ngetik gini aja, untuk mengetahui apa itu CI, silakan kunjungi web resminya http://codeigniter.com/ heheh&#8230; dengan bekal pengetahuan bahasa inggris dan sedikit paham php, <a href='http://www.inilahjalanku.com/pengenalan-framework-codeigniter/'>[...]</a>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>wah, harusnya sebelum saya post mengenai <a href="http://www.inilahjalanku.com/mengisi-nilai-item-dropdown-dari-database-dalam-ci/" target="_blank">cara mengisi nilai item dropdown dari database dalam ci</a>,  saya post terlebih dahulu tema ini. tapi ga masalah, terlambat lebih baik daripada tidak. <img src='http://www.inilahjalanku.com/wp-includes/images/smilies/icon_razz.gif' alt=':-P' class='wp-smiley' /> </p>
<p>ok, uummmm&#8230;.. jadi males ngetik <img src='http://www.inilahjalanku.com/wp-includes/images/smilies/icon_razz.gif' alt=':-P' class='wp-smiley' /><br />
gini aja, untuk mengetahui apa itu CI, silakan kunjungi web resminya http://codeigniter.com/ heheh&#8230; dengan bekal pengetahuan bahasa inggris dan sedikit paham php, anda akan lebih mudah untuk berkenalan dengan CI melalui situs resminya. terutama jangan lewatkan &#8220;user guide&#8221; nya.<br />
untuk komunitas, bisa anda kunjungi di http://www.codeigniter-id.com/</p>
<p>demikian, selamat belajar&#8230; <img src='http://www.inilahjalanku.com/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /> </p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.inilahjalanku.com/pengenalan-framework-codeigniter/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Mengisi nilai item dropdown dari database dalam CI</title>
		<link>http://www.inilahjalanku.com/mengisi-nilai-item-dropdown-dari-database-dalam-ci/</link>
		<comments>http://www.inilahjalanku.com/mengisi-nilai-item-dropdown-dari-database-dalam-ci/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 01 Nov 2011 19:04:03 +0000</pubDate>
		<dc:creator>code4769</dc:creator>
				<category><![CDATA[IT]]></category>
		<category><![CDATA[belajar]]></category>
		<category><![CDATA[CI]]></category>
		<category><![CDATA[CodeIgniter]]></category>
		<category><![CDATA[ilmu]]></category>
		<category><![CDATA[php]]></category>
		<category><![CDATA[source code]]></category>
		<category><![CDATA[tutorial]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.inilahjalanku.com/?p=502</guid>
		<description><![CDATA[OK, share di dinihari&#8230; kali ini saya g akan bicara tentang database terdistribusi, delphi, ataupun mysql. Saya akan menyampaikan tentang sesuatu yang belum pernah saya bahas disini. pemrograman web dengan framework Codeigniter. sebagai permulaan, saya akan menyampaikan tentang pengisian item dropdown dari database. anggaplah anda punya dropdown statuspublish dari table statuspublishes yang punya field id <a href='http://www.inilahjalanku.com/mengisi-nilai-item-dropdown-dari-database-dalam-ci/'>[...]</a>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>OK, share di dinihari&#8230; <img src='http://www.inilahjalanku.com/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /> </p>
<p>kali ini saya g akan bicara tentang database terdistribusi, delphi, ataupun mysql. Saya akan menyampaikan tentang sesuatu yang belum pernah saya bahas disini. pemrograman web dengan framework Codeigniter. <img src='http://www.inilahjalanku.com/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /> </p>
<p>sebagai permulaan, saya akan menyampaikan tentang pengisian item dropdown dari database. </p>
<p>anggaplah anda punya dropdown statuspublish dari table statuspublishes yang punya field id dan nama.<br />
di model_statuspublish anda tambahkan:<br />
<code><br />
function get_all_for_options() {<br />
        $result = $this->db->get("statuspublishes");<br />
        $options = array();<br />
        foreach($result->result_array() as $row) {<br />
            $options[$row["id"]] = $row["nama"];<br />
        }<br />
        return $options;<br />
    }<br />
</code></p>
<p>di controller panggil fungsi model ini, semisal<br />
<span id="more-502"></span><br />
<code><br />
$data["statuspublish_options"] = $this->model_statuspublish->get_all_for_options();<br />
</code></p>
<p>diviewnya gunakan (jangan lupa, load form helper) :</p>
<p><code><br />
echo form_dropdown("statuspublish_id", $statuspublish_options);<br />
</code></p>
<p>jika ingin menambahkan nilai default selected, tambahkan sebagai parameter ke 3, sehingga menjadi seperti berikut:</p>
<p><code><br />
echo form_dropdown("statuspublish_id", $statuspublish_options,1);<br />
</code></p>
<p>sehingga hasil output HTML akan seperti berikut:<br />
<code><br />
< select name="statuspublish_id"><br />
< option value="1" selected="selected">Publish< /option><br />
