<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>code4769&#039;s site &#187; rambut</title>
	<atom:link href="http://www.inilahjalanku.com/tag/rambut/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://www.inilahjalanku.com</link>
	<description>Portal IT &#38; Islamic</description>
	<lastBuildDate>Wed, 25 Jan 2012 02:54:30 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.3.1</generator>
		<item>
		<title>Sedikit Tentang Hukum Menyemir Rambut</title>
		<link>http://www.inilahjalanku.com/sedikit-tentang-hukum-boleh-tidak-menyemir-rambut/</link>
		<comments>http://www.inilahjalanku.com/sedikit-tentang-hukum-boleh-tidak-menyemir-rambut/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 27 Dec 2011 19:14:48 +0000</pubDate>
		<dc:creator>code4769</dc:creator>
				<category><![CDATA[Islami]]></category>
		<category><![CDATA[adab]]></category>
		<category><![CDATA[akhlak]]></category>
		<category><![CDATA[ilmu]]></category>
		<category><![CDATA[islam]]></category>
		<category><![CDATA[rambut]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.inilahjalanku.com/?p=548</guid>
		<description><![CDATA[Termasuk dalam masalah perhiasan, yaitu menyemir rambut kepala atau jenggot yang sudah beruban. Sehubungan dengan masalah ini ada satu riwayat yang menerangkan, bahwa orang-orang Yahudi dan Nasrani tidak memperkenankan menyemir rambut dan merombaknya, dengan suatu anggapan bahwa berhias dan mempercantik diri itu dapat menghilangkan arti beribadah dan beragama, seperti yang dikerjakan oleh para rahib dan <a href='http://www.inilahjalanku.com/sedikit-tentang-hukum-boleh-tidak-menyemir-rambut/'>[...]</a>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Termasuk dalam masalah perhiasan, yaitu menyemir rambut kepala atau jenggot yang sudah beruban.</p>
<p>Sehubungan dengan masalah ini ada satu riwayat yang menerangkan, bahwa orang-orang Yahudi dan Nasrani tidak memperkenankan menyemir rambut dan merombaknya, dengan suatu anggapan bahwa berhias dan mempercantik diri itu dapat menghilangkan arti beribadah dan beragama, seperti yang dikerjakan oleh para rahib dan ahli-ahli Zuhud yang berlebih-lebihan itu. Namun Rasulullah s.a.w. melarang taqlid pada suatu kaum dan mengikuti jejak mereka, agar selamanya kepribadian umat Islam itu berbeda, lahir dan batin. Untuk itulah maka dalam hadisnya yang diriwayatkan oleh Abu Hurairah, Rasulullah s.a.w. mengatakan:</p>
<p>&#8220;Sesungguhnya orang-orang Yahudi tidak mau menyemir rambut, karena itu berbedalah kamu dengan mereka.&#8221; (Riwayat Bukhari)<br />
Perintah di sini mengandung arti sunnat, sebagaimana biasa dikerjakan oleh para sahabat, misalnya Abubakar dan Umar. Sedang yang lain tidak melakukannya, seperti Ali, Ubai bin Kaab dan Anas.</p>
<p>Tetapi warna apakah semir yang dibolehkan itu? Dengan warna hitam dan yang lainkah atau harus menjauhi warna hitam? Namun yang jelas, bagi orang yang sudah tua, ubannya sudah merata baik di kepalanya ataupun jenggotnya, tidak layak menyemir dengan warna hitam. Oleh karena itu tatkala Abubakar membawa ayahnya Abu Kuhafah ke hadapan Nabi pada hari penaklukan Makkah, sedang Nabi melihat rambutnya bagaikan pohon tsaghamah yang serba putih buahnya maupun bunganya.<br />
<span id="more-548"></span><br />
Untuk itu, maka bersabdalah Nabi:</p>
<p>&#8220;Ubahlah ini (uban) tetapi jauhilah warna hitam.&#8221; (Riwayat Muslim)<br />
