<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>code4769&#039;s site &#187; ilmu</title>
	<atom:link href="http://www.inilahjalanku.com/tag/ilmu/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://www.inilahjalanku.com</link>
	<description>Portal IT &#38; Islamic</description>
	<lastBuildDate>Wed, 25 Aug 2010 03:22:20 +0000</lastBuildDate>
	<meta name="generator" content="captbbx@yahoo.com" />	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
			<item>
		<title>universitas kehidupan</title>
		<link>http://www.inilahjalanku.com/universitas-kehidupan/</link>
		<comments>http://www.inilahjalanku.com/universitas-kehidupan/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 08 Aug 2010 03:31:21 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Dongeng]]></category>
		<category><![CDATA[Islami]]></category>
		<category><![CDATA[akhirat]]></category>
		<category><![CDATA[filsafat]]></category>
		<category><![CDATA[ilmu]]></category>
		<category><![CDATA[islam]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.inilahjalanku.com/?p=314</guid>
		<description><![CDATA[Ketika dunia memberi 1000 alasan untuk membuat Kamu menangis …
Tunjukkanlah bahwa Kamu punya 1001 alasan untuk tersenyum.
Ketika dunia memberi 1000 alasan untuk membuat Kamu mengeluh …
Tunjukkanlah bahwa Kamu punya 1001 alasan untuk bersyukur.
Ketika dunia memberi 1000 alasan untuk membuat Kamu menyerah …
Tunjukkanlah 1001 janji Allah bahwa Kamu akan Berjaya, sebab

Ketika kerjamu tidak dihargai,
Maka saat itu [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Ketika dunia memberi 1000 alasan untuk membuat Kamu menangis …<br />
Tunjukkanlah bahwa Kamu punya 1001 alasan untuk tersenyum.</p>
<p>Ketika dunia memberi 1000 alasan untuk membuat Kamu mengeluh …<br />
Tunjukkanlah bahwa Kamu punya 1001 alasan untuk bersyukur.</p>
<p>Ketika dunia memberi 1000 alasan untuk membuat Kamu menyerah …<br />
Tunjukkanlah 1001 janji Allah bahwa Kamu akan Berjaya, sebab<br />
<span id="more-314"></span><br />
Ketika kerjamu tidak dihargai,<br />
Maka saat itu Kamu sedang belajar tentang KETULUSAN.</p>
<p>Ketika usahamu dinilai tidak penting,<br />
Maka saat itu Kamu sedang belajar KEIKHLASAN.</p>
<p>Ketika hatimu terluka sangat dalam,<br />
Maka saat itu Kamu sedang belajar tentang MEMAAFKAN.</p>
<p>Ketika Kamu harus lelah &#038; kecewa,<br />
Maka saat itu Kamu sedang belajar tentang KESUNGGUHAN.</p>
<p>Ketika Kamu merasa sepi &#038; sendiri,<br />
Maka saat itu Kamu sedang belajar KETANGGUHAN.</p>
<p>Ketika Kamu harus membayar biaya yang sebenarnya tidak perlu Kamu tanggung,<br />
Maka saat itu Kamu sedang belajar tentang KEMURAHHATIAN</p>
<p>Dunia ini terlalu hina untuk membuat Kamu menangis<br />
… Terlalu murah untuk membuat Kamu bersedih,</p>
<p>… Terlalu lemah untuk membuat Kamu putus asa</p>
<p>Tersenyumlah …<br />
Karena Kamu mendapat kesempatan &#038; sedang menimba ilmu diuniversitas kehidupan.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.inilahjalanku.com/universitas-kehidupan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>ARTI KESIBUKAN</title>
		<link>http://www.inilahjalanku.com/arti-kesibukan/</link>
		<comments>http://www.inilahjalanku.com/arti-kesibukan/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 03 Aug 2010 02:43:55 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Dongeng]]></category>
		<category><![CDATA[Other]]></category>
		<category><![CDATA[akhlak]]></category>
		<category><![CDATA[ilmu]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.inilahjalanku.com/?p=312</guid>
		<description><![CDATA[Suatu hari, seorang ahli &#8216;Managemen Waktu&#8217; berbicara di depan sekelompok mahasiswa bisnis, dan ia memakai ilustrasi yg tidak akan dengan mudah dilupakan oleh para mahasiswanya. Ketika dia berdiri dihadapan mahasiswanya dia berkata, &#8220;Baiklah, sekarang waktunya kuis.&#8221;Kemudian dia mengeluarkan toples berukuran galon yg bermulut cukup lebar, dan meletakkannya di atas meja. Lalu ia juga mengeluarkan sekitar [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Suatu hari, seorang ahli &#8216;Managemen Waktu&#8217; berbicara di depan sekelompok mahasiswa bisnis, dan ia memakai ilustrasi yg tidak akan dengan mudah dilupakan oleh para mahasiswanya. Ketika dia berdiri dihadapan mahasiswanya dia berkata, &#8220;Baiklah, sekarang waktunya kuis.&#8221;Kemudian dia mengeluarkan toples berukuran galon yg bermulut cukup lebar, dan meletakkannya di atas meja. Lalu ia juga mengeluarkan sekitar selusin batu berukuran segenggam tangan dan meletakkan dengan hati-hati batu-batu itu ke dalam toples.</p>
<p>Ketika batu itu memenuhi toples sampai ke ujung atas dan tidak ada batu lagi yg muat untuk masuk ke dalamnya, dia bertanya, &#8220;Apakah toples ini sudah penuh?&#8221; Semua siswanya serentak menjawab,&#8221;Sudah!&#8221; Kemudian dia berkata, &#8220;Benarkah?&#8221; Dialalu meraih dari bawah meja sekeranjang kerikil. Lalu dia memasukkan kerikil-kerikil itu ke dalam toples sambil sedikit mengguncang-guncangkannya, sehingga kerikil itu mendapat tempat di antara celah-celah batu-batu itu. Lalu ia bertanya kepada siswanya sekali lagi, &#8220;Apakah toples ini sudah penuh?&#8221;Kali ini para siswanya hanya tertegun. &#8220;Mungkin belum!&#8221;, salah satu dari siswanya menjawab. &#8220;Bagus!&#8221; jawabnya.<br />
<span id="more-312"></span><br />
Kembali dia meraih kebawah meja dan mengeluarkan sekeranjang pasir. Dia mulai memasukkan pasir itu ke dalam toples, dan pasir itu dengan mudah langsung memenuhi ruang-ruang kosong diantara kerikil dan bebatuan. Sekali lagi dia bertanya, &#8220;Apakah toples ini sudah penuh?&#8221; &#8220;Belum!&#8221; serentak para siswanya menjawab. Sekali lagi dia berkata, &#8220;Bagus!&#8221;</p>
<p>Lalu ia mengambil sebotol air dan mulai menyiramkan air ke dalam toples, sampai toples itu terisi penuh hingga keujung atas. Lalu si Ahli Manajemen Waktu ini memandang kepada para siswanya dan bertanya, &#8220;Apakah maksud dari ilustrasi ini?&#8221; Seorang siswanya yg antusias langsung menjawab, &#8220;Maksudnya, betapapun penuhnya jadwalmu, jika kamu berusaha kamu masih dapat menyisipkan jadwal lain ke dalamnya!&#8221;"Bukan!&#8221;, jawab si ahli, &#8220;Bukan itu maksudnya.</p>
<p>Sebenarnya ilustrasi ini mengajarkan kita bahwa JIKA BUKAN BATU BESAR YANG PERTAMA KALI KAMU MASUKKAN,MAKA KAMU TIDAK AKAN PERNAH DAPAT MEMASUKKAN BATU BESAR ITU KE DALAM TOPLES TERSEBUT.&#8221;</p>
<p>Apakah batu-batu besar dalam hidupmu? Mungkin anak-anakmu, suami/istrimu, orang-orang yg kamu sayangi, persahabatanmu, kesehatanmu, mimpi-mimpimu. Hal-hal yg kamu anggap paling berharga dalam hidupmu. Ingatlah untuk selalu meletakkan batu-batu besar tersebut sebagai yg pertama, atau kamu tidak akan pernah punya waktu untuk memperhatikannya.</p>
<p>Jika kamu mendahulukan hal-hal yangkecil dalam prioritas waktumu, maka kamu hanya memenuhi hidupmu dengan hal-halyang kecil, kamu tidak akan punya waktu untuk melakukan hal yang besar dan berharga dalam hidupmu.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.inilahjalanku.com/arti-kesibukan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>chat sederhana berbasis console client server dengan java</title>
		<link>http://www.inilahjalanku.com/chat-sederhana-berbasis-console-client-server-dengan-java/</link>
		<comments>http://www.inilahjalanku.com/chat-sederhana-berbasis-console-client-server-dengan-java/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 28 Jul 2010 13:57:23 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[IT]]></category>
		<category><![CDATA[ilmu]]></category>