< option value="2">Draft< /option><br />
< /select><br />
</code></p>
<p>demikian, semoga manfaat&#8230; <img src='http://www.inilahjalanku.com/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /><br />
oya, tolong jangan cuma copas, diketik ulang, sekalian di cek kalau ada tag yang g ketulis.. <img src='http://www.inilahjalanku.com/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /> </p>
<p>referensi: http://www.codeigniter-id.com/node/927#comment-7706</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.inilahjalanku.com/mengisi-nilai-item-dropdown-dari-database-dalam-ci/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Kenapa database harus dinormalisasi (Why Is Normalization a Must for Any Database Application in Business)</title>
		<link>http://www.inilahjalanku.com/kenapa-database-harus-dinormalisasi-why-is-normalization-a-must-for-any-database-application-in-business/</link>
		<comments>http://www.inilahjalanku.com/kenapa-database-harus-dinormalisasi-why-is-normalization-a-must-for-any-database-application-in-business/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 30 Oct 2011 15:54:27 +0000</pubDate>
		<dc:creator>code4769</dc:creator>
				<category><![CDATA[IT]]></category>
		<category><![CDATA[basis data]]></category>
		<category><![CDATA[belajar]]></category>
		<category><![CDATA[ilmu]]></category>
		<category><![CDATA[pemrograman]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.inilahjalanku.com/?p=496</guid>
		<description><![CDATA[sharing lagi&#8230; :p kali ini tentang pentingnya normalisasi database. tapi maaf, kali ini tetep dibiarkan seperti sumbernya aja. daripada di translate dengan bahasa yang kacau&#8230; ===================================================================================== Normalization calls for application of specific rules and design of your databases, wherein only relevant data is stored in tables. When the term database normalization is used, it means that <a href='http://www.inilahjalanku.com/kenapa-database-harus-dinormalisasi-why-is-normalization-a-must-for-any-database-application-in-business/'>[...]</a>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>sharing lagi&#8230; :p kali ini tentang pentingnya normalisasi database. <img src='http://www.inilahjalanku.com/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /> </p>
<p>tapi maaf, kali ini tetep dibiarkan seperti sumbernya aja. daripada di translate dengan bahasa yang kacau&#8230; <img src='http://www.inilahjalanku.com/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /> </p>
<p>=====================================================================================</p>
<pre>Normalization calls for application of specific rules and design of your databases, wherein only relevant data is stored in tables. When the term database normalization is used, it means that data in a database has been processed and organized in an efficient manner. Normalization creates a relationship base between different tables, aimed at doing away with inconsistent dependencies and redundant occurrences of data.

Benefits
Normalization creates a flexible database that will facilitate quick creation, searching and sorting of indexes. Tables will have more rows per page, but fewer columns and information in each row are directly related to a primary key. The indexes are more clustered and, therefore, are less rigid in facilitating query tuning and quick modification of data due to fewer numbers of indexes in each table. If your tables have only relevant data, then no redundancy exists, and execution of database triggers is fast.

Redundancy
Redundancy in databases occurs when you store the same data repeatedly in your database. For example, in an address table, you may note zip codes repeating for several addresses. This repetition of zip codes indicates that you should create a table specifically to store zip codes, and the data directly related to zip codes. The primary aim of normalization is to facilitate quick searching and indexing of data in the various tables within your database. Duplicated and inconsistent data slows the querying and indexing processes and may cause inaccurate reporting of your information.

Inconsistent Dependency
Inconsistent dependency occurs when you store data related to a piece of data in a table, but not necessarily related to the primary key for that table. For optimum performance of any database, you must normalize the database by organizing the data in a systematic manner, storing only data that is directly related to the primary key in a given table. For example, a zip code table would have each zip code listed once in each row, and the matching area in the same row, though in a different column.