Adapun orang yang tidak seumur dengan Abu Kuhafah (yakni belum begitu tua), tidaklah berdosa apabila menyemir rambutnya itu dengan warna hitam. Dalam hal ini az-Zuhri pernah berkata: &#8220;Kami menyemir rambut dengan warna hitam apabila wajah masih nampak muda, tetapi kalau wajah sudah mengerut dan gigi pun telah goyah, kami tinggalkan warna hitam tersebut.&#8221;22</p>
<p>Termasuk yang membolehkan menyemir dengan warna hitam ini ialah segolongan dari ulama salaf termasuk para sahabat, seperti: Saad bin Abu Waqqash, Uqbah bin Amir, Hasan, Husen, Jarir dan lain-lain.</p>
<p>Sedang dari kalangan para ulama ada yang berpendapat tidak boleh warna hitam kecuali dalam keadaan perang supaya dapat menakutkan musuh, kalau mereka melihat tentara-tentara Islam semuanya masih nampak muda.23</p>
<p>Dan hadis yang diriwayatkan oleh Abu Dzar mengatakan:</p>
<p>&#8220;Sebaik-baik bahan yang dipakai untuk menyemir uban ialah pohon inai dan katam.&#8221; (Riwayat Tarmizi dan Ashabussunan)<br />
Inai berwarna merah, sedang katam sebuah pohon yang tumbuh di zaman Rasulullah s.a.w. yang mengeluarkan zat berwarna hitam kemerah-merahan.</p>
<p>Anas bin Malik meriwayatkan, bahwa Abubakar menyemir rambutnya dengan inai dan katam, sedang Umar hanya dengan inai saja.</p>
<p>sumber : http://media.isnet.org/islam/Qardhawi/Halal/20210.html</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.inilahjalanku.com/sedikit-tentang-hukum-boleh-tidak-menyemir-rambut/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Memanjangkan Rambut</title>
		<link>http://www.inilahjalanku.com/rambut-ku-panjanggondrong/</link>
		<comments>http://www.inilahjalanku.com/rambut-ku-panjanggondrong/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 02 Dec 2009 00:55:37 +0000</pubDate>
		<dc:creator>code4769</dc:creator>
				<category><![CDATA[Islami]]></category>
		<category><![CDATA[adab]]></category>
		<category><![CDATA[rambut]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.inilahjalanku.com/?p=43</guid>
		<description><![CDATA[Alhamdulillah, segala puji hanya pada Allah, Dzat Yang Maha Mengasihi, Dzat Yang Maha Penyayang, Dzat Yang Maha Pemberi Pertolongan. Shalawat dan salam atas Muhammad Rasulullah, yang melalui beliau Allah telah menyelamatkan kita dari masa kebodohan dan pembodohan. Perlindungan serta Keteguhan hati semoga selalu menyertai para hamba Allah yang taat. Laknat Allah semoga selalu meliputi musuh-musuh <a href='http://www.inilahjalanku.com/rambut-ku-panjanggondrong/'>[...]</a>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;">Alhamdulillah, segala puji hanya pada Allah, Dzat Yang Maha Mengasihi, Dzat Yang Maha Penyayang, Dzat Yang Maha Pemberi Pertolongan. Shalawat dan salam atas Muhammad Rasulullah, yang melalui beliau Allah telah menyelamatkan kita dari masa kebodohan dan pembodohan. Perlindungan serta Keteguhan hati semoga selalu menyertai para hamba Allah yang taat. Laknat Allah semoga selalu meliputi musuh-musuh para Mujahidin.<br />
Pada artikel ini saya akan menyampaikan sedikit mengenai hukum memanjangkan rambut. <span id="more-43"></span>Berikut ini saya kutipkan beberapa riwayat dari Mukhtashar Asy-Syamail Al  Muhammadiyah karya Imam Abu Isa Muhammad Ibnu Saurah At-Tirmidzi dengan tahqiq Syaikh Muhammad Nashiruddin Al-Albani (Kesempurnaan Pribadi dan  Akhlak Rasulullah shallallahu &#8216;alaihi wassalam, Pustaka Azzam, 2002 halaman  38-42).</p>
<p style="text-align: justify;">(Shahih) 21. Dari Anas bin Malik berkata:<br />
&#8220;Rambut Rasulullah shallallahu &#8216;alaihi wassalam sampai setengah kedua telinga beliau&#8221;.</p>
<p style="text-align: justify;">(Shahih) 22. Dari Aisyah berkata:<br />