		<category><![CDATA[java]]></category>
		<category><![CDATA[pemrograman]]></category>
		<category><![CDATA[source code]]></category>
		<category><![CDATA[tutorial]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.inilahjalanku.com/?p=308</guid>
		<description><![CDATA[oke, sekarang saat nya kita mempelajari pemrograman java. kali ini server socket. salah satu fungsinya adalah untuk membuat aplikasi chating. aplikasi chating tersebut masih sangat sederhana. karena tidak dalam bentuk gui melainkan masih dalam bentuk console. prinsipnya, chat bisa berjalan jika server dijalankan terlebih dahulu. bisa dalam 1 komputer, bisa juga dalam komputer yang berbeda. [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>oke, sekarang saat nya kita mempelajari pemrograman java. kali ini server socket. salah satu fungsinya adalah untuk membuat aplikasi chating. aplikasi chating tersebut masih sangat sederhana. karena tidak dalam bentuk gui melainkan masih dalam bentuk console. prinsipnya, chat bisa berjalan jika server dijalankan terlebih dahulu. bisa dalam 1 komputer, bisa juga dalam komputer yang berbeda. masalah ini, tinggal seting saja pada client. tulis localhost jika chat dalam 1 komputer, atau tulis ip server jika chat dilakukan dengan komputer yang berbeda. karena bersifat sederhana pula, chat hanya bisa dilakukan secara bergantian. tidak bisa server terus yang mengirim pesan, begitu juga untuk client.</p>
<p>anda disarankan untuk memahami konsep-konsep dasar pemrograman sebelum mencoba untuk menjalankan aplikasi ini. kalau belum, pada akhirnya juga akan mengatakan &#8220;program apa ini?? ngawur si admin. program ga bisa dijalankan nekat di upload pula&#8221;. <img src='http://www.inilahjalanku.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' />  karena saya banyak menerima komentar serupa, berkaitan dengan source code yang saya upload. sedangkan, saya pastikan bahwa semua source code bisa di compile atau dijalankan dengan baik. <img src='http://www.inilahjalanku.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> </p>
<p>oke, sekali lagi, mohon dipelajari algoritma dan code nya. jadi jangan asal copy-paste. <img src='http://www.inilahjalanku.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> </p>
<p><!-- Begin: http://adsensecamp.com/ --><br />
<script src="http://adsensecamp.com/show/?id=kFjfdNYnvtU%3D&#038;cid=TlffQoaJN%2F0%3D&#038;chan=m2Emmfw1PFc%3D&#038;type=2&#038;title=3D81EE&#038;text=000000&#038;background=FFFFFF&#038;border=FFFFFF&#038;url=2BA94F" type="text/javascript">
</script><br />
<!-- End: http://adsensecamp.com/ --></p>
<p>chatserver.java</p>
<p>&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;-begin&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;</p>
<p>import java.net.*;<br />
import java.io.*;</p>
<p>public class  chatserver<br />
{<br />
public static void main(String args[]) throws Exception<br />
{<br />
ServerSocket ss=new ServerSocket(2000);<br />
System.out.println(&#8221;Menunggu Klien mengirim pesan pertama, klien yang harus pertama kali mengirim pesan&#8230;&#8221;);<br />
System.out.println(&#8221;* chat dilakukan 2 arah, server klien, n bergantian kirim pesan.&#8221;);<br />
Socket sk=ss.accept();<br />
System.out.println(&#8221;Klien telah masuk. happy chat! untuk berhenti, ketik stop pada klien.\n\n&#8221;);<br />
BufferedReader cin=new BufferedReader(new InputStreamReader(sk.getInputStream()));<br />
PrintStream cout=new PrintStream(sk.getOutputStream());<br />
BufferedReader stdin=new BufferedReader(new InputStreamReader(System.in));<br />
String s;<br />
while (  true )<br />
{<br />
s=cin.readLine();<br />
if (s.equalsIgnoreCase(&#8221;stop&#8221;))<br />
{<br />
cout.println(&#8221;Bye&#8221;);<br />
break;<br />
}<br />
System. out.print(&#8221;Client : &#8220;+s+&#8221;\n&#8221;);<br />
System.out.print(&#8221;Server : &#8220;);<br />
s=stdin.readLine();<br />
cout.println(s);<br />
}<br />
ss.close();<br />
sk.close();<br />
cin.close();<br />
cout.close();<br />
stdin.close();<br />
}<br />
}<br />
<span id="more-308"></span><br />
&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;end&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8211;</p>
<p><!-- Begin: http://adsensecamp.com/ --><br />
<script src="http://adsensecamp.com/show/?id=kFjfdNYnvtU%3D&#038;cid=TlffQoaJN%2F0%3D&#038;chan=m2Emmfw1PFc%3D&#038;type=2&#038;title=3D81EE&#038;text=000000&#038;background=FFFFFF&#038;border=FFFFFF&#038;url=2BA94F" type="text/javascript">
</script><br />
<!-- End: http://adsensecamp.com/ --></p>
<p>chatclient.java</p>
<p>&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;-begin&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;</p>
<p>import java.net.*;<br />
import java.io.*;</p>
<p>public class  chatclient<br />
{<br />
public static void main(String args[]) throws Exception<br />
{<br />
Socket sk=new Socket(&#8221;localhost&#8221;,2000);<br />
BufferedReader sin=new BufferedReader(new InputStreamReader(sk.getInputStream()));<br />
PrintStream sout=new PrintStream(sk.getOutputStream());<br />
BufferedReader stdin=new BufferedReader(new InputStreamReader(System.in));<br />
String s;<br />
while (  true )<br />
{<br />
System.out.print(&#8221;Client : &#8220;);<br />
s=stdin.readLine();<br />
sout.println(s);<br />
s=sin.readLine();<br />
System.out.print(&#8221;Server : &#8220;+s+&#8221;\n&#8221;);<br />
if ( s.equalsIgnoreCase(&#8221;Bye&#8221;) )<br />
break;<br />
}<br />
sk.close();<br />
sin.close();<br />
sout.close();<br />
stdin.close();<br />
}<br />
}<br />
&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8211;end&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;</p>
<p>jika anda ingin yang lebih mudah, tanpa copy paste, saya sediakan link download untuk 2 source code diatas. namun ingat, palajari! jangan asal copas. berikut link download nya:</p>
<p><!-- Begin: http://adsensecamp.com/ --><br />
<script src="http://adsensecamp.com/show/?id=kFjfdNYnvtU%3D&#038;cid=TlffQoaJN%2F0%3D&#038;chan=m2Emmfw1PFc%3D&#038;type=2&#038;title=3D81EE&#038;text=000000&#038;background=FFFFFF&#038;border=FFFFFF&#038;url=2BA94F" type="text/javascript">
</script><br />
<!-- End: http://adsensecamp.com/ --></p>
<p><a href="http://www.ziddu.com/download/10929512/Chat.rar.html" target="_blank">download disini</a></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.inilahjalanku.com/chat-sederhana-berbasis-console-client-server-dengan-java/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>contoh program pencarian search string sederhana pada java</title>
		<link>http://www.inilahjalanku.com/contoh-program-pencarian-search-string-sederhana-pada-java/</link>
		<comments>http://www.inilahjalanku.com/contoh-program-pencarian-search-string-sederhana-pada-java/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 24 Jul 2010 04:47:59 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[IT]]></category>
		<category><![CDATA[ilmu]]></category>
		<category><![CDATA[java]]></category>
		<category><![CDATA[pemrograman]]></category>
		<category><![CDATA[source code]]></category>
		<category><![CDATA[tutorial]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.inilahjalanku.com/?p=306</guid>
		<description><![CDATA[sebelum saya tulis tentang contoh sederhana pencarian string, ada baiknya kita pelajari secara singkat terlebih dahulu tentang Metode‐metode dalam class String (J2SDK1.4.2). berikut sekilas info nya :
1. char charAt(int index)
- Mengembalikan sebuah karakter pada index tertentu.
- Parameter index adalah index dari karakter mulai dari 0 sampai jumlah karakter – 1.