Normal Forms
Databases are normalized based on certain design rules; thus, a database is said to be normalized if the first normal form is satisfied. The first normal form establishes the fundamental rules for database organization, and at this level, you remove repetitive data and place that data in individual tables with each row classified by a primary key. The second normal form eliminates subsets of data, or redundant data applicable to multiple rows in the same table, and houses them in different tables. With the help of a foreign key, the second normal form links the new tables with the previous ones. The third normal form removes redundant, dependent columns not related to the primary key. Although fourth and fifth normal forms exist, they are not often used in database designs.</pre>
<p>sumber : <a href="http://www.ehow.com/info_8120428_normalization-must-database-application-business.html">http://www.ehow.com/info_8120428_normalization-must-database-application-business.html</a><br />
untuk info terkait lainnya bisa kunjungi :</p>
<p><a href="http://www.sqlmag.com/article/performance/sql-by-design-why-you-need-database-normalization">http://www.sqlmag.com/article/performance/sql-by-design-why-you-need-database-normalization</a></p>
<p><a href="http://databases.about.com/od/specificproducts/a/normalization.htm">http://databases.about.com/od/specificproducts/a/normalization.htm</a></p>
<p><a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Database_normalization">http://en.wikipedia.org/wiki/Database_normalization</a></p>
<p><a href="http://www.databasedev.co.uk/database_normalization_process.html">http://www.databasedev.co.uk/database_normalization_process.html</a></p>
<p>&nbsp;</p>
<p>selamat belajar&#8230; <img src='http://www.inilahjalanku.com/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /> </p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.inilahjalanku.com/kenapa-database-harus-dinormalisasi-why-is-normalization-a-must-for-any-database-application-in-business/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Database mirroring</title>
		<link>http://www.inilahjalanku.com/database-mirroring/</link>
		<comments>http://www.inilahjalanku.com/database-mirroring/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 26 Oct 2011 08:21:59 +0000</pubDate>
		<dc:creator>code4769</dc:creator>
				<category><![CDATA[IT]]></category>
		<category><![CDATA[basis data]]></category>
		<category><![CDATA[belajar]]></category>
		<category><![CDATA[ilmu]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.inilahjalanku.com/?p=488</guid>
		<description><![CDATA[Share lagi&#8230;. n masih berkutat pada Basis data terdistribusi dengan bahasa yang acak-acakan&#8230; :p kali ini tentang database mirroring.  ok, moga manfaat. ================================================ Database mirroring adalah proses &#8220;penduplikatan&#8221; database ke tempat lain, dimana bertujuan untuk mencegah terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan pada database kita, misalnya mesin database crash, dan lain sebagainya. Kita bisa saja mempergunakan <a href='http://www.inilahjalanku.com/database-mirroring/'>[...]</a>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Share lagi&#8230;. n masih berkutat pada Basis data terdistribusi dengan bahasa yang acak-acakan&#8230; :p</p>
<p>kali ini tentang database mirroring.  ok, moga manfaat. <img src='http://www.inilahjalanku.com/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /> </p>
<p>================================================</p>
<p>Database mirroring adalah proses &#8220;penduplikatan&#8221; database ke tempat lain, dimana bertujuan untuk mencegah terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan pada database kita, misalnya mesin database crash, dan lain sebagainya. Kita bisa saja mempergunakan backup dari database kita apabila terjadi sesuatu dengan database kita, tetapi tentunya untuk proses recovery akan butuh waktu dan juga data yang ada tidak akan bisa pada state terakhir.</p>
<p>Database mirroring ini juga mendukung fasilitas untuk failover, dimana apabila terjadi sesuatu dengan database primary (principal server) kita masih punya cadangan di database sekunder (mirror server). Principal dan mirror server berkomunikasi sebagai partner dalam mirroring ini, dan masing-masing mempunyai role sebagai principal role dan mirror role, tetapi bisa saja pada suatu saat role ini berpindah, yang tadinya mempunyai role sebagai principal bisa saja menjadi mirror dan sebaliknya.</p>