&#8220;Aku mandi bersama Rasulullah shallallahu &#8216;alaihi wassalam dari satu tempat  mandi, dan beliau mempunyai rambut di atas kedua pundak dan di bawah daun  telinga&#8221;.</p>
<p style="text-align: justify;">(Shahih) 23. Dari Ummu Hani&#8217; binti Abu Thalib berkata:<br />
&#8220;Rasulullah shallallahu &#8216;alaihi wassalam datang ke kota Makkah, beliau  memiliki empat jalinan rambut (di dalam riwayat lain terurai).&#8221;</p>
<p style="text-align: justify;">(Shahih) 24. Dari Ibnu Abbas,<br />
&#8220;Sesungguhnya Rasulullah shallallahu &#8216;alaihi wassalam menguraikan rambut  beliau, orang-orang musyrik membelah dua rambut mereka dan ahlul kitab  mengurai rambut mereka. Rasulullah shallallahu &#8216;alaihi wassalam lebih senang  mengikuti ahlul kitab (sebelum ada perintah tertentu mengenai sesuatu)  tetapi kemudian Rasulullah shallallahu &#8216;alaihi wassalam membelah dua rambut  beliau&#8221;.</p>
<p style="text-align: justify;">(Shahih) 25, Dari Aisyah berkata,<br />
&#8220;Aku menyisir rambut Rasulullah dan aku dalam keadaan haid:.</p>
<p style="text-align: justify;">Diriwayatkan oleh Imam Bukhari di dalam bab &#8216;berpakaian&#8217;, bab wanita haid  menyisir rambut suaminya. Imam Muslim meriwayatkan di dalam bab &#8216;Haidh&#8217;  (297), riwayat Abi Daud dari Aisyah di dalam At-Tarajjul (4189) &#8216;Aku jika  ingin membelah rambut Rasulullah shallallahu &#8216;alaihi wassalam, yaitu dengan  memecah bagian rambut yang terbelah pada ubun-ubun beliau, dan menguraikan  rambut bagian depan antara kedua mata beliau,&#8221; dan riwayat Ibnu Majah di  dalam bab &#8216;berpakaian&#8217; (3633).</p>
<p style="text-align: justify;">(Shahih) 27. Dari Aisyah berkata, &#8220;Sesungguhnya Rasulullah menyukai mendahulukan yang kanan ketika bersuci, dan mendahului yang kanan ketika menyisir rambut serta mendahului yang kanan  ketika memakai sandal&#8221;</p>
<p style="text-align: justify;">Akan tetapi, perlu diketahui bahwa ada pembagian dalam hal sunah. Yaitu sunah dalam hal ibadah dan sunah dalam hal adat atau kebiasaan. Kemudian menurut ulama’, memanjangkan rambut termasuk kedalam sunah adat atau kebiasaan. Menjadi sesuatu yang tidak bisa dibenarkan apabila seseorang yang sering melanggar kewajiban dalam syariat, kemudian ia memanjangkan rambutnya dengan niat yang tidak syari, namun ia mengatasnamakan sunah.</p>
<p style="text-align: justify;">Ada beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam memanjangkan rambut, antara lain:<br />
1.        Dalam memanjangkan rambut tersebut, hendaknya tidak menyerupai wanita, sehingga dia melakukan apa yang dilakukan wanita terhadap rambutnya, dari jenis dandanan yang khusus bagi wanita.</p>
<p style="text-align: justify;">2.        Dia tidak bermaksud untuk menyerupai ahli kitab ( kristen dan yahudi ), atau penyembah berhala, atau orang-orang yang bermaksiat dari kalangan muslimin seperti seniman-seniman dan artis (panyanyi dan pemain film), atau orang-orang yang mengikuti langkah mereka, seperti bintang olah raga, dalam model potongan rambut mereka serta dandanannya.</p>
<p style="text-align: justify;">3.         Membersihkan rambut,dan merapikannya. Dianjurkan memakai minyak dan wangi-wangian serta membelahnya dari pertengahan kepala.</p>
<p style="text-align: justify;">Allahu A&#8217;lam</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.inilahjalanku.com/rambut-ku-panjanggondrong/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>