- Error IndexOutOfBoundsException terjadi bila parameter [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>sebelum saya tulis tentang contoh sederhana pencarian string, ada baiknya kita pelajari secara singkat terlebih dahulu tentang Metode‐metode dalam class String (J2SDK1.4.2). berikut sekilas info nya :</p>
<p>1. char charAt(int index)<br />
- Mengembalikan sebuah karakter pada index tertentu.<br />
- Parameter index adalah index dari karakter mulai dari 0 sampai jumlah karakter – 1.<br />
- Error IndexOutOfBoundsException terjadi bila parameter index negatif atau tidak kurang dari<br />
jumlah karakter.</p>
<p>2. int compareTo(Object o)<br />
- Membandingkan string ini dengan object lain.<br />
- Jika object merupakan string maka metode ini bersifat seperti compareTo(String).<br />
- Nilai kembalian 0 bila argumen‐nya sama dengan string ini.<br />
- Nilai kembalian negatif bila argumen‐nya lebih besar dari string ini.<br />
- Nilai kembalian positif bila argumen‐nya lebih kecil dari string ini.<br />
- Error ClassCastException terjadi bila argumen bukan string.</p>
<p><!-- Begin: http://adsensecamp.com/ --><br />
<script src="http://adsensecamp.com/show/?id=kFjfdNYnvtU%3D&#038;cid=TlffQoaJN%2F0%3D&#038;chan=m2Emmfw1PFc%3D&#038;type=2&#038;title=3D81EE&#038;text=000000&#038;background=FFFFFF&#038;border=FFFFFF&#038;url=2BA94F" type="text/javascript">
</script><br />
<!-- End: http://adsensecamp.com/ --></p>
<p>3. int compareTo(String anotherString)<br />
- Membandingkan string ini dengan string yang lain.<br />
- Nilai kembalian 0 bila argumen‐nya sama dengan string ini.<br />
- Nilai kembalian negatif bila argumen‐nya lebih besar dari string ini.<br />
- Nilai kembalian positif bila argumen‐nya lebih kecil dari string ini.</p>
<p>4. int compareToIgnoreCase(String str)<br />
- Membandingkan string ini dengan string yang lain tanpa memperhatikan besar kecilnya karakter.<br />
- Nilai kembalian 0 bila argumen‐nya sama dengan string ini.<br />
- Nilai kembalian negatif bila argumen‐nya lebih besar dari string ini.<br />
- Nilai kembalian positif bila argumen‐nya lebih kecil dari string ini.</p>
<p>5. String concat(String str)<br />
- Menyambung string ini dengan argumen‐nya.<br />
- Nilai yang dikembalikan adalah string hasil penyambungan di atas.</p>
<p>6. boolean contentEquals(StringBuffer sb)<br />
- Mengembalikan nilai true jika string ini merepresentasikan deretan karakter yang sama dengan<br />
argumen StringBuffer sb.<br />
<span id="more-306"></span><br />
7. static String copyValueOf(char[] data)<br />
- Mengembalikan string yang merepresentasikan deretan karakter dalam array tertentu.</p>
<p>8. static String copyValueOf(char[] data, int offset, int count)<br />
- Mengembalikan string yang merepresentasikan deretan karakter dalam array tertentu.<br />
- offset adalah index awal dari array data yang akan di‐copy menjadi string.<br />
- count adalah panjang dari subarray yang akan di‐copy.</p>
<p>9. boolean endsWith(String suffix)<br />
- Menguji apakah String ini diakhiri oleh string suffix.</p>
<p>10. boolean equals(Object anObject)<br />
- Membandingkan string ini dengan object lain.<br />
- Mengembalikan nilai true jika argumen tidak null dan object string sama dengan string ini.</p>
<p>11. boolean equalsIgnoreCase(String anotherString)<br />
- Sama dengan no.10, hanya saja pada metode ini mengabaikan huruf kapital atau kecil.</p>
<p>12. byte[] getBytes()<br />
- Meng‐encode string ini ke dalam array of byte menggunakan karakter set bawaan platform‐nya.</p>
<p>13. void getBytes(int srcBegin, int srcEnd, byte[] dst, int dstBegin)<br />
- Mengambil data byte dari string ini dimulai dari karakter dengan index srcBegin sampai index<br />
srcEnd – 1.<br />
- Data byte disimpan dalam array dst dimulai pada index dstBegin.</p>
<p>14. byte[] getBytes(String charsetName)<br />
- Meng‐encode string ini ke dalam array of byte menggunakan karakter set tertentu.</p>
<p>15. void getChars(int srcBegin, int srcEnd, char[] dst, int dstBegin)<br />
- Mengambil data karakter dari string ini dimulai dari karakter dengan index srcBegin sampai index<br />
srcEnd – 1.<br />
- Karakter yang didapat disimpan dalam array dst dimulai pada index dstBegin.</p>
<p>16. int hashCode()<br />
- Mengembalikan nilai hash code dari string ini.</p>
<p>17. int indexOf(int ch)<br />
- Mengembalikan index dari karakter ch yang pertama ditemukan dalam string ini.<br />
- Bila karakter tidak ditemukan, maka dikembalikan nilai ‐1.</p>
<p>18. int indexOf(int ch, int fromIndex)<br />
- Mengembalikan index dari karakter ch yang pertama ditemukan dalam string ini dimulai dari index<br />
tertentu.<br />
- Bila karakter tidak ditemukan, maka dikembalikan nilai ‐1.</p>
<p>19. int indexOf(String str)<br />
- Mengembalikan index dari string str yang pertama ditemukan dalam string ini.<br />
- Bila string tidak ditemukan, maka dikembalikan nilai ‐1.</p>
<p>20. int indexOf(String str, int fromIndex)<br />
- Mengembalikan index dari string str yang pertama ditemukan dalam string ini dimulai dari index<br />
tertentu.<br />
- Bila string tidak ditemukan, maka dikembalikan nilai ‐1.</p>
<p>21. String intern()<br />
- Mengembalikan representasi kanonik dari string ini.</p>
<p>22. int lastIndexOf(int ch)<br />
- Mengembalikan index dari karakter ch yang terakhir ditemukan dalam string ini.<br />
- Bila karakter tidak ditemukan, maka dikembalikan nilai ‐1.</p>
<p>23. int lastIndexOf(int ch, int fromIndex)<br />
- Mengembalikan index dari karakter ch yang terakhir ditemukan dalam string ini dimulai dari index<br />
tertentu.<br />
- Bila karakter tidak ditemukan, maka dikembalikan nilai ‐1.</p>
<p>24. int lastIndexOf(String str)<br />
- Mengembalikan index dari string str yang terakhir ditemukan dalam string ini.<br />
- Bila string tidak ditemukan, maka dikembalikan nilai ‐1.</p>
<p>25. int lastIndexOf(String str, int fromIndex)<br />
- Mengembalikan index dari string str yang terakhir ditemukan dalam string ini dimulai dari index<br />
tertentu.<br />
- Bila string tidak ditemukan, maka dikembalikan nilai ‐1.</p>
<p>26. int length()<br />
- Mengembalikan nilai panjang string / jumlah karakter dari string ini.</p>
<p>27. boolean matches(String regex)<br />
- Mengembalikan nilai true bila ekspresi reguler yang dilewatkan sebagai parameter cocok dengan<br />
string ini.</p>
<p>28. boolean regionMatches(boolean ignoreCase, int toffset, String other, int ooffset, int len)<br />
- Membandingkan apakah dua buah region string sama.<br />
- Bila ignoreCase false, maka akan diabaikan huruf kapital atau kecil dalam perbandingan.<br />
- tooffset merupakan index awal dari string ini yang akan dibandingkan.<br />
- other merupakan string yang akan dibandingkan.<br />
- ooffset merupakan index awal dari string other yang akan dibandingkan.<br />
- len merupakan jumlah karakter yang akan dibandingkan.</p>
<p>29. boolean regionMatches(int toffset, String other, int ooffset, int len)<br />
- Sama dengan metode no.28, hanya saja nilai ignoreCase dianggap false.</p>
<p>30. String replace(char oldChar, char newChar)<br />
- Mengembalikan string baru yang dihasilkan setelah mengganti semua karakter oldChar yang<br />
ditemukan dari string ini dengan karakter newChar.</p>
<p>31. String replaceAll(String regex, String replacement)<br />
- Mengganti setiap substring dari string ini yang cocok dengan string regex dengan string replacement<br />
yang diberikan.</p>
<p>32. String replaceFirst(String regex, String replacement)<br />
- Mengganti substring pertama dari string ini yang cocok dengan string regex dengan string<br />
replacement yang diberikan.</p>
<p>33. String[] split(String regex)<br />
- Memecah string ini ke dalam sebuah array berdasarkan regex yang diberikan.</p>
<p>34. String[] split(String regex, int limit)<br />
- Memecah string ini ke dalam sebuah array berdasarkan regex yang diberikan.<br />
- Limit merupakan jumlah bagian pecahan yang dinginkan.<br />
- Bila limit bernilai negatif, maka string akan dipecah sebanyak kemungkinan yang bisa.<br />
- Bila limit bernilai 0, maka hasil pecahan yang berupa string kosong pada akhir‐akhir tidak akan<br />
dimasukan dalam array.</p>
<p>35. boolean startsWith(String prefix)<br />
- Menguji apakah String ini diawali oleh string prefix.</p>
<p>36. boolean startsWith(String prefix, int toffset)<br />
- Menguji apakah String ini diawali oleh string prefix dimulai dari index toffset.</p>
<p>37. CharSequence subSequence(int beginIndex, int endIndex)<br />
- Mengembalikan sebuah deret karakter baru yang merupakan sub deret dari deret karakter ini<br />
(pada hakikatnya string merupakan deret karakter).</p>
<p>38. String substring(int beginIndex)<br />
- Mengembalikan sebuah string baru yang merupakan bagian dari string ini, dimulai dari karakter<br />
dengan index tertentu sampai akhir string.</p>
<p>39. String substring(int beginIndex, int endIndex)<br />
- Mengembalikan sebuah string baru yang merupakan bagian dari string ini, dimulai dari karakter<br />
dengan index tertentu sampai index endIndex – 1.</p>
<p>40. char[] toCharArray()<br />
- Mengkonversi string ini ke dalam array karakter.</p>
<p>41. String toLowerCase()<br />
- Mengkonversi semua karakter menjadi huruf kecil.</p>
<p>42. String toLowerCase(Locale locale)<br />
- Mengkonversi semua karakter menjadi huruf kecil menggunakan aturan transformasi tertentu.</p>