<p>Mirroring bisa berjalan dengan cara synchronous ataupun asynchronous, kedua cara ini masing-masing ada keuntungan dan kerugiannya. Model synchronous akan lebih bagus dari sisi konsistensi data, karena ketika terjadi transaksi, akan disimpan kedalam 2 partner, tetapi ini akan menyebabkan peningkatan dalam hal cost latency untuk transaksi. Sedangkan model asynchronous transaksi akan commit tanpa menunggu server mirror selesai melakukan penulisan data ke database mirror.</p>
<p>Untuk modelnya operasinya sendiri mirroring di bedakan menjadi 2 jenis, yaitu high-safety mode dan high-performance mode. High-safety mode jalan dalam model synchronous sedangkan high-performance mode jalan dalam model asynchronous. <span id="more-488"></span></p>
<p><span class="Apple-style-span" style="color: #000000; -webkit-text-decorations-in-effect: none;">Dalam mirroring kita bisa juga membuat suatu konfigurasi dengan membuat automatic failover, tetapi konfigurasi ini membutuhkan satu server instance lagi yang disebut dengan witness server. </span></p>
<p>Witness server akan selalu memonitor kedua server tersebut, principal server dan mirror server, apabila terjadi sesuatu pada principal server, maka otomatis principal server ini akan di pindahkan ke mirror server, dan mirror server akan berubah rolenya menjadi principal</p>
<p>Mirroring database mempertahankan dua salinan dari sebuah database tunggal yang harus berada pada kasus server yang berbeda dari SQL Server Database Engine. Biasanya, kasus server berada pada komputer di lokasi yang berbeda. Satu contoh server database berfungsi untuk klien <em>(server utama).</em> Contoh lain bertindak sebagai server mirror<em>,</em> tergantung pada konfigurasi dan keadaan dari sesi mirroring. Ketika sesi mirroring database disinkronkan, mirroring database menyediakan server siaga yang mendukung failover yang cepat tanpa kehilangan data dari transaksi yang dilakukan. Ketika sesi tidak disinkronkan, server mirror biasanya tersedia sebagai server siaga.</p>
<p>Mirroring database adalah strategi sederhana yang menawarkan keuntungan sebagai berikut:</p>
<ul>
<li>Meningkatkan perlindungan data.</li>
</ul>
<p>Mirroring database menyediakan redundansi lengkap atau hampir lengkap dari data, tergantung pada apakah modus operasi tinggi-keamanan atau performa tinggi.</p>
<ul>
<li>Meningkatkan ketersediaan database.</li>
</ul>
<p>Dalam hal terjadi bencana, dalam mode tinggi-keamanan dengan failover otomatis, failover cepat membawa salinan siaga dari database online (tanpa kehilangan data).Dalam modus operasi lain, database administrator memiliki alternatif layanan memaksa (dengan kehilangan data mungkin) untuk salinan database siaga.</p>
<ul>
<li>Meningkatkan ketersediaan database produksi selama upgrade.</li>
</ul>
<p>Untuk meminimalkan downtime untuk database mirror.</p>
<p><strong>Bagaimana Database Mirroring Bekerja</strong><strong></strong></p>
<p>Server utama dan mirror berkomunikasi dan bekerja sama sebagai <em>mitra</em> dalam <em>sesi mirroring database.</em> Dua database melakukan peran pelengkap dalam sesi: <em>peran utama</em> dan <em>peran mirror.</em> Pada waktu tertentu, satu database melakukan peran utama, dan yang lainnya melakukan peran mirror.</p>
<p>Mirroring database melibatkan <em>mengulangi</em> setiap insert, update, dan menghapus operasi yang terjadi pada database utama ke database mirror secepat mungkin. Pengulangan dilakukan dengan mengirimkan aliran catatan log transaksi aktif ke server mirror, yang berlaku catatan log ke database mirror, dalam urutan secepat mungkin. Tidak seperti replikasi, yang bekerja di tingkat logis, mirroring database bekerja di tingkat catatan log fisik.</p>
<h3>Memilih mode database mirroring</h3>
<p>Tiga mode operasional yang disediakan untuk mirroring:</p>
<ul>
<li>synchronous</li>
<li>asynchronous</li>
<li>asyncfullpage</li>
</ul>
<p>Modus sinkron adalah default. Mode ini mengontrol kapan dan bagaimana transaksi dicatat pada server mirror, dan Anda mengatur mereka dengan pilihan server-xp.</p>
<p>Bila memilih modus sinkronisasi untuk sistem mirroring database Anda, Anda harus menentukan apakah pemulihan kecepatan atau keadaan data yang lebih penting ketika terjadi failover.</p>
