<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>code4769&#039;s site &#187; pemrograman</title>
	<atom:link href="http://www.inilahjalanku.com/tag/pemrograman/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://www.inilahjalanku.com</link>
	<description>Portal IT &#38; Islamic</description>
	<lastBuildDate>Wed, 25 Jan 2012 02:54:30 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.3.1</generator>
		<item>
		<title>XML (eXtensible   Markup   Language)</title>
		<link>http://www.inilahjalanku.com/xml-extensible-markup-language/</link>
		<comments>http://www.inilahjalanku.com/xml-extensible-markup-language/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 25 Jan 2012 02:54:30 +0000</pubDate>
		<dc:creator>code4769</dc:creator>
				<category><![CDATA[IT]]></category>
		<category><![CDATA[belajar]]></category>
		<category><![CDATA[ilmu]]></category>
		<category><![CDATA[internet]]></category>
		<category><![CDATA[pemrograman]]></category>
		<category><![CDATA[tutorial]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.inilahjalanku.com/?p=573</guid>
		<description><![CDATA[XML (eXtensible Markup Language) adalah sebuah meta-language untuk mendeskripsikan data. XML merupakan sebuah cara merepresentasikan data tanpa tergantung kepada system. Ia juga dapat digunakan sebagai extension markup languages. XML adalah berbasis text, sehingga ia dapat dengan mudah dipindahkan dari  satu sistem komputer ke sistem yang lain. Dengan XML, data direpresentasikan dalam sebuah dokumen yang terstruktur <a href='http://www.inilahjalanku.com/xml-extensible-markup-language/'>[...]</a>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>XML (eXtensible Markup Language) adalah sebuah meta-language untuk mendeskripsikan data. XML merupakan sebuah cara merepresentasikan data tanpa tergantung kepada system. Ia juga dapat digunakan sebagai extension markup languages. XML adalah berbasis text, sehingga ia dapat dengan mudah dipindahkan dari  satu sistem komputer ke sistem yang lain. Dengan XML, data direpresentasikan dalam sebuah dokumen yang terstruktur dan ia juga telah menjadi sebuah standard industri.<br />
Element<br />
Sebuah dokumen XML adalah sebuah dokumen yang mudah dibaca dan terdiri dari XML tag atau element. Sama halnya dengan HTML, XML tag didefinisikan dengan kurung siku &lt;&gt;. Sebuah dokumen XML memiliki struktur seperti entities didalam sebuah tree. Anda dapat menggunakan tag sesuai dengan yang Anda inginkan, selama semua aplikasi yang menggunakan dokumen tersebut menggunakan tag dengan nama yang sama. Tag  dapat memiliki attributes.</p>
<p>Attributes<br />
Tag dapat juga terdiri dari attribute-attribute. Didalam contoh, tag “task” memiliki attribute dengan nama “id”. Sebuah attribut diikuti dengan tanda sama dengan (=) dan diikuti dengan value atau nilainya. Pada saat mendesai sebuah struktur XML, permasalahan yang selalu muncul adalah apakah sebuah data element harus menjadi attribute dari sebuah element atau menjadi sebuah sub-element.<span id="more-573"></span></p>
<p>Tidak ada aturan yang pasti, struktur element seperti apa yang harus kita anut. Akan tetapi dalam beberapa situasi, aturan-aturan dibawah ini harus dipenuhi:<br />
• Data akan memiliki beberap sub-struktur, pada kasus dimana Anda harus menggunakan sebuah sub-element karena ia tidak boleh dimodelkan sebagai attribut.</p>
<p>• Data akan terdiri dari beberapa baris apabila attribut ingin dibuat sesederhana mungkin – sebuah string yang pendek tetapi mudah untuk dibaca dan digunakan.</p>
<p>• Data element dimungkinkan untuk muncul kembali.</p>
<p>• Data akan sering berubah.</p>
<p>XML Schema<br />
XML tag harus bersifat extensible, dimana seorang desainer system dimungkinkan untuk menuliskan sendiri XML tag-nya dalam pendeskripsian sebuah content. Anda dapat menciptakan tag-tag yang berbeda untuk setiap format dokumen yang Anda inginkan didalam aplikasi atau sistem Anda. Tag didefinisikan menggunakan XML schema language. Sebuah schema mendefinisikan struktur dari dokumen XML. Sebuah skema juga digunakan membatasi content dari sebuah dokumen XML kedalam sebuah element, attributes, dan values tertentu. Sebuah Document Type Definition schema adalah bagian dari spesifikasi XML. Kita akan memanggil schema yang ditulis dalam bahasa ini disebut sebagai DTD. DTD ini juga mendefinisikan tag atau attribute mana yang sangat diperlukan dan mana yang bersifat optional.</p>
<p>Namespace<br />
Ada beberapa kasus dimana tag atau element Anda memiliki nama yang sama. Misalnya, ada beberapa element yang mempunya nama yang sama yaitu “name”. Untuk mengatasi hal tersebut, sebuah namespace digunakan. Spesifikasi dari namespace akan digunakan oleh penulis dokumentasi untuk mengetahui schema atau DTD mana yang digunakan pada element tertentu. Namespace dapat diaplikasikan pada attribut dan juga pada elements.</p>
<p>Copas Dari ~&gt; <a href="http://antidws.com/2012/01/09/alasan-mengapa-wanita-harus-menikahi-enginer-teknik-informatika/" target="_blank">Antidws, Sahabat yang Profesional dan Terpercaya</a></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.inilahjalanku.com/xml-extensible-markup-language/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Mengenal Macam-macam Looping pada Bahasa Pemrograman Delphi</title>
		<link>http://www.inilahjalanku.com/mengenal-macam-macam-looping-pada-bahasa-pemrograman-delphi/</link>
		<comments>http://www.inilahjalanku.com/mengenal-macam-macam-looping-pada-bahasa-pemrograman-delphi/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 05 Jan 2012 16:27:41 +0000</pubDate>
		<dc:creator>code4769</dc:creator>