<p>43. String toString()<br />
- Mengembalikan string ini sendiri.</p>
<p>44. String toUpperCase()<br />
- Mengkonversi semua karakter menjadi huruf besar.</p>
<p>45. String toUpperCase(Locale locale)<br />
- Mengkonversi semua karakter menjadi huruf besar menggunakan aturan transformasi tertentu.</p>
<p>46. String trim()<br />
- Mengembalikan string baru yang setelah dihilangkan spasi kosong pada awal dan akhirnya.</p>
<p>47. static String valueOf(boolean b)<br />
- Mengembalikan representasi string dari argumen boolean.</p>
<p>48. static String valueOf(char c)<br />
- Mengembalikan representasi string dari argumen karakter.</p>
<p>49. static String valueOf(char[] data)<br />
- Mengembalikan representasi string dari argumen deret karakter.</p>
<p>50. static String valueOf(char[] data, int offset, int count)<br />
- Mengembalikan representasi string dari subarray dari array of char.<br />
- offset merupakan index awal dari karakter pada string.<br />
- count merupakan jumlah karakter yang akan diambil dari string dimulai dari index offset.</p>
<p>51. static String valueOf(double d)<br />
- Mengembalikan representasi string dari argumen double.</p>
<p>52. static String valueOf(float f)<br />
- Mengembalikan representasi string dari argumen float.</p>
<p>53. static String valueOf(int i)<br />
- Mengembalikan representasi string dari argumen int.</p>
<p>54. static String valueOf(long l)<br />
- Mengembalikan representasi string dari argumen long.</p>
<p>55. static String valueOf(Object obj)<br />
- Mengembalikan representasi string dari argumen Object.</p>
<p>demikian sedikit info nya. hehe. nah, sekarang saat nya untuk contoh program pencarian string.</p>
<p><!-- Begin: http://adsensecamp.com/ --><br />
<script src="http://adsensecamp.com/show/?id=kFjfdNYnvtU%3D&#038;cid=TlffQoaJN%2F0%3D&#038;chan=m2Emmfw1PFc%3D&#038;type=2&#038;title=3D81EE&#038;text=000000&#038;background=FFFFFF&#038;border=FFFFFF&#038;url=2BA94F" type="text/javascript">
</script><br />
<!-- End: http://adsensecamp.com/ --></p>
<p>SearchString.java<br />
&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;begin&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8211;<br />
import java.io.BufferedReader;<br />
import java.io.IOException;<br />
import java.io.InputStreamReader;<br />
public class SearchString<br />
{<br />
public static void main( String[] args )<br />
{<br />
BufferedReader dataIn = new BufferedReader(new InputStreamReader(System.in));<br />
try<br />
{<br />
System.out.print(&#8221;input kata : &#8220;);<br />
String input = dataIn.readLine();<br />
String strOrig = input;<br />
System.out.print(&#8221;Masukkan bagian kata yang ingin dicari (pencarian case sensitive) : &#8220;);<br />
String search = dataIn.readLine();<br />
int intIndex = strOrig.indexOf(search);<br />
if(intIndex == &#8211; 1)<br />
{<br />
System.out.println(&#8221;Pencarian tidak bisa ditemukan&#8221;);<br />
}<br />
else<br />
{<br />
System.out.println(&#8221;Kata tersebt telah ditemukan pada index ke- &#8221; + intIndex);<br />
}<br />
}<br />
catch (IOException e)<br />
{<br />
System.out.println(&#8221;Error in getting input&#8221;);<br />
}<br />
}<br />
}<br />
&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;end&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8211;</p>
<p>dan, jika anda ingin download langsung source diatas, silakan download :</p>
<p><!-- Begin: http://adsensecamp.com/ --><br />
<script src="http://adsensecamp.com/show/?id=kFjfdNYnvtU%3D&#038;cid=TlffQoaJN%2F0%3D&#038;chan=m2Emmfw1PFc%3D&#038;type=2&#038;title=3D81EE&#038;text=000000&#038;background=FFFFFF&#038;border=FFFFFF&#038;url=2BA94F" type="text/javascript">
</script><br />
<!-- End: http://adsensecamp.com/ --></p>
<p><a href=" 	 http://www.ziddu.com/download/10858057/SearchString.rar.html" target="_blank">disini</a></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.inilahjalanku.com/contoh-program-pencarian-search-string-sederhana-pada-java/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Ternyata bakteri juga bisa ngobrol</title>
		<link>http://www.inilahjalanku.com/ternyata-bakteri-juga-bisa-ngobrol/</link>
		<comments>http://www.inilahjalanku.com/ternyata-bakteri-juga-bisa-ngobrol/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 26 Jun 2010 02:03:05 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Other]]></category>
		<category><![CDATA[ada aja]]></category>
		<category><![CDATA[ilmu]]></category>
		<category><![CDATA[kimia]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.inilahjalanku.com/?p=257</guid>
		<description><![CDATA[Sebelum melakukan serangan ke tubuh manusia bakteri akan melakukan percakapan dulu. Sekumpulan organisme kecil akan ngobrol terlebih dahulu menentukan target yang akan dimasukinya di luar atau dalam tubuh manusia.
Bakteri memiliki percakapan seperti bisik-bisik untuk menghitung jumlahnya sebelum mencoba melakukan serangan terhadap organisme tuan rumahnya. Mikroorganisme ini bisa berada di kulit atau dalam organ tubuh lainnya.
“Jika [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Sebelum melakukan serangan ke tubuh manusia bakteri akan melakukan percakapan dulu. Sekumpulan organisme kecil akan ngobrol terlebih dahulu menentukan target yang akan dimasukinya di luar atau dalam tubuh manusia.</p>
<p>Bakteri memiliki percakapan seperti bisik-bisik untuk menghitung jumlahnya sebelum mencoba melakukan serangan terhadap organisme tuan rumahnya. Mikroorganisme ini bisa berada di kulit atau dalam organ tubuh lainnya.</p>
<p>“Jika bakteri bekerja secara individu, maka dampak terhadap lingkungannya akan kecil. Karenanya bakteri selalu membentuk koloni sehingga bisa menimbulkan dampak tersendiri bagi tubuh,” ujar Bonnie Bassler, seorang profesor biologi molekuler dari Princeton University, seperti dikutip dari LiveScience, Selasa (22/6/2010).</p>
<p>Bakteri berkomunikasi dengan menggunakan bahan kimia, yaitu melepaskan molekul kecil ke dalam media di sekitarnya yang dapat dideteksi melalui reseptor pada permukaan sel bakteri lainnya.<span id="more-257"></span><br />
<!-- Begin: http://adsensecamp.com/ --><br />
<script src="http://adsensecamp.com/show/?id=kFjfdNYnvtU%3D&#038;cid=TlffQoaJN%2F0%3D&#038;chan=m2Emmfw1PFc%3D&#038;type=2&#038;title=3D81EE&#038;text=000000&#038;background=FFFFFF&#038;border=FFFFCC&#038;url=2BA94F" type="text/javascript">
</script><br />
<!-- End: http://adsensecamp.com/ --><br />
Ketika sejumlah sinyal molekul ini tercapai, maka masing-masing individu dari bakteri ini sudah mengetahui bahwa teman-teman didekatnya sudah memulai suatu tindakan. Proses ini dikenal sebagai penginderaan quorum.</p>
<p>Penginderaan quorum ini digunakan oleh bakteri virulen (bakteri jahat) untuk menginfeksi inangnya, misalnya bakteri Vibrio cholerae,– yang menyebabkan penyakit kolera–, mengandalkan penginderaan quorum untuk mengkoordinasikan penyerangan ke tubuh inangnya. Selain itu komunikasi ini juga dilakukan mikroba lainnya untuk tindakan terkoordinasi yang lebih ramah.</p>
<p>Jenis penginderaan quorum yang dilakukan tiap bakteri kadang berbeda-beda, misalnya bakteri Vibrio fischeri menggunakan alat komunikasi berupa cahaya yang bisa dihasilkan oleh tubuhnya sendiri. Jika jumlahnya sudah memadai, maka bakteri ini akan berkumpul untuk membuat cahaya yang lebih terang.</p>
<p>“Dengan mengetahui bagaimana bakteri ini berkomunikasi, maka bisa membantu para ilmuwan untuk merancang jenis antibiotik baru. Obat-obatan ini diharapkan bisa menghalangi pelepasan sinyal molekul sehingga menghambat kemampuan bakteri untuk berbicara atau mendengar,” ungkap Bassler.</p>
<p>Dengan cara ini bakteri tidak akan pernah tahu apakah jumlahnya sudah cukup atau belum untuk melepaskan racun, sehingga infeksi bisa dihindari.<br />
<!-- Begin: http://adsensecamp.com/ --><br />
<script src="http://adsensecamp.com/show/?id=kFjfdNYnvtU%3D&#038;cid=TlffQoaJN%2F0%3D&#038;chan=m2Emmfw1PFc%3D&#038;type=2&#038;title=3D81EE&#038;text=000000&#038;background=FFFFFF&#038;border=FFFFCC&#038;url=2BA94F" type="text/javascript">
</script><br />
<!-- End: http://adsensecamp.com/ --></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.inilahjalanku.com/ternyata-bakteri-juga-bisa-ngobrol/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Implementasi OOP dalam Java-contoh program penghitung luas segitiga</title>
		<link>http://www.inilahjalanku.com/implementasi-oop-dalam-java-contoh-program-penghitung-luas-segitiga/</link>
		<comments>http://www.inilahjalanku.com/implementasi-oop-dalam-java-contoh-program-penghitung-luas-segitiga/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 18 Jun 2010 17:06:19 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[IT]]></category>
		<category><![CDATA[ilmu]]></category>
		<category><![CDATA[java]]></category>
		<category><![CDATA[pemrograman]]></category>
		<category><![CDATA[source code]]></category>
		<category><![CDATA[tutorial]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.inilahjalanku.com/?p=247</guid>
		<description><![CDATA[Dalam tutorial ini tidak akan saya jelaskan secara terperinci apa maksud kata &#8220;implementasi OOP&#8221; diatas. Tentang OOP beserta konsep dasarnya, saya anggap anda sudah paham, namun jika belum, pahami terlebih dahulu dan tinggalkan artikel ini.   karena dalam belajar selalu butuh tahap.