<p>Anda dapat memeriksa modus mirroring database dengan query nilai dari properti database MirrorMode:</p>
<ul>
<li>Synchronous mode<strong></strong></li>
</ul>
<p>Pada mode sinkron, transaksi berkomitmen dijamin akan direkam pada server mirror. Jika kegagalan terjadi pada server utama, tidak ada transaksi berkomitmen hilang ketika server mirror mengambil alih. Dalam mode ini, server utama mengirimkan halaman transaksi log untuk mirror ketika transaksi berkomitmen. Server mirror transmisi mengakui bahwa ketika telah menulis halaman-halaman untuk menyalin nya dari log transaksi. Server utama tidak membalas aplikasi sampai menerima pengakuan ini.</p>
<p>Menggunakan mode sinkron menyediakan keamanan transaksi karena server operasional dalam keadaan disinkronisasi, dan perubahan dikirim ke mirror harus diakui sebelum utama dapat dilanjutkan.</p>
<ul>
<li>Asynchronous mode<strong> </strong></li>
</ul>
<p>Dalam modus asynchronous, transaksi yang dilakukan tidak dijamin akan direkam pada server mirror. Dalam mode ini, server utama mengirimkan halaman transaksi log untuk mirror ketika transaksi di commit. Ia tidak menunggu pengakuan dari mirror sebelum menjawab ke aplikasi yang COMMIT telah selesai. Jika kegagalan terjadi pada server utama, ada kemungkinan bahwa beberapa transaksi yang dilakukan mungkin akan hilang ketika server mirror mengambil alih.</p>
<ul>
<li>Asyncfullpage mode<strong> </strong></li>
</ul>
<p>Dalam Asyncfullpage mode, halaman tidak dikirim pada COMMIT, melainkan, mereka dikirim saat halaman penuh. Hal ini akan mengurangi jumlah lalu lintas antara dua server database dan meningkatkan kinerja dari server primer. Jika halaman log saat ini belum dikirim ke mirror untuk jumlah detik yang ditentukan oleh parameter pagetimeout, itu dikirim meskipun belum penuh. Para pagetimeout default adalah 5 detik. Menggunakan mode ini memberikan batas pada berapa lama transaksi berkomitmen terkena hilang jika server primer turun dan server mirror mengambil kepemilikan dari database. Asyncfullpage mode menyiratkan operasi asynchronous, sehingga server primer tidak menunggu pengakuan dari mirror.</p>
<div>
<p>Asynchronous dan Asyncfullpage mode lebih cepat daripada mode sinkron, tetapi kurang dapat diandalkan karena alasan di atas. Dalam modus asynchronous atau asyncfullpage, failover dari server utama ke server mirror tidak otomatis karena server mirror mungkin tidak memiliki semua transaksi dilakukan yang diterapkan pada server primer. Untuk alasan ini, ketika menggunakan salah satu mode asynchronous, server mirror, secara default, tidak dapat mengambil kepemilikan dari database ketika utama gagal. Jika failover otomatis diinginkan dalam situasi ini (meskipun kemungkinan transaksi hilang), mengatur pilihan autofailover untuk ya menggunakan pilihan server-xp.Jika tidak, ketika server gagal adalah restart, mendeteksi apakah transaksi hilang. Jika transaksi yang hilang, menulis pesan ke log server database pesan dan menutup database. Database saat ini dan log transaksi kemudian harus diganti menggunakan cadangan sebelum mirroring dapat melanjutkan.</p>
<p>======================================================</p>
</div>
<p>Referensi :</p>
<p><a href="http://msdn.microsoft.com/en-us/library/ms189852.aspx">http://msdn.microsoft.com/en-us/library/ms189852.aspx</a></p>
<p><a href="http://www.extremeexperts.com/sql/articles/DBMirroring1.aspx">http://www.extremeexperts.com/sql/articles/DBMirroring1.aspx</a></p>
<p><a href="http://netindonesia.net/blogs/dkusdeni/archive/2010/02/17/mirroring-dengan-sql-server-2008-bagian-1.aspx">http://netindonesia.net/blogs/dkusdeni/archive/2010/02/17/mirroring-dengan-sql-server-2008-bagian-1.aspx</a></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.inilahjalanku.com/database-mirroring/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>KELEBIHAN DATABASE TERDISTRIBUSI</title>
		<link>http://www.inilahjalanku.com/kelebihan-database-terdistribusi/</link>
		<comments>http://www.inilahjalanku.com/kelebihan-database-terdistribusi/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 26 Oct 2011 08:12:14 +0000</pubDate>
		<dc:creator>code4769</dc:creator>
				<category><![CDATA[IT]]></category>
		<category><![CDATA[basis data]]></category>
		<category><![CDATA[belajar]]></category>
		<category><![CDATA[ilmu]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.inilahjalanku.com/?p=485</guid>