				<category><![CDATA[IT]]></category>
		<category><![CDATA[delphi]]></category>
		<category><![CDATA[pascal]]></category>
		<category><![CDATA[pemrograman]]></category>
		<category><![CDATA[source code]]></category>
		<category><![CDATA[tutorial]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.inilahjalanku.com/?p=555</guid>
		<description><![CDATA[Berikut adalah pelajaran dasar bagi anda yang ingin menguasai bahasa pemrograman Delphi. Artikel tutorial tentang looping ini saya ambil dari Antidws, Sahabat yang Profesional dan Terpercaya. Selamat belajar. Semoga bermanfaat. Dalam bahasa pemrograman apapun pasti dikenal suatu mekanisme looping atau perulangan. Looping disini sangat berguna sekali untuk mengontrol jalannya program, terutama jika ada aktivitas yang berulang-ulang <a href='http://www.inilahjalanku.com/mengenal-macam-macam-looping-pada-bahasa-pemrograman-delphi/'>[...]</a>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Berikut adalah pelajaran dasar bagi anda yang ingin menguasai bahasa pemrograman Delphi. Artikel tutorial tentang looping ini saya ambil dari <a href="http://antidws.com/2011/12/06/mengenal-bermacam-looping-pada-delphi/" target="_blank">Antidws, Sahabat yang Profesional dan Terpercaya</a>. Selamat belajar. Semoga bermanfaat. <img src='http://www.inilahjalanku.com/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /> </p>
<p>Dalam bahasa pemrograman apapun pasti dikenal suatu mekanisme looping atau perulangan. Looping disini sangat berguna sekali untuk mengontrol jalannya program, terutama jika ada aktivitas yang berulang-ulang dan bahkan ada suatu kondisi tertentu di dalam looping tersebut. Nah, kali ini kita akan bahas mengenai mekanisme looping apa saja yang terdapat dalam Borland Delphi.<br />
Dalam penulisan program Delphi ada kalanya tidak membutuhkan program yang terlalu panjang ketika hanya terdiri dari pengulangan dari program yang sebelumnya. Proses pengulangan suatu proses dalam batas tertentu tersebut dapat ditulis secara singkat dengan menggunakan looping. Jenis-jenis dari looping dapat dibagi sebagai berikut:<br />
1. for…to..do dan for…downto…do<br />
2. repeat…until<br />
3. while…do<br />
Untuk lebih jelasnya akan dibahas masing – masing dari proses looping tersebut beserta contoh sederhana yang akan memudahkan dalam pengaplikasiannya.<br />
1. for…to…do dan for…down…to<br />
Perulangan for dibagi lagi menjadi 2 jenis yaitu:<br />
a. for…to…do<br />
b. for…downto…do<br />
Keduanya mempunyai fungsi yang sama dengan sintaks program seperti berikut ini.<br />
for variable := nilai_awal to nilai_akhir do pernyataan<br />
for variable := nilai_awal downto nilai_akhir do pernyataan<br />
Looping for bisa digunakan untuk beberapa jenis proses pengulangan yaitu jenis pengulangan integer, pengulangan character dan pengulangan enumeration.<br />
Contoh program:<span id="more-555"></span><br />
– Pengulangan pada jenis variabel integer<br />
var<br />
i : integer;<br />
begin<br />
for i:= 1 to 5 do<br />
showmessage (‘nilai i =’ + inttostr(i));<br />
end;<br />
ketika di-run:<br />
nilai i = 1<br />
nilai i = 2<br />
nilai i = 3<br />
nilai i = 4<br />
nilai i = 5<br />
– Pengulangan pada jenis variable character<br />
var<br />
i : char;<br />
begin<br />
for i:= ‘a’ to ‘e’ do<br />
showmessage(‘nilai i =’ + i);<br />
end;<br />
ketika di-run:<br />
nilai i = a<br />
nilai i = b<br />
nilai i = c<br />
nilai i = d<br />
nilai i = e<br />
– Pengulangan pada jenis variable enumeration<br />
var<br />
kota: (surabaya,jakarta,bandung,jogja,sidoarjo);<br />
begin<br />
for kota:= bandung to sidoarjo do<br />
showmessage(‘kota i =’ + inttostr(ord(kota)));<br />
end;<br />
ketika di-run:<br />
kota i = 2<br />
kota i = 3<br />
kota i = 4<br />
Pada enumeration akan diberikan nomor urut (ordinal type) pada masing – masing isi dari kota saat pendeklarasiannya pada bagian var. Nomor urut dimulai dari 0 sampai 4. Nomor urut surabaya adalah 0,nomor urut dari jakarta adalah 1 dan seterusnya. Karena looping dimulai dari bandung yang bernomor urut 2 maka ketika dirun yang pertama kali muncul adalah kota i = 2.<br />
Untuk jenis looping for… downto…do hampir sama hanya saja pengulangan dilakukan secara hitungan turun.<br />
Contoh program:<br />
var<br />
i : char;<br />
begin<br />
for i:= ‘f’ downto ‘c’ do<br />
showmessage(‘nilai i =’ + i);<br />
end;<br />
ketika di-run:<br />
nilai i = f<br />
nilai i = e<br />
nilai i = d<br />
nilai i = c<br />
2. repeat…until<br />
Jenis looping ini digunakan untuk looping dengan sampai dengan batas yang ditentukan setelah pernyataan until. Sintaks dari jenis looping ini dapat dilihat seperti dibawah ini:<br />
repeat pernyataan until syarat<br />
Contoh program:<br />
var<br />
i,a : integer;<br />
begin<br />
i:=1;<br />
repeat<br />
a:=i*5;<br />
showmessage(‘nilai ‘+ inttostr(i)+’ * 5 = ‘+inttostr(a));<br />
inc(i); // inc(i)===&gt; i=i+1<br />
until i &gt; 5;<br />
end;<br />
ketika di-run:<br />
nilai 1 * 5 =5<br />
nilai 2 * 5 =10<br />
nilai 3 * 5 =15<br />
nilai 4 * 5 =20<br />
nilai 5 * 5 =25<br />
Pada jenis looping repeat, nilai i diberi nilai awal dahulu sebelum masuk ke looping. Untuk menaikkan nilai i diperlukan pernyataan tambahan inc(i) atau i = i + 1, tidak seperti dalam looping jenis for yang tidak membutuhkan pernyataan untuk menaikkan nilai i.<br />
3. while…do<br />