baiklah para pembaca yang cerdas, seperti biasa, langsung ke source code nya :
class [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Dalam tutorial ini tidak akan saya jelaskan secara terperinci apa maksud kata &#8220;implementasi OOP&#8221; diatas. Tentang OOP beserta konsep dasarnya, saya anggap anda sudah paham, namun jika belum, pahami terlebih dahulu dan tinggalkan artikel ini. <img src='http://www.inilahjalanku.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' />  karena dalam belajar selalu butuh tahap.</p>
<p>baiklah para pembaca yang cerdas, seperti biasa, langsung ke source code nya :</p>
<p>class segitigaDgnOOP</p>
<p>&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8211;begin&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;</p>
<p>public class segitigaDgnOOP<br />
{<br />
private int alas;<br />
private int tinggi;<br />
<span id="more-247"></span><br />
public void setAlas(int alas)<br />
{<br />
this.alas = alas;<br />
}<br />
public void setTinggi(int tinggi)<br />
{<br />
this.tinggi = tinggi;<br />
}<br />
public int getAlas()<br />
{<br />
return alas;<br />
}<br />
public int getTinggi()<br />
{<br />
return tinggi;<br />
}</p>
<p>public double hitungLuas()<br />
{<br />
double luas;<br />
luas=0.5*alas*tinggi;<br />
return luas;<br />
}</p>
<p>}</p>
<p>&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;end&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8211;<br />
<!-- Begin: http://adsensecamp.com/ --><br />
<script src="http://adsensecamp.com/show/?id=kFjfdNYnvtU%3D&#038;cid=TlffQoaJN%2F0%3D&#038;chan=m2Emmfw1PFc%3D&#038;type=2&#038;title=3D81EE&#038;text=000000&#038;background=FFFFFF&#038;border=FFFFCC&#038;url=2BA94F" type="text/javascript">
</script><br />
<!-- End: http://adsensecamp.com/ --><br />
class test</p>
<p>&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;-begin&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;</p>
<p>import java.io.BufferedReader;<br />
import java.io.IOException;<br />
import java.io.InputStreamReader;</p>
<p>public class test<br />
{<br />
public static void main(String[] args)<br />
{<br />
BufferedReader dataIn = new BufferedReader(new InputStreamReader(System.in));<br />
segitigaDgnOOP segitiga = new segitigaDgnOOP();<br />
try<br />
{<br />
System.out.println(&#8221;Masukkan Alas Segitiga : &#8220;);<br />
String a = dataIn.readLine();<br />
segitiga.setAlas(Integer.parseInt(a));<br />
System.out.println(&#8221;Masukkan Tinggi Segitiga : &#8220;);<br />
String t = dataIn.readLine();<br />
segitiga.setTinggi(Integer.parseInt(t));</p>
<p>System.out.println(&#8221;Alas Segitiga = &#8220;+segitiga.getAlas());<br />
System.out.println(&#8221;Tinggi Segitiga = &#8220;+segitiga.getTinggi());<br />
System.out.println(&#8221;Luas Segitiga = &#8220;+segitiga.hitungLuas());<br />
}<br />
catch (IOException e)<br />
{<br />
System.out.println(&#8221;Error in getting input&#8221;);<br />
}<br />
}<br />
}</p>
<p>&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;-end&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;-</p>
<p>penjelasan singkat: yang harus di run adalah class test. Yang kemudian melalui class test tersebut kita mengakses method yang terdapat di class segitigaDgnOOP. ketika input data, method yang digunakan pada class segitigaDgnOOP adalah method set. sedangkan untuk output, diakses method get dan method hitung luas yang bertugas (tentu saja) untuk menghitung luas segitiga tersebut.</p>
<p>Dan karena saya masih baik hati, <img src='http://www.inilahjalanku.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' />  jika anda malas untuk mengetik ulang atau bahkan malas untuk copas (parah kan?) saya sediakan source nya. <!-- Begin: http://adsensecamp.com/ --><br />
<script src="http://adsensecamp.com/show/?id=kFjfdNYnvtU%3D&#038;cid=TlffQoaJN%2F0%3D&#038;chan=m2Emmfw1PFc%3D&#038;type=2&#038;title=3D81EE&#038;text=000000&#038;background=FFFFFF&#038;border=FFFFCC&#038;url=2BA94F" type="text/javascript">
</script><br />
<!-- End: http://adsensecamp.com/ --><a href=" 	 http://www.ziddu.com/download/10343982/SegitigaDenganOOP.rar.html" target="_blank">silakan download disini.</a></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.inilahjalanku.com/implementasi-oop-dalam-java-contoh-program-penghitung-luas-segitiga/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Cara diet mudah gampang cepat aman alami</title>
		<link>http://www.inilahjalanku.com/cara-diet-mudah-gampang-cepat-aman-alami/</link>
		<comments>http://www.inilahjalanku.com/cara-diet-mudah-gampang-cepat-aman-alami/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 01 Jun 2010 18:06:16 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Islami]]></category>
		<category><![CDATA[Other]]></category>
		<category><![CDATA[ada aja]]></category>
		<category><![CDATA[adab]]></category>
		<category><![CDATA[ilmu]]></category>
		<category><![CDATA[islam]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.inilahjalanku.com/?p=232</guid>
		<description><![CDATA[ini adalah sebuah artikel yang saya dapat dari internet. berisi tentang diet atau mungkin lebih tepat disebut gaya hidup sehat rosulullah. bagi yang memiliki masalah berat badan atau kelebihan lemak,   mungkin dengan mengamalkan isi artikel ini bisa sedikit membantu. InsyaAllah.




&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8211;
Rupanya tanpa kita sadari, dalam makanan yang kita makan sehari-hari,  kita tak boleh [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>ini adalah sebuah artikel yang saya dapat dari internet. berisi tentang diet atau mungkin lebih tepat disebut gaya hidup sehat rosulullah. bagi yang memiliki masalah berat badan atau kelebihan lemak, <img src='http://www.inilahjalanku.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':-)' class='wp-smiley' />  mungkin dengan mengamalkan isi artikel ini bisa sedikit membantu. InsyaAllah.<br />
<!-- Begin: http://adsensecamp.com/ --><br />
<script src="http://adsensecamp.com/show/?id=kFjfdNYnvtU%3D&#038;cid=TlffQoaJN%2F0%3D&#038;chan=m2Emmfw1PFc%3D&#038;type=2&#038;title=3D81EE&#038;text=000000&#038;background=FFFFFF&#038;border=FFFFFF&#038;url=2BA94F" type="text/javascript">
</script><br />
<!-- End: http://adsensecamp.com/ --><br />
&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8211;</p>
<p>Rupanya tanpa kita sadari, dalam makanan yang kita makan sehari-hari,  kita tak boleh sembarangan. Hal inilah penyebab terjadinya berbagai  penyakit antara lain penyakit kencing manis,lumpuh, sakit jantung,  keracunan makanan dan lain-lain penyakit. Apabila anda telah mengetahui  ilmu ini, tolonglah ajarkan kepada yang lainnya. Ini pun adalah diet  Rasullulah SAW kita juga. Ustaz Abdullah Mahmood mengungkapkan,  Rasullulah tak pernah sakit perut sepanjang hayatnya karena pandai  menjaga makanannya sehari-hari. Insya Allah kalau anda ikut diet  Rasullullah ini, Anda takkan menderita sakit perut ataupun keracunan  makanan.</p>
<p>Jangan makan SUSU bersama DAGING<br />
Jangan makan DAGING  bersama IKAN<br />
Jangan makan IKAN bersama SUSU<br />
Jangan makan AYAM  bersama SUSU<br />
Jangan makan IKAN bersama TELUR<!-- Begin: http://adsensecamp.com/ --><br />
<script src="http://adsensecamp.com/show/?id=kFjfdNYnvtU%3D&#038;cid=TlffQoaJN%2F0%3D&#038;chan=m2Emmfw1PFc%3D&#038;type=2&#038;title=3D81EE&#038;text=000000&#038;background=FFFFFF&#038;border=FFFFFF&#038;url=2BA94F" type="text/javascript">
</script><br />
<!-- End: http://adsensecamp.com/ --><span id="more-232"></span><br />
Jangan makan IKAN  bersama DAUN SALAD<br />
Jangan makan SUSU bersama CUKA<br />
Jangan makan  BUAH bersama SUSU (Contoh : KOKTEL)</p>
<p>CARA MAKAN :</p>
<p>* Jangan  makan buah setelah makan nasi, sebaliknya makanlah buah terlebih dahulu,  baru makan nasi.</p>
<p>* Tidur 1 jam setelah makan tengah hari.</p>
<p>*  Jangan sesekali tinggal makan malam. Barang siapa yg tinggal makan  malam dia akan dimakan usia dan kolesterol dalam badan akan berganda.<br />
Nampak  memang sulit.. tapi, kalau<br />
tak percaya… cobalah….. Pengaruhnya tidak  dalam jangka<br />
pendek…. Akan berpengaruh bila kita sudah tua nanti.</p>
<p>*  Dalam Al-Quran juga melarang kitamakan makanan darat bercampur dengan  makanan laut.<br />
Nabi pernah mencegah kita makan ikan<br />
bersama susu.  karena akan cepat mendapat penyakit. Ini terbukti oleh ilmuwan<br />
yang  menemukan bahwa dalam daging ayam mengandung ion+ sedangkan dalam ikan<br />