		<description><![CDATA[Just Share, tapi sebelumnya maaf kalau bahasanya masih acak-acakan. maklum, versi terjemahan si google. Semoga manfaat. ==================================================== Database terdistribusi adalah suatu database yang adalah disebarkan ke beberapa komputer yang secara geografis melalui jaringan komunikasi. Sebuah sistem basis data terdistribusi terdiri dari kumpulan site-site, masing-masing siteini dapat berpartisipasi dalam pemrosesan transaksi mengakses data pada satu site atau beberapa site. Sebuah sistem <a href='http://www.inilahjalanku.com/kelebihan-database-terdistribusi/'>[...]</a>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Just Share, tapi sebelumnya maaf kalau bahasanya masih acak-acakan. maklum, versi terjemahan si google. <img src='http://www.inilahjalanku.com/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /> </p>
<p>Semoga manfaat. <img src='http://www.inilahjalanku.com/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /> </p>
<p>====================================================</p>
<p>Database terdistribusi adalah suatu database yang adalah disebarkan ke beberapa komputer yang secara geografis melalui jaringan komunikasi. Sebuah sistem basis data terdistribusi terdiri dari kumpulan site-site, masing-masing siteini dapat berpartisipasi dalam pemrosesan transaksi mengakses data pada satu site atau beberapa site. Sebuah sistem basis data terdistribusi terdiri dari sekumpulan lokasi yang dihubungkan bersama-sama melalui beberapa jenis jaringan komunikasi dimana setiap lokasi adalah lengkap dengan sistem basis data sendiri di dalamnya, tetapi semua lokasi telah sepakat untuk bekerja sama sehingga pemakai pada suatu lokasi dapat mengakses data di manapun dalam jaringan tersebut persis seperti jika data disimpan dalam lokasi pemakai itu sendiri.</p>
<p>Karakteristik Database terdistribusi, yaitu :</p>
<p>• Kumpulan data yang digunakan bersama secara logik tersebar pada sejumlah komputer yang berbeda</p>
<p>• Komputer yang dihubungkan menggunakan jaringan komunikasi</p>
<p>• Data pada masing-masing situs dapat menangani aplikasi-aplikasi lokal secara otonom</p>
<p>• Data pada masing situs dibawah kendali satu DBMS</p>
<p>• Masing-masing DBMS berpartisipasi dalam sedikitnya satu aplikasi global</p>
<p>Pemanfaatan basis data terdistribusi dapat memberikan manfaat bagi sistem yang mengimplementasikannya. Hal ini disebabkan oleh kelebihan-kelebihan yang dimilikinya, antara lain<span id="more-485"></span></p>
<ul>
<li>Kinerja yang lebih baik karena data ditempatkan di tempat yang sesuai dengan kebutuhan dan komputer-komputer dalam sistem dapat bekerja secara paralel, sehingga pembebanan pada komputer (server) menjadi seimbang.</li>
<li>Alasan ekonomis, yaitu bahwa merancang sistem yang terdiri atas jaringan komputer-komputer kecil (sederhana) dibandingkan dengan mengimplementasikan komputer tunggal yang canggih.</li>
<li>Alasan modularitas, yaitu bahwa sistem-sistem yang bekerja dalam basis data terdistribusi dapat dimodifikasi, ditambah, atau dikurangi tanpa memengaruhi modul lain (sistem lain dalam basis data terdistribusi). Dengan pembagian lokasi data, jika terjadi masalah atau musibah pada sistem, tidak semua data terancam, melainkan hanya data pada tempat-tempat tertentu.</li>
<li>Alasan organisasi dan otonomi pada sistem-sistem yang berpartisipasi, misalnya pada suatu kantor perusahaan, terdapat beberapa departemen. Dengan basis data terdistribusi, data-data perusahaan dapat disebar ke tiap-tiap departemen yang bertanggung jawab atasnya.</li>
<li>Kepercayaan: Karena ada replikasi data di lebih dari satu tempat, maka kemungkinan crashnya satu node/site, atau hilangnya aksessibilitas karena kegagalan link komunikasi, tidak membuat data untuk tidak dapat diakses.</li>
<li>Ekspansinya Mudah: Dapat disesuaikan dengan mudah seiring dengan berkembangnya ukuran database. Paling sekitar penambahan pengolahan dan kemampuan penyimpanan di jaringan. Jelas, bahwa kemampuannya tidak akan bertambah secara linier, tapi paling tidak improvisasi dapat dimungkinkan.</li>
<li>Shareability: Untuk merespon trend organisasi ke arah distributed fashion.</li>
</ul>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.inilahjalanku.com/kelebihan-database-terdistribusi/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>