Jenis looping ini hampir sama dengan jenis looping repeat…until. Beda dari kedua jenis looping ini adalah jika pada looping repeat…until dilakukan proses dahulu baru dilihat syarat mengakhiri looping masih memenuhi atau tidak. Jika memenuhi maka proses looping akan berhenti tapi kalau tidak maka looping akan terus berjalan sedangkan pada jenis looping while…do syarat melakukan looping diajukan terlebih dahulu jika memenuhi maka proses akan dilakukan tapi jika tidak maka looping tidak dilakukan.<br />
Sintaks dari jenis looping ini adalah sebagai berikut:<br />
while syarat do pernyataan<br />
Contoh program:<br />
var<br />
i,a : integer;<br />
begin<br />
i:=1;<br />
while i i=i+1<br />
end;<br />
end;<br />
ketika di-run:<br />
nilai kuadrat dari 1 adalah 1<br />
nilai kuadrat dari 2 adalah 4<br />
nilai kuadrat dari 3 adalah 9<br />
nilai kuadrat dari 4 adalah 16<br />
nilai kuadrat dari 5 adalah 25<br />
Menghentikan proses looping<br />
Ketika proses looping masih dilakukan kadang kala kita perlu untuk keluar dari looping berdasarkan suatu kondisi tertentu, untuk itu ada 3 cara untuk menghentikan proses looping tersebut yaitu dengan menggunakan:<br />
1. goto<br />
Biasanya penghentian looping dengan menggunakan sintak ini jarang digunakan. Penghentian looping dilakukan dengan pernyataan if. Jika syarat if terpenuhi maka looping berhenti dengan melompat ke label yang dibuat secara terpisah dengan program proses looping.<br />
Contoh program:<br />
var<br />
i,a : integer;<br />
label<br />
berhenti;<br />
begin<br />
i:=1;<br />
for i:=1 to 17 do<br />
begin<br />
a:=i*i;<br />
showmessage (‘nilai kuadrat dari ‘+ inttostr(i)+’ adalah ‘ + inttostr(a));<br />
if a&gt;15 then goto berhenti;<br />
end;<br />
berhenti:<br />
showmessage(‘loop berhenti saat i = ‘+inttostr(i)+’ dan kuadratnya adalah ‘+inttostr(a));<br />
end;<br />
ketika di-run:<br />
nilai kuadrat dari 1 adalah 1<br />
nilai kuadrat dari 2 adalah 4<br />
nilai kuadrat dari 3 adalah 9<br />
nilai kuadrat dari 4 adalah 16<br />
loop berhenti saat i = 4 dan kuadratnya adalah 16<br />
Pada proses tersebut looping tidak dilakukan sampai i ke-17 seperti perintah looping for…to…do, tetapi hanya hingga nilai a lebih dari 15 untuk pertama kalinya. Looping berhenti dan program melompat pada pernyataan dalam label.<br />
2. continue<br />
Penghentian loop ini digunakan dengan menggunakan pernyataan if . Jika pernyataan if dipenuhi maka looping tidak akan mengambil nilai tersebut tetapi meneruskan loop berikutnya.<br />
Contoh program:<br />
var<br />
i : integer;<br />
a : string;<br />
begin<br />
for i:=5 to 10 do<br />
begin<br />
if (i=6) or (i=9) then continue;<br />
a:=a+’ ‘ +inttostr(i);<br />
showmessage(‘a =’ + a);<br />
end;<br />
end;<br />
ketika di-run:<br />
a = 5<br />
a = 5 7<br />
a = 5 7 8<br />
a = 5 7 8 10<br />
Pada saat i = 6 maka looping tidak dilakukan, looping dilakukan kembali untuk nilai i = 7. Begitu pula pada saat i = 9.<br />
3. break<br />
Pernyataan ini digunakan untuk keluar dari proses looping, tanpa masuk ke pernyataan lain seperti pada goto dan juga tanpa meneruskan looping dengan menggunakan nilai selanjutnya seperti pada continue.<br />
Contoh program:<br />
var<br />
i : integer;<br />
begin<br />
for i:=1 to 12 do<br />
begin<br />
if i=6 then<br />
break;<br />
showmessage(‘nilai i =’ + inttostr(i));<br />
end;<br />
end;<br />
ketika di-run:<br />
nilai i = 1<br />
nilai i = 2<br />
nilai i = 3<br />
nilai i = 4<br />
nilai i = 5<br />
Looping dilakukan hanya sampai nilai i = 5. Ketika nilai i = 6 perintah break menghentikan looping.</p>
<p>Sumber &#8211;&gt; <a href="http://antidws.com/2011/12/06/mengenal-bermacam-looping-pada-delphi/" target="_blank">Antidws, Sahabat yang Profesional dan Terpercaya</a></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.inilahjalanku.com/mengenal-macam-macam-looping-pada-bahasa-pemrograman-delphi/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Sedikit Tentang Cloud Computing : Mitos</title>
		<link>http://www.inilahjalanku.com/sedikit-tentang-cloud-computing-mitos/</link>
		<comments>http://www.inilahjalanku.com/sedikit-tentang-cloud-computing-mitos/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 31 Dec 2011 17:45:26 +0000</pubDate>
		<dc:creator>code4769</dc:creator>
				<category><![CDATA[IT]]></category>
		<category><![CDATA[ilmu]]></category>
		<category><![CDATA[pemrograman]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.inilahjalanku.com/?p=551</guid>
		<description><![CDATA[Dalam sebuah seminar tentang cloud computing, Francis Lee dari Joyent menyebutkan ada sejumlah mitos yang melingkupi cloud computing. Mitos-mitos inilah yang membuat orang-orang ataupun perusahaan masih enggan untuk berpindah dari model data center lama ke layanan cloud computing. Edukasi tentang cloud computing mutlak diperlukan untuk mengetahui apa saja kelebihan dan kekurangan cloud computing. Tahun 2012 <a href='http://www.inilahjalanku.com/sedikit-tentang-cloud-computing-mitos/'>[...]</a>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Dalam sebuah seminar tentang cloud computing, Francis Lee dari Joyent menyebutkan ada sejumlah mitos yang melingkupi cloud computing. Mitos-mitos inilah yang membuat orang-orang ataupun perusahaan masih enggan untuk berpindah dari model data center lama ke layanan cloud computing.</p>
<p>Edukasi tentang cloud computing mutlak diperlukan untuk mengetahui apa saja kelebihan dan kekurangan cloud computing. Tahun 2012 seperti yang saya prediksikan di Indonesia akan menjadi tahun di mana orang akan ingin tahu lebih banyak tentang teknologi cloud, termasuk mencoba layanan tersebut secara langsung.</p>
<p>Satu hal yang pasti, dengan mengalihkan sumber daya ke teknologi cloud bukan berarti pemilik data bisa ongkang-ongkang kaki dan lepas tangan jika ada hal-hal yang tidak diinginkan (misalnya: crash, hacked) terjadi dengan penyedia layanan cloud-nya.</p>