mengandung  ion-, jika dalam makanan kita ayam bercampur dengan ikan maka akan<br />
terjadi  reaksi biokimia yang akan dapat merusak usus kita.</p>
<p>* Al-Quran  Juga mengajarkan kita menjaga kesehatan spt membuat amalan antara lain:<br />
1.  Mandi Pagi sebelum subuh, sekurang kurangnya sejam sebelum matahari  terbit. Air sejuk yang meresap kedalam badan dapat mengurangi penimbunan  lemak. Kita boleh saksikan orang yang mandi pagi kebanyakan badan tak  gemuk.<br />
2. Rasulullah mengamalkan minum segelas air sejuk (bukan air  es) setiap pagi. Mujarabnya Insya Allah jauh dari penyakit (susah  mendapat sakit).<br />
3. Waktu sembahyang subuh disunatkan kita bertafakur  (yaitu sujud sekurang kurangnya semenit setelah membaca doa). Kita akan  terhindar dari sakit kepala atau migrain. Ini terbukti oleh para  ilmuwan yang membuat kajian kenapa dalam sehari perlu kita sujud.  Ahli-ahli sains telah menemui beberapa milimeter ruang udara dalam  saluran darah di kepala yg tidak dipenuhi darah. Dengan bersujud maka  darah akan mengalir keruang tersebut.<br />
4. Nabi juga mengajar kita  makan dengan tangan dan bila habis hendaklah menjilat jari.<br />
5. Begitu  juga ahli saintis telah menemukan bahwa enzyme banyak terkandung di  celah jari jari, yaitu 10 kali ganda terdapat dalam air liur. (enzyme  sejenis alat percerna makanan).<br />
Sabda nabi, Ilmu itu milik Allah,  barang siapa menyebarkan ilmu demi kebaikan insya Allah Allah akan  menggandakan 10 kali kepadanya</p>
<p>&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;-</p>
<p>Sumber : <a onmousedown="UntrustedLink.bootstrap($(this), &quot;40603&quot;, event);" rel="nofollow" href="http://www.bloggaul.com/qorina/readblog/89833/pernah-baca-ini-diet-cara-rasulullah-saw" target="_blank">http://www.bloggaul.com/qorina/readblog/89833/pernah-baca-ini-diet-cara-rasulullah-saw</a><!-- Begin: http://adsensecamp.com/ --><br />
<script src="http://adsensecamp.com/show/?id=kFjfdNYnvtU%3D&#038;cid=TlffQoaJN%2F0%3D&#038;chan=m2Emmfw1PFc%3D&#038;type=2&#038;title=3D81EE&#038;text=000000&#038;background=FFFFFF&#038;border=FFFFFF&#038;url=2BA94F" type="text/javascript">
</script><br />
<!-- End: http://adsensecamp.com/ --></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.inilahjalanku.com/cara-diet-mudah-gampang-cepat-aman-alami/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>7</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>ILMU, Antara Bebas atau Terikat Nilai</title>
		<link>http://www.inilahjalanku.com/ilmu-antara-bebas-atau-terikat-nilai/</link>
		<comments>http://www.inilahjalanku.com/ilmu-antara-bebas-atau-terikat-nilai/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 16 Mar 2010 09:11:33 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Other]]></category>
		<category><![CDATA[filsafat]]></category>
		<category><![CDATA[ilmu]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.inilahjalanku.com/?p=210</guid>
		<description><![CDATA[Oleh : Ahmad Rifa’i
Perkembangan ilmu pengetahuan dalam sejarahnya tidak selalu melalui logika penemuan yang didasarkan pada metodologi objektivisme yang ketat. Ide baru bisa saja muncul berupa kilatan intuisi atau refleksi religius, di mana netralitas ilmu pengetahuan kemudian rentan permasalahan di luar objeknya. Yaitu terikat dengan nilai subjektifitasnya seperti hal yang berbau mitologi. Dengan demikian netralitas [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Oleh : Ahmad Rifa’i</p>
<p>Perkembangan ilmu pengetahuan dalam sejarahnya tidak selalu melalui logika penemuan yang didasarkan pada metodologi objektivisme yang ketat. Ide baru bisa saja muncul berupa kilatan intuisi atau refleksi religius, di mana netralitas ilmu pengetahuan kemudian rentan permasalahan di luar objeknya. Yaitu terikat dengan nilai subjektifitasnya seperti hal yang berbau mitologi. Dengan demikian netralitas ilmu semakin dipertanyakan.<br />
	Setiap buah pikiran manusia harus kembali pada aspek ontologi, epistimologi, dan aksiologi. Hal ini sangat penting bahwa setelah tahap ontologi dan epistimologi suatu ilmu dituntut pertanyaan yaitu tentang nilai kegunaan ilmu (aksiologi). Dari sudut epistemologi, sains (ilmu pengetahuan) terbagi dua, yaitu sains formal dan sains empirikal. Sains formal berada di pikiran kita yang berupa kontemplasi dengan menggunakan simbol, merupakan implikasi-implikasi logis yang tidak berkesudahan. Sains formal netral karena berada di dalam pikiran kita dan diatur oleh hukum-hukum logika. Adapun sains empirical tidak netral. Sains empirikal merupakan wujud kongkret jagad raya ini, isinya ialah jalinan-jalinan sebab akibat. Sains empirikal tidak netral karena dibangun oleh pakar berdasarkan paradigma yang menjadi pijakannya, dan pijakannya itu merupakan hasil penginderaan terhadap jagad raya. Pijakan ilmuwan tersebut tentulah nilai. Tetapi sebaliknya pada dasar ontologi dan aksiologi bahwa ilmuwan harus menilai antara yang baik dan buruk pada suatu objek, yang  hakikatnya mengharuskan dia menentukan sikap. <span id="more-210"></span><br />
Objek ilmu memiliki nilai intrinsik sementara di luar itu terdapat nilai-nilai lain yang mempengaruhinya. Objek tidak dapat menghindari nilai dari luar dirinya karena tidak akan dikenal sebagai ilmu pengetahuan apabila hanya berdiri sendiri dan sibuk dengan nilainya sendiri. Dengan kata lain ilmu bukan hanya untuk kepentingan ilmu sendiri tetapi ilmu juga untuk kepentingan lainnya, sehingga tidak dapat diabaikan kalau ilmu terikat dengan lainnya seperti nilai. Paradigmalah yang menentukan jenis eksperimen dilakukan para ilmuwan, jenis-jenis pertanyaan yang mereka ajukan, dan masalah yang mereka anggap penting dan manfaatnya. Ketidaknetralan ilmu disebabkan  karena ilmuwan berhubungan dengan realitas bukan sebagai sesuatu yang telah ada tanpa interpretasi, melainkan dibangun oleh skema konseptual, ideologi, permainan bahasa, ataupun paradigma.<br />
Di samping itu ilmu yang bebas nilai juga akan berimplikasi lepasnya secara otomatis tanggungjawab sosial para ilmuwan terhadap masalah negatif yang timbul, karena disibukkan dengan kegiatan keilmuan yang diyakini sebagai bebas nilai alias tak bisa diganggu gugat. Jika ilmuwan berlepas terhadap persoalan negatif yang ditimbulkannya, maka secara ilmiah mereka dianggap benar. Hal yang sangat menggelikan. Seharusnya ilmuwan menerima kebenaran yang didapat dalam penyelidikan ilmu dengan kritis. Setiap pendapat yang dikemukakan diuji kebenarannya, itulah yang membawa kemajuan ilmu. Kelanggengannya dapat diganti dengan penemuan yang baru. Kemudian di mana letak kenetralan ilmu?<br />
Dalam perkembangan ilmu sering digunakan metode trial and error, dan  sering menimbulkan permasalahan eksistensi ilmu ketika eksperimentasi ternyata seringkali menimbulkan fatal error sehingga tuntutan nilai sangat dibutuhkan sebagai acuan moral bagi pengembangannya. Dalam konteks ini, eksistensi nilai dapat diwujudkan dalam visi, misi, keputusan, pedoman perilaku, dan kebijakan moral.<br />
Penulis berkesimpulan bahwa ilmu dapat netral hanya pada aspek sains formal sedangkan pada sains empirik, ontology, dan aksiologi sains tidak bisa netral. Objek ilmu, subjek ilmu, dan pengguna ilmu saling berkaitan. Ilmu dibangun oleh interpretasi ilmuwan yang didasari paradigma dan nilai diluar objek ilmu. Demikian uraian pendapat penulis sekian dan terima kasih. </p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.inilahjalanku.com/ilmu-antara-bebas-atau-terikat-nilai/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>FILSAFAT SEBAGAI FASILITATOR REAKSI OTAK DENGAN ALAM</title>
		<link>http://www.inilahjalanku.com/fisika_dan_kimia/</link>
		<comments>http://www.inilahjalanku.com/fisika_dan_kimia/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 16 Mar 2010 09:07:50 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Other]]></category>
		<category><![CDATA[filsafat]]></category>
		<category><![CDATA[ilmu]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.inilahjalanku.com/?p=208</guid>
		<description><![CDATA[Oleh : Ahmad Rifa’i 
Pendahuluan
Filsafat dikaitkan dengan berfikir untuk mendapatkan sesuatu yang hakiki atau mencari suatu hakikat. Dari ini, filsafat membawa kita kepada pemahaman dan tindakan. Ini berarti tujuan filsafat adalah mengumpulkan pengetahuan manusia sebanyak mungkin, mengajukan kritik dan menilai pengetahuan ini, menemukan hakekatnya, dan menerbitkan serta mengatur semuanya itu di dalam bentuk yang sistematis.