<p>Penyedia layanan cloud yang baik pasti dari awal kontrak akan mengajak klien untuk duduk bareng mendesain environment sistem untuk mendapatkan hasil yang optimal. Ini merupakan bukti awal keseriusan penyedia layanan cloud untuk secara sungguh-sungguh membantu kita mengurusi alih sumber daya terhadap seluruh sistem komputer yang dimiliki perusahaan.</p>
<p>Berikut adalah mitos-mitos cloud computing yang disebutkan oleh Francis Lee dan bagaimana sesungguhnya yang terjadi di dunia nyata:</p>
<p>1. Cloud Computing tidak secure, reliable, dan scalable</p>
<p>Tiga hal ini saya gabungkan menjadi satu. Faktanya adalah cloud computing bisa saja tidak secure, reliable, dan scalable. Hal ini bisa terjadi jika kita memilih penyedia layanan cloud yang tidak tepat dan kita tidak terlibat langsung dalam pendesainan arsitektur sistem komputer yang dikehendaki.</p>
<p>Menurut Francis, penggunaan layanan cloud bukan berarti sistem tersebut langsung 100% aman. Kita tetap perlu memasang sistem pengaman seperti SSL dan semua layer keamanan yang menjadi faktor utama apakah sistem kita mudah ditembus atau tidak. Dari awal, seharusnya penyedia layanan cloud sudah memberikan saran-saran tentang cara terbaik untuk memastikan keamanan sistem.</p>
<p>Sementara itu, faktor reliable dan scalable bergantung dengan cara kita mendesain sistem komputer yang dimiliki di cloud dan bagaimana backup plan yang dimiliki oleh penyedia layanan cloud. Dengan demikian, langkah persiapan — baik dalam memilih penyedia cloud maupun mendesain arsitektur sistem komputer — merupakan hal critical untuk menentukan apakah sistem akan secure, reliable, dan scalable.<br />
<span id="more-551"></span><br />
2. Cloud Computing tidak menghemat uang</p>
<p>Bisa jadi bahwa ternyata biaya yang dikeluarkan untuk mengalihkan sumber daya ke layanan cloud tidak lebih murah ketimbang membuat data center sendiri.</p>
<p>Masalahnya, membuat data center sendiri itu pastinya membutuhkan yang namanya ruangan, infrastruktur, dan hardware yang semuanya adalah aset dan memiliki faktor depresiasi. Belum lagi seandainya kita perlu memperbarui semua itu secara berkala.</p>
<p>Sebaliknya dengan mengalihkan sistem ke teknologi cloud, hanya satu hal yang kita pikirkan dari sisi keuangan, yaitu biaya operasional. Tidak ada aset dan depresiasi yang perlu diurusi.</p>
<p>Anggap saja seperti pembayaran bulanan yang rutin dikeluarkan, seperti halnya layanan listrik, air, atau telepon. Tidak perlu pusing dengan pembaruan teknologi ataupun bagaimana membuang perangkat yang sudah usang.</p>
<p>3. Cloud Computing membutuhkan skill IT yang baru</p>
<p>Apakah teknologi cloud membutuhkan skill yang baru? Sekarang dibalik, jika Anda berkecimpung di dunia Teknologi Informasi, hal apa yang tidak baru setiap harinya?</p>
<p>Berbeda dengan dunia teknik lainnya, IT adalah dunia yang sangat cepat menuntut perubahan. Ini termasuk dengan skill dan ilmu yang diperlukan. Apa yang menjadi tren lima tahun lalu bisa jadi sudah tidak ada yang menggunakan saat ini.</p>
<p>Khusus untuk teknologi cloud, para administrator sistem di perusahaan tentu harus mengerti bagaimana meng-handle teknologi yang diterapkan oleh layanan cloud computing.</p>
<p>Belajar terus-menerus, terutama untuk teknologi baru, adalah keharusan dan itu bukanlah hal yang bisa ditawar. Tentu saja penyedia layanan cloud akan selalu membantu jika memerlukan transfer ilmu dan teknologi.</p>
<p>Itulah sekelumit mitos yang berkaitan dengan cloud computing. Garis besarnya adalah teknologi cloud memang memudahkan kita mengurusi sistem komputer yang dimiliki tapi pemilik sistem tetap secara penuh bertanggung jawab untuk memastikan bahwa sistem yang dimiliki sudah benar-benar cukup secure, reliable, dan scalable. Update terhadap perkembangan teknologi juga merupakan keharusan di dunia yang serba cepat ini.</p>
<p>Semoga kita bisa memahami teknologi cloud dengan lebih baik dan dapat memutuskan apakah teknologi cloud computing merupakan solusi terbaik bagi sistem kita atau tidak.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.inilahjalanku.com/sedikit-tentang-cloud-computing-mitos/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Melakukan Select Pencarian Data pada Database Access dengan Kriteria Tanggal Pada Delphi</title>
		<link>http://www.inilahjalanku.com/melakukan-select-pencarian-data-pada-database-access-dengan-kriteria-tanggal-pada-delphi/</link>
		<comments>http://www.inilahjalanku.com/melakukan-select-pencarian-data-pada-database-access-dengan-kriteria-tanggal-pada-delphi/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 30 Nov 2011 09:21:47 +0000</pubDate>
		<dc:creator>code4769</dc:creator>
				<category><![CDATA[IT]]></category>
		<category><![CDATA[belajar]]></category>
		<category><![CDATA[delphi]]></category>
		<category><![CDATA[ilmu]]></category>
		<category><![CDATA[pemrograman]]></category>
		<category><![CDATA[source code]]></category>
		<category><![CDATA[tutorial]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.inilahjalanku.com/?p=527</guid>
		<description><![CDATA[OK, update blog diakhir bulan November&#8230; sedikit Share, tentang delphi. Tentang malakukan perintah select pada table dengan kriteria tanggal. query yang biasa digunakan pada ADOQuery adalah : sql.add(&#8216;select * from table where tgl=&#8221;&#8216;+datetostr(datetimepicker1.date)+&#8217;&#8221;&#8216;); &#8220;seharusnya&#8221;, perintah diatas sudah benar dan dapat dijalankan dengan normal. Akan tetapi, muncul error tentang missmatch criteria expression. nah, sebagai solusinya, pakai <a href='http://www.inilahjalanku.com/melakukan-select-pencarian-data-pada-database-access-dengan-kriteria-tanggal-pada-delphi/'>[...]</a>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>OK, update blog diakhir bulan November&#8230; <img src='http://www.inilahjalanku.com/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /><br />
sedikit Share, tentang delphi. Tentang malakukan perintah select pada table dengan kriteria tanggal. query yang biasa digunakan pada ADOQuery adalah :</p>
<p>sql.add(&#8216;select * from table where tgl=&#8221;&#8216;+datetostr(datetimepicker1.date)+&#8217;&#8221;&#8216;);</p>
<p>&#8220;seharusnya&#8221;, perintah diatas sudah benar dan dapat dijalankan dengan normal. Akan tetapi, muncul error tentang missmatch criteria expression. nah, sebagai solusinya, pakai code berikut :</p>
<p>sql.Add(&#8216;select * from table where tgl=#&#8217;+formatdatetime(&#8216;mm/dd/yyyy&#8217;,datetimepicker1.date)+&#8217;#');</p>
<p>sekian. <img src='http://www.inilahjalanku.com/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /> </p>
<p>hehehe, maaf g bisa panjang lebar. nulisnya juga setengah2&#8230; tapi semoga membantu&#8230; <img src='http://www.inilahjalanku.com/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /> </p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.inilahjalanku.com/melakukan-select-pencarian-data-pada-database-access-dengan-kriteria-tanggal-pada-delphi/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Referensi Belajar CI dengan Video tutorial Lengkap Menarik Mudah</title>
		<link>http://www.inilahjalanku.com/referensi-belajar-ci-dengan-video-tutorial-lengkap-menarik-mudah/</link>
		<comments>http://www.inilahjalanku.com/referensi-belajar-ci-dengan-video-tutorial-lengkap-menarik-mudah/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 14 Nov 2011 19:10:16 +0000</pubDate>
		<dc:creator>code4769</dc:creator>
				<category><![CDATA[IT]]></category>
		<category><![CDATA[belajar]]></category>
		<category><![CDATA[CodeIgniter]]></category>
		<category><![CDATA[ilmu]]></category>
		<category><![CDATA[pemrograman]]></category>
		<category><![CDATA[tutorial]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.inilahjalanku.com/?p=518</guid>
		<description><![CDATA[hhhooooaaaaaammmm&#8230;&#8230; baru jam 2 dah ngantukk&#8230; haduh&#8230; tapi sebelum sejenak memejamkan mata, ada baiknya menutup aktivitas dengan sharing.. OK, akhir-akhir ini memang ada target yang harus diselesaikan dengan CI. sedangkan saya pribadi masih newbie di CI. Mencari materi gratis di internet adalah pilihan yang paling murah, mudah, dan cepat&#8230; setelah mencari-cari, saya nemu tempat yang <a href='http://www.inilahjalanku.com/referensi-belajar-ci-dengan-video-tutorial-lengkap-menarik-mudah/'>[...]</a>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>hhhooooaaaaaammmm&#8230;&#8230; baru jam 2 dah ngantukk&#8230; haduh&#8230;<br />
tapi sebelum sejenak memejamkan mata, ada baiknya menutup aktivitas dengan sharing.. <img src='http://www.inilahjalanku.com/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /> </p>
<p>OK, akhir-akhir ini memang ada target yang harus diselesaikan dengan CI. sedangkan saya pribadi masih newbie di CI. Mencari materi gratis di internet adalah pilihan yang paling murah, mudah, dan cepat&#8230; <img src='http://www.inilahjalanku.com/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /> </p>
<p>setelah mencari-cari, saya nemu tempat yang menyediakan video tutorial yang cukup lengkap. yah.. setidaknya cukuplah menjadi bekal untuk memulai pekerjaan&#8230; <img src='http://www.inilahjalanku.com/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /> </p>
<p>untuk video tutorial bahasa inggris (17 episode) : http://net.tutsplus.com/sessions/codeigniter-from-scratch/</p>
<p>untuk bahasa indonesia (27 episode) : http://www.mediatutorial.web.id/search/label/FRAMEWORK%20-%20CODEIGNITER</p>
<p>sedangkan sumber original : http://codeigniter.com</p>
<p>Forum ID Reg : http://www.codeigniter-id.com/</p>
<p>ok, semoga manfaat. selamat belajar.. <img src='http://www.inilahjalanku.com/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /> </p>
<p>btw, title nya berlebihan g sih?? <img src='http://www.inilahjalanku.com/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' />  </p>
<p>*Artikel dibuat sebagai bentuk ucapan terimakasih.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.inilahjalanku.com/referensi-belajar-ci-dengan-video-tutorial-lengkap-menarik-mudah/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Pengenalan Framework CodeIgniter</title>
		<link>http://www.inilahjalanku.com/pengenalan-framework-codeigniter/</link>
		<comments>http://www.inilahjalanku.com/pengenalan-framework-codeigniter/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 01 Nov 2011 19:23:16 +0000</pubDate>
		<dc:creator>code4769</dc:creator>
				<category><![CDATA[IT]]></category>
		<category><![CDATA[belajar]]></category>
		<category><![CDATA[CodeIgniter]]></category>
		<category><![CDATA[ilmu]]></category>
		<category><![CDATA[pemrograman]]></category>
		<category><![CDATA[tutorial]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.inilahjalanku.com/?p=509</guid>