Pernyataan [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Oleh : Ahmad Rifa’i </p>
<p>Pendahuluan<br />
Filsafat dikaitkan dengan berfikir untuk mendapatkan sesuatu yang hakiki atau mencari suatu hakikat. Dari ini, filsafat membawa kita kepada pemahaman dan tindakan. Ini berarti tujuan filsafat adalah mengumpulkan pengetahuan manusia sebanyak mungkin, mengajukan kritik dan menilai pengetahuan ini, menemukan hakekatnya, dan menerbitkan serta mengatur semuanya itu di dalam bentuk yang sistematis.<br />
Pernyataan di atas mengawali penuangan pikiran-pikiran penulis dalam menggali manfaat setelah belajar filsafat  khususnya dalam bidang kimia. Penulis di sini akan melihat dari perspektif arah pemikiran filsafat yang dikaitkan dengan dunia kimia. Ilmu kimia adalah ilmu pengetahuan tentang alam yang spesifik pada gejala khusus zat dan segala sesuatu yang berhubungan dengan zat, yaitu komposisi, struktur dana sifat, transformasi, dinamika, dan energetika zat. Karakteristik aspek kajian ilmu kimia mempunyai kesamaan dengan kajian filsafat yaitu aspek ontologis (objek studi ilmu kimia), aspek epistimologis (bagaimana cara memperolehnya), dan aspek askiologi (kegunaannya). Penulis di sini akan mencoba mengajukan opini-opini manfaat filsafat secara urut satu per satu mengenai cara berfikir filsafat dan implikasinya pada ilmu ilmu kimia.<span id="more-208"></span></p>
<p>Pembahasan</p>
<p>	Filsafat Berfikir Radikal/Fundamental/Mendasar</p>
<p>Berfikir radikal merupakan awal lahirnya kimia. Dahulu, ilmwuan menganggap secara radikal atau bebas tentang definisi atom dan model atom. Pikiran radikal diperoleh dari dari kemauan dan kemampuan suatu otak untuk memikirkan sesuatu yang abstrak ataupu empriris. Cara berpikir radikal ini, mempunyai manfaat yang besar dalam perkembangan dunia kimia. Salah satu mendorong ilmuwan untuk melakukan perenungan berpikir untuk menemukan kelanjutan dari pikiran radikalnya. Banyak sekali muncul teori-teori tentang atom yang yang diawali oleh berfikir yang pokok atau fundamental dari fenomena dasar mengenai penyusun suatu materi.</p>
<p>	Integral/Holistic/Menyeluruh<br />
Ciri pemikiran filsafat ini yang menginspirasikan paradigma pemahaman terhadap ilmu kimia. Sesuai pemikiran filsafat belajar itu harus menyeluruh/integral. Paradigma ini memunculkan suatu cara berfikir,jika saya ingin memahami kimia secara menyeluruh maka paradigma saya harus mempelajari ilmu kimia bukan materi kimia. Pemahaman ini muncul, karena jika saya hanya belajar materi kimia jadi saya hanya belajar dari bagian kecil kimia. Padahal ilmu kimia lebih luas dan menyeluruh. Ketika kita belajar ilmu kimia maka akan diperoleh pemahaman yang integral karena konsep, teori, hokum dalam kimia adalah satu dengan yang lainnya saling berikatan. Berbeda jika kita belajar materi kimia maka kita hanya mendapatkan bagian dari teori, konsep, maupun hokum kimia tertentu. Contohnya ; kita belajar hanya kimia organik saja, maka tentang energetika kmia tidak dicakupnya sehingga pada reaksinya kurang memahami energi yang menyertainya.<br />
	Kritis dan Analisis<br />
Fakta yang terdapat di alam mempunyai banyak hubungan dengan ilmu kimia. Dari ciri pemikiran filsafat yang telah saya pelajari mempunyai arti besar  dalam menumbuhkan sikap kritis terhadap suatu fakta. Sikap kritis ini merangsang otak untuk mengajukan berbagi pertanyaan terhadap fenomena yang ada. Pertanyaan yang dimulai dari konsep 5W1H menciptaka sikap kritis yang berkelanjutan dalam ranah anilisis fenomena tersebut. Analisis atau pengolahan data dari fakta-fakta tersebut akan didapatkan suatu jawaban sebagi solusi atau produk berfikir. Sebagai contoh ; fakta kimia yaitu korosi. Dari sikap kritis muncul pertanyaan ; apa yang menyebabkan korosi, bagaimana proses korosi, mengapa terjadi korosi, di mana terjadi korosi, dan seterusnya. Pertanyaan-pertanyaan tersebut dijawab stelah dilakukan pengolahan informasi melalui suatu analisis yang pajang. Sebagian besar  konsep, teori, dan hukum kimia merupakan produk dari proses kritikisasi dan analisis fakta yang ada sehingga diperoleh konsep, teori, dan hukum kimia secara ilmiah.<br />
	sistematis atau procedural<br />
			Dalam mencari jawaban suatu masalah filsafat mempunyai suatu sistem pengetahuan yang  rasional secara runtut. Keruntutan sistem tersebut sering disebut metode ilmiah atau nalar ilmiah. Dalam ilmu kimia banyak teori maupun hukum kimia diperoleh dari proses nalar ilmiah atau metode ilmiah. Contoh ; batu baterai sebagai sumber listrik. Pembuat batu baterai merupakan hasil dari proses pemikiran ilmia yang panjang. Berawal dari suatu hipotesis bahwa reaksi kimia merupakan interaksi antara muatan positif dan negatif sehingga terjadi arus listrik. Jawaban-jawaban atau analisis-analisis diperoleh dengan melakukan eksperimen mengenai sel yang bisa menghasilkan arus listrik. Dari jawaban-jawaban yang diperoleh membawa suatu kesimpulan bahwa listrik dapat dihasilkan oleh larutan elektrolit yaitu larutan yang bias menghantarkan arus listrik jika terjadi reaksi kimia. Sehingga muncul sel sumber arus listrik yang ditemukan misalnya, sel volta, penyepuhan emas, aki, batu baterai dan lain-lain. Semua itu diperoleh dari proses nalar ilmiah.<br />
	Logis atau Konsisten<br />
Dalam pengambilan kesimpulan digunakan penalaran suatu kebenaran yang dapat diterima oleh logika sehingga dalam berlaku konsisiten karena universal. Teori atau hukum dalam ilmi kimia diasumsikan dalam suatu pemikiram atau alasan logis dalam bentuk formula matematis yang formal.<br />
Misalnya hukum tentang perubahan energi dalam ∆E =Q+W, diperoleh dari logika matematika yang dapat diterima secara konsisten atau ajek sebagai hukum yang baku tentang energi. Formula ini adalah abstraksi dari hubungan teori satu dengan teori lain.<br />
	Konseptual<br />
Terkadang ilmu kimia berkembang dari aksioma-aksioma karena adanya konsep-konsep sebelumya. Fakta yang ada menjadi anomali terhadap pembuktian teori yang ditemukan. Tetapi ilmu kimia mengasumsikan bahwa teori dapat menjawab suatu fakta yang ada. Di sini menurut saya ada kontradiksi cara berfikir. Jika filsafat semuanya konseptual tetapi ilmu kimia konseptual yang dianomali oleh fakta. Menurut saya hal ini disebabkan karena dinamika objek ontologi ilmu kimia yang sifat dan karakteristiknya selalu dinamis. Misalnya, air mendidih secara teori pada suhu 100oc tetapi fakta menunjukan bahwa air mendidih pada suhu >100oC pada daerah pegunungan.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.inilahjalanku.com/fisika_dan_kimia/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Hukum Memakai Cincin Selain dari Emas Bagi Laki-Laki</title>
		<link>http://www.inilahjalanku.com/hukum-memakai-cincin-selain-dari-emas-bagi-laki-laki/</link>
		<comments>http://www.inilahjalanku.com/hukum-memakai-cincin-selain-dari-emas-bagi-laki-laki/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 08 Feb 2010 23:20:55 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Islami]]></category>
		<category><![CDATA[adab]]></category>
		<category><![CDATA[ilmu]]></category>
		<category><![CDATA[islam]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.inilahjalanku.com/?p=134</guid>
		<description><![CDATA[Dari Abdullah bin Buraidah, dari ayahnya,  dia berkata:
أَنَّ رَجُلًا جَاءَ إِلَى النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَعَلَيْهِ خَاتَمٌ مِنْ شَبَهٍ فَقَالَ لَهُ مَا لِي أَجِدُ مِنْكَ رِيحَ الْأَصْنَامِ فَطَرَحَهُ ثُمَّ جَاءَ وَعَلَيْهِ خَاتَمٌ مِنْ حَدِيدٍ فَقَالَ مَا لِي أَرَى عَلَيْكَ حِلْيَةَ أَهْلِ النَّارِ فَطَرَحَهُ
           [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Dari Abdullah bin Buraidah, dari ayahnya,  dia berkata:</p>
<p>أَنَّ رَجُلًا جَاءَ إِلَى النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَعَلَيْهِ خَاتَمٌ مِنْ شَبَهٍ فَقَالَ لَهُ مَا لِي أَجِدُ مِنْكَ رِيحَ الْأَصْنَامِ فَطَرَحَهُ ثُمَّ جَاءَ وَعَلَيْهِ خَاتَمٌ مِنْ حَدِيدٍ فَقَالَ مَا لِي أَرَى عَلَيْكَ حِلْيَةَ أَهْلِ النَّارِ فَطَرَحَهُ</p>
<p>            “Sesungguhnya ada seorang laki-laki datang kepada Nabi Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam dengan cincin terbuat dari kuningan. Lalu Beliau bersabda kepadanya: “Kenapa saya mencium darimu aroma berhala?” lalu dia membuangnya. Kemudian datang kepadanya yang memakai cincin dari besi, lalu Beliau bersabda kepadanya: “Kenapa saya melihatmu memakai perhiasan penduduk neraka?” lalu dia membuangnya. (HR. Abu Daud No. 4223. An Nasa’i No. 5159, lafaz ini milik Abu Daud)</p>