		<description><![CDATA[wah, harusnya sebelum saya post mengenai cara mengisi nilai item dropdown dari database dalam ci,  saya post terlebih dahulu tema ini. tapi ga masalah, terlambat lebih baik daripada tidak. ok, uummmm&#8230;.. jadi males ngetik gini aja, untuk mengetahui apa itu CI, silakan kunjungi web resminya http://codeigniter.com/ heheh&#8230; dengan bekal pengetahuan bahasa inggris dan sedikit paham php, <a href='http://www.inilahjalanku.com/pengenalan-framework-codeigniter/'>[...]</a>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>wah, harusnya sebelum saya post mengenai <a href="http://www.inilahjalanku.com/mengisi-nilai-item-dropdown-dari-database-dalam-ci/" target="_blank">cara mengisi nilai item dropdown dari database dalam ci</a>,  saya post terlebih dahulu tema ini. tapi ga masalah, terlambat lebih baik daripada tidak. <img src='http://www.inilahjalanku.com/wp-includes/images/smilies/icon_razz.gif' alt=':-P' class='wp-smiley' /> </p>
<p>ok, uummmm&#8230;.. jadi males ngetik <img src='http://www.inilahjalanku.com/wp-includes/images/smilies/icon_razz.gif' alt=':-P' class='wp-smiley' /><br />
gini aja, untuk mengetahui apa itu CI, silakan kunjungi web resminya http://codeigniter.com/ heheh&#8230; dengan bekal pengetahuan bahasa inggris dan sedikit paham php, anda akan lebih mudah untuk berkenalan dengan CI melalui situs resminya. terutama jangan lewatkan &#8220;user guide&#8221; nya.<br />
untuk komunitas, bisa anda kunjungi di http://www.codeigniter-id.com/</p>
<p>demikian, selamat belajar&#8230; <img src='http://www.inilahjalanku.com/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /> </p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.inilahjalanku.com/pengenalan-framework-codeigniter/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Kenapa database harus dinormalisasi (Why Is Normalization a Must for Any Database Application in Business)</title>
		<link>http://www.inilahjalanku.com/kenapa-database-harus-dinormalisasi-why-is-normalization-a-must-for-any-database-application-in-business/</link>
		<comments>http://www.inilahjalanku.com/kenapa-database-harus-dinormalisasi-why-is-normalization-a-must-for-any-database-application-in-business/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 30 Oct 2011 15:54:27 +0000</pubDate>
		<dc:creator>code4769</dc:creator>
				<category><![CDATA[IT]]></category>
		<category><![CDATA[basis data]]></category>
		<category><![CDATA[belajar]]></category>
		<category><![CDATA[ilmu]]></category>
		<category><![CDATA[pemrograman]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.inilahjalanku.com/?p=496</guid>
		<description><![CDATA[sharing lagi&#8230; :p kali ini tentang pentingnya normalisasi database. tapi maaf, kali ini tetep dibiarkan seperti sumbernya aja. daripada di translate dengan bahasa yang kacau&#8230; ===================================================================================== Normalization calls for application of specific rules and design of your databases, wherein only relevant data is stored in tables. When the term database normalization is used, it means that <a href='http://www.inilahjalanku.com/kenapa-database-harus-dinormalisasi-why-is-normalization-a-must-for-any-database-application-in-business/'>[...]</a>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>sharing lagi&#8230; :p kali ini tentang pentingnya normalisasi database. <img src='http://www.inilahjalanku.com/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /> </p>
<p>tapi maaf, kali ini tetep dibiarkan seperti sumbernya aja. daripada di translate dengan bahasa yang kacau&#8230; <img src='http://www.inilahjalanku.com/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /> </p>
<p>=====================================================================================</p>
<pre>Normalization calls for application of specific rules and design of your databases, wherein only relevant data is stored in tables. When the term database normalization is used, it means that data in a database has been processed and organized in an efficient manner. Normalization creates a relationship base between different tables, aimed at doing away with inconsistent dependencies and redundant occurrences of data.

Benefits
Normalization creates a flexible database that will facilitate quick creation, searching and sorting of indexes. Tables will have more rows per page, but fewer columns and information in each row are directly related to a primary key. The indexes are more clustered and, therefore, are less rigid in facilitating query tuning and quick modification of data due to fewer numbers of indexes in each table. If your tables have only relevant data, then no redundancy exists, and execution of database triggers is fast.

Redundancy
Redundancy in databases occurs when you store the same data repeatedly in your database. For example, in an address table, you may note zip codes repeating for several addresses. This repetition of zip codes indicates that you should create a table specifically to store zip codes, and the data directly related to zip codes. The primary aim of normalization is to facilitate quick searching and indexing of data in the various tables within your database. Duplicated and inconsistent data slows the querying and indexing processes and may cause inaccurate reporting of your information.

Inconsistent Dependency
Inconsistent dependency occurs when you store data related to a piece of data in a table, but not necessarily related to the primary key for that table. For optimum performance of any database, you must normalize the database by organizing the data in a systematic manner, storing only data that is directly related to the primary key in a given table. For example, a zip code table would have each zip code listed once in each row, and the matching area in the same row, though in a different column.

Normal Forms
Databases are normalized based on certain design rules; thus, a database is said to be normalized if the first normal form is satisfied. The first normal form establishes the fundamental rules for database organization, and at this level, you remove repetitive data and place that data in individual tables with each row classified by a primary key. The second normal form eliminates subsets of data, or redundant data applicable to multiple rows in the same table, and houses them in different tables. With the help of a foreign key, the second normal form links the new tables with the previous ones. The third normal form removes redundant, dependent columns not related to the primary key. Although fourth and fifth normal forms exist, they are not often used in database designs.</pre>
<p>sumber : <a href="http://www.ehow.com/info_8120428_normalization-must-database-application-business.html">http://www.ehow.com/info_8120428_normalization-must-database-application-business.html</a><br />
untuk info terkait lainnya bisa kunjungi :</p>
<p><a href="http://www.sqlmag.com/article/performance/sql-by-design-why-you-need-database-normalization">http://www.sqlmag.com/article/performance/sql-by-design-why-you-need-database-normalization</a></p>
<p><a href="http://databases.about.com/od/specificproducts/a/normalization.htm">http://databases.about.com/od/specificproducts/a/normalization.htm</a></p>
<p><a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Database_normalization">http://en.wikipedia.org/wiki/Database_normalization</a></p>
<p><a href="http://www.databasedev.co.uk/database_normalization_process.html">http://www.databasedev.co.uk/database_normalization_process.html</a></p>
<p>&nbsp;</p>
<p>selamat belajar&#8230; <img src='http://www.inilahjalanku.com/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /> </p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.inilahjalanku.com/kenapa-database-harus-dinormalisasi-why-is-normalization-a-must-for-any-database-application-in-business/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Belajar dasar delphi aplikasi kalkulator berbasis console</title>
		<link>http://www.inilahjalanku.com/belajar-dasar-delphi-aplikasi-kalkulator-berbasis-console/</link>
		<comments>http://www.inilahjalanku.com/belajar-dasar-delphi-aplikasi-kalkulator-berbasis-console/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 12 Oct 2011 17:05:50 +0000</pubDate>
		<dc:creator>code4769</dc:creator>
				<category><![CDATA[IT]]></category>
		<category><![CDATA[delphi]]></category>
		<category><![CDATA[pascal]]></category>
		<category><![CDATA[pemrograman]]></category>
		<category><![CDATA[source code]]></category>
		<category><![CDATA[tutorial]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.inilahjalanku.com/?p=477</guid>
		<description><![CDATA[hemmm&#8230; baru jam 12 tapi tumben dah ngantuk&#8230; ok, sebelum istirahat, share dikit lah&#8230; tentang delphi, tapi kali ini untuk pemula. jadi bagi anda yang sudah cukup mahir, please, tinggalkan halaman ini. cari menu lainnya.. yups, biasanya, kalau awal-awal belajar delphi, kita dikenalkan terlebih dahulu dengan aplikasi berbasis console dengan bahasa pascal-nya. nah, berikut adalah <a href='http://www.inilahjalanku.com/belajar-dasar-delphi-aplikasi-kalkulator-berbasis-console/'>[...]</a>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>hemmm&#8230; baru jam 12 tapi tumben dah ngantuk&#8230; ok, sebelum istirahat, share dikit lah&#8230;<br />
tentang delphi, tapi kali ini untuk pemula. jadi bagi anda yang sudah cukup mahir, please, tinggalkan halaman ini. cari menu lainnya.. <img src='http://www.inilahjalanku.com/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /> </p>
<p>yups, biasanya, kalau awal-awal belajar delphi, kita dikenalkan terlebih dahulu dengan aplikasi berbasis console dengan bahasa pascal-nya. <img src='http://www.inilahjalanku.com/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /> </p>
<p>nah, berikut adalah contoh sederhana aplikasi kalkulator berbasis console yang biasanya dijadikan tugas dalam awal praktikum delphi. <img src='http://www.inilahjalanku.com/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /> </p>
<p>dalam aplikasi ini, memuat beberapa contoh sederhana tentang function, procedure, percabangan if then else, dsb&#8230;</p>
<p>berikut tampilannya..</p>
<p><a href="http://www.inilahjalanku.com/wp-content/uploads/2011/10/console-calc1.jpg"><img class="aligncenter size-full wp-image-482" title="console calc" src="http://www.inilahjalanku.com/wp-content/uploads/2011/10/console-calc1-e1318439594220.jpg" alt="" width="289" height="186" /></a></p>
<p>tidak ada source yang saya tampilkan disini.<br />
silakan anda download source nya <a title="download disini" href="http://www.4shared.com/file/nkWANuN9/console_calc.html" target="_blank">download disini</a></p>
<p>ingat, ini untuk belajar ya.. bukan untuk dijiplak atau &#8220;edit-kumpul&#8221; <img src='http://www.inilahjalanku.com/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /> </p>
<p>klo ada pertanyaan, bisa lewat komen, atau bila ingin tanya jawab langsung, silakan chat bila saya Online. <img src='http://www.inilahjalanku.com/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /> </p>
<p>ok, thats all. Thanks.. <img src='http://www.inilahjalanku.com/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /> </p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.inilahjalanku.com/belajar-dasar-delphi-aplikasi-kalkulator-berbasis-console/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>cara membulatkan pecahan angka ratusan ke ribuan pada delphi</title>
		<link>http://www.inilahjalanku.com/cara-membulatkan-pecahan-angka-ratusan-ke-ribuan-pada-delphi/</link>
		<comments>http://www.inilahjalanku.com/cara-membulatkan-pecahan-angka-ratusan-ke-ribuan-pada-delphi/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 28 Jul 2011 18:13:52 +0000</pubDate>
		<dc:creator>code4769</dc:creator>
				<category><![CDATA[IT]]></category>
		<category><![CDATA[belajar]]></category>
		<category><![CDATA[delphi]]></category>
		<category><![CDATA[pemrograman]]></category>
		<category><![CDATA[source code]]></category>
		<category><![CDATA[tutorial]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.inilahjalanku.com/?p=455</guid>