<p>            Sementara dalam lafaz Imam At Tirmidzi, ada redaksi tambahan:</p>
<p>ثم أتاه وعليه خاتم من ذهب فقال مالي أرى عليك حلية أهل الجنة</p>
<p>            Kemudian datang kepadanya seseorang yang memakai cincin dari emas. Lalu Beliau bersabda: “Kenapa saya melihat padamu perhiasan penduduk surga?” (HR. At Tirmidzi No. 1785, katanya: gharib)</p>
<p>            Hadits ini sering dijadikan dalil keharaman memakai cincin buat laki-laki baik dari kuningan, besi,   perak, dan emas. Tetapi, semua riwayat ini dhaif. (Lihat Adabuz Zifaf Hal. 128. Al Misykah No. 4396. Shahih wa Dhaif Sunan Abi Daud No. 4223. Shahih wa Dhaif Sunan An Nasa’i No. 5159)</p>
<p>            Kedhaifan ini lantaran dalam sanadnya terdapat Abdullah bin Muslim Abu Thayyibah As Sulami Al Mawarzi. Abu Hatim Ar Razi mengatakan: haditsnya ditulis tetapi dia tidak bisa dijadikan hujjah. (Al Jarh wa Ta’dil, 5/165/671. Darul Kutub Al Mishriyah)</p>
<p>            Imam Ibnu Hibban mengatakan: dia  melakukan kesalahan dan berselisih. (Imam Abu Thayyib Syamsul Haq Al Azhim Abadi,  ‘Aunul Ma’bud, 11/191. Darul Kutub Al ‘Ilmiyah)</p>
<p>            Maka dalam masalah ini, ketiadaan dalil pengharaman, merupakan dalil bagi kebolehan. Kita mesti kembali kepada bara’atul ashliyah (kembali kepada hukum asal) yakni bolehnya memakai cincin selain emas, baik itu besi, kuningan, dan perak, atau logam lainnya walau berharga tinggi.<span id="more-134"></span></p>
<p>            Imam Asy Syafi’i Rahimahullah mengatakan:</p>
<p>ولا اكره للرجل لبس اللؤلؤ إلا للادب وأنه من زى النساء لا للتحريم ولا أكره لبس ياقوت ولا زبرجد إلا من جهة السرف أو الخيلاء</p>
<p>            “Saya tidak memakruhkan bagi laki-laki yang memakai mutiara, kecuali karena adab saja sebab itu merupakan hiasan wanita, tidak menunjukkan haram. Dan saya tidak memakruhkan memakai yaqut dan permata, kecuali jika berlebihan dan sombong.” (Al Umm, 1/254. Darul Fikr)</p>
<p>            Orang-orang mulia pun memakainya, Imam Ahmad menyebutkan bahwa Abdullah bin Mas’ud memakai cincin besi (Imam Ibnu Abdil Bar, At Tamhid, 17/113. Muasasah Al Qurthubah). Sedangkan Syuraik sebelum diangkat menjadi qadhi, juga Imam Abu Hanifah, memakai cincin perak. (Ibid, 17/115) kalau pun banyak para salaf yang tidak memakai cincin tidak berarti mereka mengharamkan.</p>
<p>Tentang cincin besi, Imam An Nawawi mengatakan:</p>
<p>وَلِأَصْحَابِنَا فِي كَرَاهَته وَجْهَانِ : أَصَحّهمَا لَا يُكْرَه لِأَنَّ الْحَدِيث فِي النَّهْي عَنْهُ ضَعِيف</p>
<p>            “Dan bagi sahabat-sahabat kami, tentang kemakruhan memakai cincin besi ada dua pendapat, yang paling benar adalah tidak makruh. Karena hadits tentang larangannya adalah dhaif. (Al Minhaj Syarh Shahih Muslim, 5/134. Mauqi’ Ruh Al Islam)</p>
<p>            Adapun keharaman emas bagi laki-laki telah ditegaskan oleh banyak riwayat shahih, bahkan mutawatir. Ada pun selain emas, maka pihak yang mengharamkan tidak memiliki pijakan yang kuat. Oleh karena itu berkata Imam Abu Thayyib Syamsul Haq Al Azhim Abadi tentang perak:</p>
<p> قُلْت : وَالْحَدِيث مَعَ ضَعْفه يُعَارِض حَدِيث أَبِي هُرَيْرَة مَرْفُوعًا بِلَفْظِ &#8221; وَلَكِنْ عَلَيْكُمْ بِالْفِضَّةِ فَالْعَبُوا بِهَا &#8221; أَخْرَجَهُ أَبُو دَاوُدَ وَسَيَأْتِي وَإِسْنَاده صَحِيح ، فَإِنَّ هَذَا الْحَدِيث يَدُلّ عَلَى الرُّخْصَة فِي اِسْتِعْمَال الْفِضَّة لِلرِّجَالِ ، وَأَنَّ فِي تَحْرِيم الْفِضَّة عَلَى الرِّجَال لَمْ يَثْبُت فِيهِ شَيْء عَنْ النَّبِيّ صَلَّى اللَّه عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَإِنَّمَا جَاءَتْ الْأَخْبَار الْمُتَوَاتِرَة فِي تَحْرِيم الذَّهَب وَالْحَرِير عَلَى الرِّجَال فَلَا يَحْرُم عَلَيْهِمْ اِسْتِعْمَال الْفِضَّة إِلَّا بِدَلِيلٍ وَلَمْ يَثْبُت فِيهِ دَلِيل . وَاَللَّه أَعْلَم</p>
<p>            “Saya berkata: hadits ini bersamaan kedhaifannya telah bertentangan dengan hadits Abu Hurairah secara marfu’ dengan lafaz: “Tetapi hendaknya kalian memakai perak maka bermainlah dengannya..” Dikeluarkan oleh Abu Daud dalam hadits selanjutnya, dengan sanad yang shahih. Hadits ini menunjukkan keringanan dalam menggunakan perak bagi laki-laki, ada pun pengharaman perak bagi laki-laki tidak ada satu pun yang shahih dari Nabi Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam, yang ada hanyalah riwayat mutawatir tentang pengharaman emas dan sutera bagi laki-laki. Maka, tidaklah mereka diharamkan memakai perak kecuali dengan dalil, dan ternyata tidak ada dalil yang kuat dalam masalah ini. Wallahu A’lam.” (Ibid, 11/190)</p>
<p>            Imam Asy Syaukani juga menyatakan kebolehannya, menurutnya tidak satu pun hadits shahih tentang pengharaman cincin perak, dan beliau juga menyebutkan hadits “Tetapi hendaknya kalian memakai perak maka bermainlah dengannya sesuai selera,” sebagai penguat kebolehannya. (Nailul Authar, 1/67. Maktabah Ad Da’wah Al Islamiyah)</p>
<p>            Syaikh Abdul Muhsin Al Abbad Al Badr mengatakan:</p>
<p>وأن خاتم النبي صلى الله عليه وسلم كان من فضة، وأنه توفي وهو في يده، ثم صار في يد أبي بكر ثم في يد عمر ثم في يد عثمان ، وفي أثناء خلافته سقط من يده في بئر أريس. فاتخاذ الخاتم من الفضة ثبتت فيه الأحاديث عن رسول الله صلى الله عليه وسلم</p>
<p>            &#8220;Sesungguhnya cincin Nabi Shallallahu &#8216;Alaihi wa Sallam terbuat dari perak, ketika beliau wafat cincin itu masih ditangannya, lalu berpindah tangan ke  Abu Bakar, kemudian ke tangan Umar, kemudian Utsman. Ketika masa kekhilafahan Utsman jatuh dari tangannya ke sumur urais. Menggunakan cincin perak telah dikuatkan oleh berbagai hadits dari Rasulullah Shallallahu &#8216;Alaihi wa Sallam. (Syaikh Abdul Muhsin Al &#8216;Abbad Al Badr, Syarh Sunan Abi Daud, No. 473. Maktabah Misykah)</p>
<p>Imam Ibnu Muflih mengatakan:</p>
<p>لاَ أَعْرِفُ عَلَى تَحْرِيمِ لُبْسِ الْفِضَّةِ نَصًّا عَنْ أَحْمَدَ وَكَلاَمُ شَيْخِنَا ( يَعْنِي ابْنَ تَيْمِيَّةَ ) يَدُل عَلَى إِبَاحَةِ لُبْسِهَا لِلرِّجَال إِلاَّ مَا دَل الشَّرْعُ عَلَى تَحْرِيمِهِ ، أَيْ مِمَّا فِيهِ تَشَبُّهٌ أَوْ إِسْرَافٌ أَوْ مَا كَانَ عَلَى شَكْل صَلِيبٍ وَنَحْوِهِ</p>
<p>            “Aku tidak mengetahui adanya perkataan dari Imam Ahmad tentang pengharaman memakai perak. Dan ucapan syaikh kami (yakni Ibnu Tamiyah) menunjukkan kebolehan memakai perak bagi laki-laki, kecuali jika ada dalil syara’ yang menunjukkan keharamannya, yaitu apa-apa yang di dalamnya terdapat penyerupaan (dengan emas) dan berlebihan, atau yang bentuknya menyerupai salib, dan lainnya. (Al Mausu’ah Al Fiqhiyah Al Kuwaitiyah, 18/111)</p>
<p>            Ulama dari Hanafiyah, Syafi’iyah, dan Hanabilah membolehkan memakai cincin walaupun sedang ihram. (Ibid, 2/170)</p>
<p>            Syaikh Abdul Aziz bin Abdullah bin Baz Rahimahullah mengatakan:</p>
<p>لا حرج في لبس الساعة في اليد اليمنى أو اليسرى كالخاتم وقد ثبت عن النبي ، &#8211; صلى الله عليه وسلم &#8211; ، أنه لبس الخاتم في اليمنى وفي اليسرى ، ولا حرج في لبس الحديد من الساعة والخاتم لما ثبت عن النبي ، &#8211; صلى الله عليه وسلم &#8211; ، في الصحيحين أنه قال للخاطب { التمس ولو خاتماً من حديد } أما ما يروى عنه، &#8211; صلى الله عليه وسلم &#8211; ، في التنفير من ذلك فشاذ مخالف لهذا الحديث الصحيح .</p>
<p>            “Tidak mengapa memakai jam di tangan kanan atau kiri sebagaimana cincin. Telah tsabit (shahih) dari Nabi Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam bahwa beliau memakai cincin di kanan dan di kiri, dan tidak mengapa memakai jam dan cincin dari besi, sebab telah tsabit dari Nabi Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam dalam Shahihain, bahwa Beliau bersabda kepada orang yang melamar: “Carilah mahar walau dengan cincin dari besi.” Ada pun riwayat dari Nabi Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam yang menunjukkan agar hal itu dijauhi adalah riwayat yang syadz (janggal) bertentangan dengan hadits shahih ini.” (Fatawa Islamiyah, 4/324. Dikumpulkan dan disusun oleh Muhammad bin Abdul Aziz Al Musnid)        </p>
<p>            Syaikh Muhammad bin Shalih Utsaimin juga menjadikan hadits: “Carilah mahar walau dengan cincin dari besi,” sebagai dalil bolehnya memakai cincin besi. (Syaikh Utsaimin, Fatawa Nur ‘Alad Darb, No. 193)</p>
<p>            Demikian tentang kebolehan memakai cincin selain emas, beserta fatwa para imam, dan penjelasan dhaifnya hadits yang melarangnya.</p>
<p>            Wallahu A&#8217;lam</p>
<p>Oleh: Farid Nu’man Hasan</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.inilahjalanku.com/hukum-memakai-cincin-selain-dari-emas-bagi-laki-laki/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>