		<description><![CDATA[em, sedikit tips kali ini, tentang cara untuk membulatkan angka pecahan ratusan ke dalam ribuan. misal, 192.333 dibulatkan menjadi 192.000 174.250 dibulatkan menjadi 174.000 kalau ada pertanyaan, kenapa juga harus dibulatkan? sedangkan angka itu bukan angka pecahan atau desimal. OK, pembulatan seperti ini akan diperlukan untuk perhitungan data keuangan dengan jangkauan angka yang cukup besar. <a href='http://www.inilahjalanku.com/cara-membulatkan-pecahan-angka-ratusan-ke-ribuan-pada-delphi/'>[...]</a>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>em, sedikit tips kali ini, tentang cara untuk membulatkan angka pecahan ratusan ke dalam ribuan. misal,<br />
192.333 dibulatkan menjadi 192.000<br />
174.250 dibulatkan menjadi 174.000<br />
kalau ada pertanyaan, kenapa juga harus dibulatkan? sedangkan angka itu bukan angka pecahan atau desimal. OK, pembulatan seperti ini akan diperlukan untuk perhitungan data keuangan dengan jangkauan angka yang cukup besar. misal, bila kita bicara tentang pembayaran sebuah angsuran, bukankah sangat jarang bila ada angsuran dengan pecahan ratusan rupiah? terlebih jika jumlahnya mencapai jutaan rupiah. <img src='http://www.inilahjalanku.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> </p>
<p>kasus ini baru saja saya alami ketika saya membuat sebuah sistem keuangan. dan dari situ juga saya ada niat untuk share disini karena ternyata belum banyak yang menulis tentang ini. entah karena ini terlalu sepele sampai terlewatkan atau bagaimana saya kurang tahu. tapi, yah, semoga bermanfaat.:) </p>
<p>cara pembulatan tersebut cukup sederhana. algoritma yang saya pakai adalah membagi angka tersebut dengan angka 1000, kemudian mengalikannya kembali dengan angka 1000. jadi, untuk codenya kira-kira demikian:</p>
<p>angka := (angka div 1000) * 1000;</p>
<p>dimana angka adalah bilangan bertipe integer. apabila berupa bilangan real atau float, maka ditambah trunc() jadinya kira-kira begini untuk angka adalah bilangan real atau float:</p>
<p>angka := (trunc(angka) div 1000) * 1000; </p>
<p>demikian, semoga membantu. <img src='http://www.inilahjalanku.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> </p>
<p><!-- Begin: http://adsensecamp.com/ --><br />
<script src="http://adsensecamp.com/show/?id=kFjfdNYnvtU%3D&#038;cid=TlffQoaJN%2F0%3D&#038;chan=m2Emmfw1PFc%3D&#038;type=2&#038;title=3D81EE&#038;text=000000&#038;background=FFFFFF&#038;border=FFFFFF&#038;url=2BA94F" type="text/javascript">
</script><br />
<!-- End: http://adsensecamp.com/ --></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.inilahjalanku.com/cara-membulatkan-pecahan-angka-ratusan-ke-ribuan-pada-delphi/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Mengubah data baris menjadi kolom pada database mysql</title>
		<link>http://www.inilahjalanku.com/mengubah-data-baris-menjadi-kolom-pada-database-mysql/</link>
		<comments>http://www.inilahjalanku.com/mengubah-data-baris-menjadi-kolom-pada-database-mysql/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 04 Jun 2011 05:50:02 +0000</pubDate>
		<dc:creator>code4769</dc:creator>
				<category><![CDATA[IT]]></category>
		<category><![CDATA[basis data]]></category>
		<category><![CDATA[pemrograman]]></category>
		<category><![CDATA[source code]]></category>
		<category><![CDATA[tutorial]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.inilahjalanku.com/?p=446</guid>
		<description><![CDATA[ukey kawan&#8230; mulai share lagi nieh&#8230; beberapa hari memikirkan cara untuk mengubah data baris (record) pada sebuah table dan menampilkannya menjadi kolom. kasusnya demikian : q punya 3 table anggota, simpanananggota, simpanan anggota: NPA nama simpananangota: idsimpanananggota idsimpanan npa status simpanan: idsimpanan nama jumlah q pengen nampilkan sebuah view yang menampilkan: npa nama simpananwajib &#8212;&#62; <a href='http://www.inilahjalanku.com/mengubah-data-baris-menjadi-kolom-pada-database-mysql/'>[...]</a>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>ukey kawan&#8230; mulai share lagi nieh&#8230;</p>
<p>beberapa hari memikirkan cara untuk mengubah data baris (record) pada sebuah table dan menampilkannya menjadi kolom. kasusnya demikian :</p>
<p>q punya 3 table anggota, simpanananggota, simpanan</p>
<p>anggota:<br />
NPA<br />
nama</p>
<p>simpananangota:<br />
idsimpanananggota<br />
idsimpanan<br />
npa<br />
status</p>
<p>simpanan:<br />
idsimpanan<br />
nama<br />
jumlah</p>
<p>q  pengen nampilkan sebuah view yang menampilkan:<br />
npa<br />
nama<br />
simpananwajib  &#8212;&gt; awalnya ini adalah record dari simpanan<br />
simpanankhusus  &#8212;&gt; ini juga salahsatu record dari simpanan<br />
simpananpendidikan  &#8212;&gt; ini juga, jadi ada 3 record dalam table simpanan</p>
<p>query  yang dipakai adalah :</p>
<p><span id="more-446"></span></p>
<p>SELECT npa, nama, sum( wajib ) AS simpananawajib, sum( khusus ) AS simpanankhusus, sum( pendidikan ) AS simpananpendidikan<br />
FROM (</p>
<p>SELECT anggota.npa, anggota.nama, if( simpanananggota.idsimpanan = &#8217;1&#8242;, if( simpanananggota.status = &#8216;Ya&#8217;, simpanan.jumlah, 0 ) , 0 ) AS wajib, if( simpanananggota.idsimpanan = &#8217;2&#8242;, if( simpanananggota.status = &#8216;Ya&#8217;, simpanan.jumlah, 0 ) , 0 ) AS khusus, if( simpanananggota.idsimpanan = &#8217;3&#8242;, if( simpanananggota.status = &#8216;Ya&#8217;, simpanan.jumlah, 0 ) , 0 ) AS pendidikan<br />
FROM anggota<br />
LEFT JOIN simpanananggota ON simpanananggota.npa = anggota.npa<br />
LEFT JOIN simpanan ON simpanan.idsimpanan = simpanananggota.idsimpanan<br />
) AS inti</p>
<p>jadinya tampilanny :<br />
NPA  ||Nama||simpananwajib||simpanankhusus||simpananpendidikan<br />
&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8211;<br />
111||fahrizal || 75000||75000||75000<br />
112||Surya ||75000||75000||75000<br />
dst&#8230;..<br />
&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8211;</p>
<p> <img src='http://www.inilahjalanku.com/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /> </p>
<p>demikian&#8230;.</p>
<p>gimana? paham? atau gimana? <img src='http://www.inilahjalanku.com/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' />  jika ada yang ditanyakan, email ja ya? atau komen di bawah&#8230; <img src='http://www.inilahjalanku.com/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /> </p>
<p>&nbsp;</p>
<p>semoga bermanfaat&#8230; <img src='http://www.inilahjalanku.com/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /> </p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.inilahjalanku.com/mengubah-data-baris-menjadi-kolom-pada-database-mysql/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>4</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>

